Seorang Perempuan Mati Sambi Memeluk Bayi 1 Bulan, Rupanya Korban KDRT Suami, Ini Motifnya!

Elsa Krismawati
Minggu 18 Juni 2023, 17:32 WIB
Ilustrasi :Seorang wanita mati karena jadi korban KDRT suami di Pati. (Sumber : Pexels.com)

Ilustrasi :Seorang wanita mati karena jadi korban KDRT suami di Pati. (Sumber : Pexels.com)

INFOSEMARANG.COM - Seorang Perempuan ditemukan mati sambil memeluk bayinya yang berusia 1 bulan.

Kejadian mengenaskan itu terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Rupanya Ibu malang tersebut adalah korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh sang suami bernama Mashuri.

Baca Juga: Bolehkan Berkurban Walau Belum Aqiqah? Ini Penjelasannya

Meskipun demikian, Mashuri sempat pura-pura kaget mendengar kabar sang Istri dari ketua RT setempat.

Hal ini diungkapkan oleh ayah Budiati, Gunadi (61) dalam keterangannya kepada awak media.

"Akhirnya Pak RT mendobrak pintu dan melihat anak saya sudah meninggal. Lalu Pak RT lapor polisi."

Baca Juga: Terungkap! Lionel Messi Ternyata Ingin Sekali Bertanding Lawan Timnas Indonesia, tapi...

"Setelah Pak RT datang, baru suami anak saya pura-pura datang dan bertanya-tanya apa yang terjadi dan teriak minta tolong," jelas Gunadi dikutip Infosemarang.com dari KompasTV pada 18 Juni 2023.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Oktoseno G Sukahar, mengatakan motif Mashuri bunuh sang istri.

Motifnya diduga kuat karena Mashuri cemburu setelah melihat ponsel sang Istri.

Baca Juga: Rekor Pertemuan Timnas Indonesia dengan Negara Zona Conmebol Amerika Serikat, Lawan Argentina Dirujak Gak Ya?

Diketahui, istrinya tersebut berkomunikasi dengan pria lain, tak terima pelaku itu memukul dan menganiaya korban.

Puncaknya, hingga korban menderita dan tak bernyawa di kontrakannya.

Tak hanya itu, kondisi korban nampaknya belum pulih 100 persen pasca melahirkan anak bungsunya.

Kondisi yang lemah pasca melahirkan dan ditambah penderitaan penganiayaan dari suami menambah beban pada tubuh sang korban.

Baca Juga: Park Sung Hoon Jadi Pemeran Baru Squid Game 2, Ternyata Aktor yang Main di The Glory, Ingat?

"Itu akumulasi dari penganiayaan yang dilakukan suaminya."

"Terlebih karena korban kondisinya belum fit pasca melahirkan. Akhirnya dipicu luka lebam itu, korban meninggal dunia."

"Hal ini membuat pelaku mencurigai istrinya punya selingkuhan," kata Kompol Onkoseno.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )