Buntut Pungli Berkedok Infaq, Ganjar Pranowo Bebastugaskan Kepala SMK Negeri 1 Sale, Rembang

Galuh Prakasa
Rabu 12 Juli 2023, 10:08 WIB
Ilustrasi | Ganjar Pranowo membebastugaskan Kepala SMKN 1 Sale buntut dari pungutan liar berkedok infaq di sekolah. (Sumber : Pexels/Cottonbro Studio)

Ilustrasi | Ganjar Pranowo membebastugaskan Kepala SMKN 1 Sale buntut dari pungutan liar berkedok infaq di sekolah. (Sumber : Pexels/Cottonbro Studio)

INFOSEMARANG.COM -- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, membebastugaskan Kepala SMK Negeri 1 Sale, Kabupaten Rembang dari jabatannya, buntut adanya pungutan liar berkedok infaq terhadap para pelajar.

Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa malam, 11 Juli 2023, Ganjar menyatakan bahwa Kepala SMKN 1 Sale, Widodo, telah dibebastugaskan.

Pihaknya juga sedang melakukan pengecekan terkait dugaan pungli yang dilakukan pihak sekolah.

Ganjar meminta, uang yang telah dipungut agar dikembalikan kepada para pelajar.

"Dia (Widodo) kami bebastugaskan, kemudian kami melakukan pengecekan dan minta uang tarikan pungli untuk dikembalikan," katanya dikutip dari Antara.

Upaya Pemberantasan Pungli di Sekolah

Menurut Ganjar, praktik pungli di SMKN 1 Sale, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, yang menggunakan kedok infak, menjadi pengingat bagi kepala sekolah dan guru di seluruh tempat untuk tidak melakukan hal serupa.

Ganjar dengan tegas mengingatkan bahwa sudah ada peraturan yang melarang praktik pungli tersebut.

Baca Juga: Kawasaki W175 SE Black Style, Idaman Pecinta Motor Klasik dengan Gaya dan Performa Optimal, Harganya Cuma Segini

Dalam kesempatan tersebut, Ganjar menekankan agar pihak sekolah tidak meminta iuran dalam bentuk apapun kepada siswa atau wali siswa.

Dia juga mengingatkan bahwa masih banyak cara kreatif yang bisa dilakukan oleh sekolah tanpa harus membebani siswa, seperti melibatkan alumni dalam pembangunan sekolah.

Menanggapi perkembangan kasus tersebut, Ganjar menyatakan bahwa ia tidak menyangka temuan ini akan menjadi perhatian banyak orang.

Video dialognya dengan siswa di Pendapa Kabupaten Rembang yang diunggah di akun media sosialnya telah dilihat oleh banyak orang, dan ia menceritakan kejadian ini kepada semua orang.

"Saya juga tidak menduga obrolan itu ternyata diperhatikan oleh banyak orang. Dua juta lebih tadi mengakses Instagram saya karena soal itu dan dia menceritakan kejadiannya di mana-mana," ucapnya.

Antisipasi Terjadinya Kasus Serupa di Sekolah Lain

Ganjar menjelaskan bahwa tindakan tegas terhadap Kepala SMKN 1 Sale tersebut merupakan langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah-sekolah lain.

Dia juga mengakui bahwa peran masyarakat sangat penting dalam membantu menemukan dan melaporkan kasus-kasus serupa.

Baca Juga: 3 Alasan Mengapa Kamu Tidak Boleh Membandingkan Hubunganmu dengan Pasangan Lain di Media Sosial

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Uswatun Hasanah, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan dan penyelidikan langsung terhadap kasus dugaan pungli di SMKN 1 Sale setelah kasus tersebut mencuat.

Pemeriksaan terhadap Kepala SMKN 1 Sale telah dilakukan dan yang bersangkutan mengakui adanya pungutan infak untuk pembangunan musala melalui komite sekolah pada tahun 2022.

Dari total 534 siswa, tercatat 460 siswa di antaranya sudah membayar pungutan liar berkedok infaq. Dana yang terkumpul sebesar Rp 130 juta telah digunakan pada tahun 2022 untuk pembangunan musala, dan saat ini pembangunan musala sudah mencapai 40 persen.

"Sampai saat ini, dana yang terkumpul Rp 130 juta dan telah digunakan pada 2022 untuk pembangunan musala. Pembangunan musala saat ini sudah mencapai 40 persen," ujar Uswatun.

Untuk melindungi siswa yang melaporkan dugaan pungutan liar tersebut, Ganjar memastikan bahwa yang bersangkutan telah mendapatkan pendampingan khusus agar tidak mengalami perundungan dan dapat melanjutkan kegiatan belajar seperti biasa sesuai dengan kapasitasnya sebagai peserta didik, tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun.

Widodo saat ini telah dipindahkan ke cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah III Jawa Tengah. Sebagai pengganti, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah telah menunjuk pelaksana harian untuk melaksanakan tugas sebagai kepala SMKN 1 Sale.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )