Cara Membuat Es Puter Cong Lik, Kuliner Semarang Legendaris dan Menyegarkan

Arendya Nariswari
Selasa 08 Agustus 2023, 14:28 WIB
Resep Es Puter Cong Lik khas Semarang (Sumber : Instagram/@rikeandywijaya)

Resep Es Puter Cong Lik khas Semarang (Sumber : Instagram/@rikeandywijaya)

INFOSEMARANG - Cara membuat Es Puter Cong Lik mungkin masih terdengar asing bagi warga yang bukan asli Semarang. Tak melulu makanan berat dan gorengan, pasalnya Semarang juga punya kuliner legendaris menyegarkan.

Ya, Es Puter Cong Lik ini merupakan dessert legendaris khas Semarang dengan cita rasa dingin dan terdiri dari berbagai macam isian bercita rasa manis.

Umumnya Es Puter Cong Lik ini dijajakan di kawasan pecinan Semarang menggunakan gerobak dorong sederhana.

Baca Juga: Resep Tahu Gimbal Khas Semarang, Rasa Dijamin Otentik dan Menggugah Selera

Usut punya usut, dihimpun dari sejumlah sumber, nama es ini diambil dari kalimat kacung cilik atau Cong Lik yang artinya pembantu bertubuh mungil.

Jika Anda tidak tinggal atau sedang berlibur ke Semaran, resep Es Puter Cong Lik ini sebenarnya bisa kalian coba buat sendiri di rumah.

Berikut resep dan bahan membuat Es Puter Cong Lik selengkapnya:

Resep Es Puter Cong Lik:

Baca Juga: Resep Bubur Candil khas Semarang Anti Gagal, Bola Ketannya Kenyal Bikin Ketagihan

Bahan-bahan:

- Buah durian, porsi sesuai selera
- Potongan kecil/dadu roti tawar
- Garam 1/2 sendok teh
- 100 gram sagu mutiara
- 1 buah daging kelapa muda
- 2 sendok teh tepung maizena yang sudah dilarutkan dengan sedikit air
- 2 lembar daun pandan yang diikat
- 120 gram gula pasir halus
- 500 ml santan kental

Tahapan membuat:

1. Pertama-tama rebus garam, daun pandan dan santan sampai mendidih kemudian aduk hingga merata.

2. Berikutnya rebusan santan tadi ditambahkan tepung maizena yang sudah dilarutkan lalu aduk kembali.

3. Berikutnya, angkat adonan yag sudah dimasak tadi lalu diamkan sampai dingin atau tidak terlalu panas.

Baca Juga: Resep Rawon Daging Sapi Khas Jawa Timur yang Dinobatkan Jadi Sup Terenak di Dunia

4. Selanjutnya rebus sagu mutiara sampai matang kemudian tiriskan dan sisihkan sebentar di wadah berbeda.

5. Lalu setelah adonan es sudah dingin, taburkan daging kelapa yang sudah diserut kemudian adonan bisa diaduk lagi.

6. Wadah yang berisi es puter tadi masukkan ke dalam frezzer lalu diamkan selama 3 jam

7. Setelah membeku, haluskan adonan es puter tadi dengan menggunakan mixer berkekuatan rendah sampai halus

Baca Juga: Kuahnya Segar Bikin Tubuh Bugar, Ini Resep Soto Betawi yang Mudah dan Lezat

8. Tahapan selnjutnya, masukkan lagi adonan es puter ke dalam freezer hingga teksturnya beku sempurna.

9. Jika sudah, sajikan es puter di dalam mangkok, tambahkan lagi kelapa muda serut, sagu mutiara, potongan roti tawar dan juga buah durian.

Nah, itu dia tadi resep atau cara membuat Es Puter Cong Lik khas Semarang. Untuk resep lainnya klik artikel berikut ini "Resep Pempek Tanpa Ikan, Tekstur Dijamin Tetap Kenyal dan Nikmat," ****

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)