Warga Selo Boyolali Adakan Kirab 1000 Tumpeng di Lereng Gunung Merbabu, Bentuk Rasa Syukur Kepada Tuhan

Elsa Krismawati
Kamis 10 Agustus 2023, 14:22 WIB
Kirab 1000 Tumpeng di Boyolali Jawa Tengah (Sumber : Instagram @merbabustory.id)

Kirab 1000 Tumpeng di Boyolali Jawa Tengah (Sumber : Instagram @merbabustory.id)

INFOSEMARANG.COM-- Warga yang tinggal di lereng Gunung Merbabu melaksanakan upacara tradisi dengan menggelar kirab 1.000 tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas berkah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Acara ini berlangsung di Desa Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada hari Rabu. Ribuan orang mengenakan pakaian adat lokal ikut serta dalam kirab 1000 tumpeng ini.

Mereka juga membawa kendi berisi air yang diambil dari tujuh mata air di lereng Gunung Merbabu.

Baca Juga: Prabowo Katakan Solo Sebagai Kota yang Melahirkan Pemimpin Hebat

Rute perjalanan mencakup jarak sekitar dua kilometer dari lapangan Desa Selo ke tempat pertemuan tujuh mata air di desa tersebut.

Kepala Desa Selo, Andi Sutarno, menjelaskan bahwa kirab 1.000 tumpeng ini merupakan peringatan seratus tahun Desa Selo.

Rangkaian 1.000 tumpeng ini merupakan simbol dari rasa terima kasih penduduk kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugerah yang telah diberikan kepada masyarakat di lereng gunung ini, serta semakin meningkatnya kesejahteraan.

Baca Juga: Kemenkumham Gandeng Mako Brimob Polri dalam Uji Kesehatan dan Kesamaptaan Calon Taruna/Taruni Poltekim dan Poltekip

Menurutnya, kirab tumpeng ini memiliki makna mendalam.

Jumlah 1.000 tumpeng sejalan dengan jumlah kepala keluarga di Desa Selo, yaitu 1.008 KK.

Hal ini merupakan ungkapan syukur warga atas berkah yang mereka terima dari Tuhan YME.

Ini merupakan kali pertama warga Selo melaksanakan kirab 1.000 tumpeng.

Baca Juga: Apa Saja 3 Profesi PPPK Part Time? Kerja Fleksibel Tak Sampai Sore Hari

Acara ini mencerminkan kekompakan dan persaudaraan antara warga serta indikator semakin baiknya kesejahteraan mereka.

Dikutip Infosemarang.com dari Antara News, Andi menyebutkan.

"Acara ini berlangsung meriah, dengan warga Selo yang padu dan rukun, serta terjalinnya hubungan baik antara satu sama lain, juga menciptakan generasi yang kreatif," ujar Andi Sutarno seperti dikutip Infosemarang.com pada 10 Agustus 2023.

Baca Juga: Kecelakaan di Jalan Woltermonginsidi Genuk: Seorang Perempuan Tewas setelah Tabrakan dengan Mobil

Dalam rangkaian 1.000 tumpeng tersebut, tidak hanya tumpeng dari nasi beras, tetapi juga ada yang terbuat dari nasi jagung dan hasil bumi lainnya seperti berbagai jenis sayuran.

Ini menggambarkan mayoritas warga Desa Selo sebagai petani sayur mayur. Desa Selo dikenal sebagai sentra produksi sayuran di Jawa Tengah.

Mengenai tujuh mata air yang dihubungkan dalam kirab warga, Andi Sutarno menyatakan bahwa tujuh mata air tersebut adalah sumber kehidupan bagi penduduk setempat.

Baca Juga: CPNS 2023 Akan Dibuka 17 September, Ini Syarat Lolos yang Harus Disiapkan

Hal ini memastikan bahwa warga tidak mengalami kekurangan air bersih saat musim kemarau tiba. Ketujuh mata air tersebut adalah Sepadan Etan, Sepadan Lor, Sepadan Kulon, Senet, Gebyok, Selo Punting, dan Selo Wangan.

Di sisi lain, Camat Selo, Cahyo Wiratno, mengungkapkan bahwa acara kirab tumpeng dan tujuh mata air ini diharapkan dapat menambah atraksi wisata dan menarik wisatawan untuk berkunjung ke Selo.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk mendukung pengembangan wisata di Selo.

Baca Juga: BARU! Ini Cara Share Screen Pakai WhatsApp, Bisa Dari HP Atau Laptop Loh.. Cobain Sekarang!

Dengan adanya kirab tumpeng ini, diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan ke daerah ini.

Anda dapat mengetahui info Semarang Raya lain dalam artikel berjudul "4 Kuliner Hidden Gem di Pasar Johar Semarang" ini***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )