Polisi Bongkar Modus Pengumpulan Dana Teroris Usai Tangkap 4 Terduga Teroris di Solo Raya

Elsa Krismawati
Kamis 10 Agustus 2023, 15:00 WIB
Penangkapan terduga teroris di Solo dan sekitarnya (Sumber : Instagram @PolrestaSurakarta)

Penangkapan terduga teroris di Solo dan sekitarnya (Sumber : Instagram @PolrestaSurakarta)

INFOSEMARANG.COM-- Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dari Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Kombes Pol Aswin Siregar, mengungkap bahwa terduga teroris yang diidentifikasi sebagai S merupakan ketua kelompok atau Amir dari kelompok kecil di wilayah Solo Raya.

Amir ini yang menggunakan kotak sumbangan sebagai sarana untuk pendanaan aksi tindak pidana terorisme.

Sebanyak 50 kotak sumbangan telah disita oleh pihak berwenang sebagai alat untuk mendanai kegiatan terorisme, termasuk di dalamnya insiden bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Bandung, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Warga Selo Boyolali Adakan Kirab 1000 Tumpeng di Lereng Gunung Merbabu, Bentuk Rasa Syukur Kepada Tuhan

Aswin Siregar menyatakan hal ini dalam sebuah konferensi pers di Mapolresta Surakarta pada hari Jumat.

Tersangka S bersama dengan empat anggota kelompoknya yang telah ditangkap menggunakan kotak sumbangan yang mereka sebut sebagai "Sahabat Langit" dan "Sahabat Umat" untuk mengumpulkan dana.

Baca Juga: Prabowo Katakan Solo Sebagai Kota yang Melahirkan Pemimpin Hebat

Metode ini digunakan oleh kelompok untuk menghimpun dana di tempat-tempat umum.

Aswin Siregar menjelaskan bahwa hasil dari sumbangan ini diakumulasikan sebagai dana untuk membeli perlengkapan yang diperlukan dalam pelaksanaan aksi terorisme.

Selain itu, rekrutmen dan masalah lainnya juga terus berkembang dalam kelompok ini.

Dikutip Infosemarang.com dari Antara News, Aswin Siregar menyebutkan.

Baca Juga: Kemenkumham Gandeng Mako Brimob Polri dalam Uji Kesehatan dan Kesamaptaan Calon Taruna/Taruni Poltekim dan Poltekip

"Dalam rangka menghadapi tindakan terorisme, kami akan terus memperbarui hasil penyelidikan dan informasi yang diperoleh dari interogasi serta investigasi yang lebih mendalam terhadap para tersangka teroris," katanya seperti dikutip Infosemarang.com pada 10 Agustus 2023.

Terkait rencana pelaksanaan aksi terorisme, tersangka S dan tersangka AM yang terlibat dalam bom bunuh diri di Bandung sempat berdiskusi mengenai tempat pelaksanaan aksi tersebut.

Akhirnya, S memilih Bandung sebagai tempat pelaksanaan.

Baca Juga: Apa Saja 3 Profesi PPPK Part Time? Kerja Fleksibel Tak Sampai Sore Hari

Hasil penyelidikan juga mengungkap bahwa S telah mempersiapkan tiga bom, dua di antaranya dikirim kepada tersangka AM atau HS di Bandung, Jawa Barat, dan satu sisanya ditinggalkan di Solo.

S menunggu pelaksanaan bom bunuh diri oleh pengantin atau orang lain, karena ia tidak akan melakukan aksi tersebut sendiri.

Tersangka S memiliki peran sebagai perakit bom dalam kelompok tersebut. Keterampilannya dalam bidang ini menjadikannya mengajukan bantuan kepada orang lain dalam kelompok.

Baca Juga: Kecelakaan di Jalan Woltermonginsidi Genuk: Seorang Perempuan Tewas setelah Tabrakan dengan Mobil

Ia merupakan individu yang memiliki keahlian dalam pembuatan bom dan ikut terlibat dalam proses pembuatan bom yang digunakan dalam peristiwa bom bunuh diri di Astana Anyar, Bandung," jelas Aswin Siregar.

Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri telah berhasil menangkap lima orang terduga teroris di Kabupaten Boyolali dan Sukoharjo.

Kelima tersangka ini terlibat dalam peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: CPNS 2023 Akan Dibuka 17 September, Ini Syarat Lolos yang Harus Disiapkan

Tersangka S ditangkap di Desa Trayu, Banyudono, Boyolali, sedangkan tersangka TN ditangkap di Cemani Grogol, Sukoharjo. Tersangka TS ditangkap di Desa Lengkong Simo, Boyolali.

Selain itu, tersangka AG alias AS ditangkap di Desa Keden Gentan Baki, Boyolali, dan Saudari S ditangkap pada tanggal 27 Juli.

Tersangka S atau SU adalah pemimpin atau Amir dari kelompok kecil di wilayah Solo Raya yang berkomitmen untuk melaksanakan aksi terorisme.

Baca Juga: BARU! Ini Cara Share Screen Pakai WhatsApp, Bisa Dari HP Atau Laptop Loh.. Cobain Sekarang!

Ia telah bergabung dengan JAT (Jamaah Ansharut Tauhid) sejak tahun 2008 hingga 2014, kemudian beralih mendukung ISIS sejak 2014 hingga saat ini.

Anda dapat mengetahui info sekitar Semarang Raya lain dalam Artikel berjudul "Top 3 Hotel Mewah tapi Murah di Ungaran Semarang'' ini***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)