Viral! Ibu di Pati Jawa Tengah, Seorang Ibu Muda Mati Sambil Peluk Bayi, Pelaku Akhirnya Diamankan

Elsa Krismawati
Minggu 18 Juni 2023, 16:29 WIB
Ilustrasi seorang Ibu di Pati Jawa Tengah meninggal karena KDRT (Sumber : pixabay.com)

Ilustrasi seorang Ibu di Pati Jawa Tengah meninggal karena KDRT (Sumber : pixabay.com)

INFOSEMARANG.COM - Viral kabar seorang Ibu rumah tanggal berinisial B (34) ditemukan mati sambil memeluk bayinya.

Peristiwa ini diketahui oleh Ketua RT Perumahan Griya Pesona II, Dukuh Ngipik RT 09 RW 03, Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, Kebupaten Pati, Jawa Tengah.

Kejadian terungkap lantaran terdengar suara bayi menangis dan tak kunjung berhenti.

Baca Juga: Rekor Pertemuan Timnas Indonesia dengan Negara Zona Conmebol Amerika Serikat, Lawan Argentina Dirujak Gak Ya?

Kemudian, Ketua RT menelusuri sumber suara itu namun tak ada orang yang menjawab salamnya, hingga akhirnya dia memutuskan untuk mendobrak pintu.

Pada saat itu, Ketua RT mendapati korban sudah terbaring kaku di atas lantai dengan sejumlah luka memar di tubuhnya.

Mengenaskan, korban ditemukan sedang memeluk bayinya yang berusia 1 bulan.

Baca Juga: Park Sung Hoon Jadi Pemeran Baru Squid Game 2, Ternyata Aktor yang Main di The Glory, Ingat?

Sementara, 2 anaknya yang lain yang berusia 2 tahun dan 4 tahun nampak memeluk punggung korban.

Belakangan terungkap kalau pelaku merupakan suami dari korban itu sendiri.

Padahal saat diberitahu, suaminya yang bernama Mashuri itu seolah kaget mendengar kabar istrinya tersebut.

Baca Juga: Mengenal Sosok Kang Ha Neul, Pemain Baru yang Diperkenalkan Squid Game 2, Ini Profilnya

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Onkoseno G Sukahar mengatakan bahwa motif Mashuri membunuh istri sirinya diduga kuat karena cemburu.

Sebelumnya, Mashuri sempat membuka ponsel Budiati dan tak terima jika istrinya berkomunikasi dengan pria lain.

Tak hanya sekali, rupanya Mashuri sudah beberapa kali memukul dan menganiaya korban, dan puncaknya ditemukan tak bernyawa.

Baca Juga: Adakah Perbedaan Pelaksanaan Takbiran Idul Adha dan Idul Fitri? Berikut Penjelasannya

Kondisi fisik Budiati memang belum sepenuhnya pulih mengingat ia baru saja melahirkan anak bungsunya.

Hal ini semakin diperparah dengan kekerasan yang diterimanya dari Mashuri.

"Itu akumulasi dari penganiayaan yang dilakukan suaminya."

Baca Juga: Tayang 18 Juni 2023, Link Nonton King The Land Episode 2 Sub Indo Bukan di Nodrakor dan Dramaqu

"Terlebih karena korban kondisinya belum fit pasca melahirkan. Akhirnya dipicu luka lebam itu, korban meninggal dunia."

"Hal ini membuat pelaku mencurigai istrinya punya selingkuhan," kata Kompol Onkoseno, dikutip Infosemarang.com dari KompasTV.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )