5 Jalur Pendakian Menuju Gunung Lawu, Mana Lebih Cepat dan Mudah?

Elsa Krismawati
Selasa 09 Mei 2023, 17:01 WIB
Jalur pendakian Gunung Lawu dari Candi Cetho (Sumber :Istimewa/Fierdha Abdullah Ali)

Jalur pendakian Gunung Lawu dari Candi Cetho (Sumber :Istimewa/Fierdha Abdullah Ali)

INFOSEMARANG.COM-- Gunung Lawu termasuk gunung yang cukup popular di kalangan pendaki.

Gunung Lawu Termasuk dalam 7 gunung tertinggi Di Jawa Tengah, dan sebagai gunung tertinggi peringkat ke-76 di dunia.

Letak Gunung Lawu berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, tepatnya berada dekat dengan kota Solo dan Madiun, gunung ini memiliki ketinggi mencapai 3.265 mdpl.

Baca Juga: SEA Games 2023 Belum Usai, Pot Drawing Piala Asia 2023 Diumumkan, Timnas Indonesia Bakal Segrup dengan Siapa?

Gunung Lawu memiliki tiga puncak, yaitu Hargo Dalem, Hargo Dumiling, dan Hargo Dumilah.

Selain itu, Gunung Lawu juga menyimpan pesona alam yang indah, yang bisa dinikmati pendaki.

Pemandangan lautan awan, langit malam yang gemerlap, dan lembah yang memesona, hutan, hingga perbukitan juga menjadi daya tarik gunung ini.

Baca Juga: Berikut Rentetan Kejadian Unik Hanya di SEA Games 2023,Dari Lighting Lampu Mobil Hingga Atap Bocor

Jika tertarik untuk muncak kesini, berikut adalah beberapa jalur pendakian Gunung Lawu yang bisa dicoba:

1. Jalur Candi Cetho

Jalur pendakian ini sering disamakan dengan Gunung Argopuro karena kemiripannya.

Mendaki Gunung Lawu melalui jalur ini sebaiknya tidak dilakukan di musim penghujan karena jalur ini akan menjadi licin, berlumpur, dan sering muncul kabut.

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Gunung Prau Cocok untuk Pendaki Pemula

Profil jalur ini melewati kompleks candi cetho, sedang dewi sarvati, dan candi kethek.

Kemudian, punggungan gunung, dan Anda akan menemui savana bernama gunakan menjangan dan bulak peperangan.

Untuk sampai puncak Gunung Lawu membutuhkan waktu kurang lebih 10 jam.

2. Jalur Cemara Sewu

Jalur pendakian gunung Lawu via Cemoro Sewu adalah jalur pendakian yang paling popular di gunung Lawu.

Baca Juga: Tiara Andini Datang Sendirian ke Lamaran Mahalini dan Rizky Febian, Fix Putus dari Alshad Ahmad?

Lokasi basecamp Cemoro Sewu berada di Jl. Raya Sarangan, Sampe, Ngancar, Kec. Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Jalur ini memiliki karakteristik tangga batu yang dibuat sengaja untuk jalur pendakian.

Total jarak yang akan Anda tempuh dari basecamp sampai puncak Lawu adalah 7 km.

Dengan kondisi fisik bugar jalur ini menjadi jalur pendakian paling mudah dan cepat, Anda dapat mencapai puncak dalam waktu 7 jam.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Jual Nasi Glewo, Hanya Ada 1 di Kota Semarang

3, Jalur Cemara kandang

Jalur pendakian ini dekat dengan jalur pendakian Cemoro Sewu yang ada di Jawa Timur, Jaraknya hanya terpisah 200-an meter.

Jalur Cemara Kandang memiliki pesona alam yang indah.

Ada kawah Condrodimuko, Air terjun, Cokro Suryo, Sendang Panguripan & telaga kuning.

Baca Juga: Rekor Pertemuan Real Madrid vs Manchester City di Liga Champions, Pernah Dua Kali Bentrok di Semifinal

Selain itu, untuk sampai dipuncak melalui jalur ini, pendaki hanya memerlukan waktu 9 jam 50 menit untuk sampai puncak.

4. Jalur Singolangu

Jalur pendakian via Singolangu merupakan salah satu jalur pendakian ke gunung Lawu yang paling tua.

Menurut literatur yang kami temukan, jalur Singolangu merupakan jalur pendakian spiritual dari raja Brawijaya V.

Baca Juga: Pihak Bank Syariah Indonesia Klaim Layanan Kembali Pulih,Respon Warganet:Capek Ngeluhin BSI

Jika Anda mendaki melalui jalur Singolangu, Anda akan menemukan beberapa petilasan dari raja Majapahit tersebut

Misalnya petilasan Watu Lapak & Cemoro Lawang, dan masih banyak lokasi semacamnya.

Total jarak tempuh dari basecamp Singolangu sampai puncak adalah 9,5 km.

Jika kondisi tubuh Anda sedang fit dan bugar, estimasi waktu pendakian gunung Lawu via Singolawu adalah 11 jam 20 menit.

Baca Juga: 5 Negara Sudah Dipastikan Tersingkir dari SEA Games 2023 Cabor Sepak Bola, Kamboja Bakal Nyusul?

Tanjakan dari pos 3 sampai ke pos 5 yang menghabiskan banyak waktu.

Hal ini karena mulai pos 3 sampai pos 5 adalah tanjakan yang super panjang di jalur Singolangu.

5. Jaluk Tambak

Jalur via Tambak merupakan jalur pendakian Lawu yang gerbang pendakiannya berada di dusun Tambak, Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar.

Baca Juga: Tuding Luhut Binsar Pandjaitan Anti Kritik, Tagar #LuhutOut Ramai di Twitter

Dulunya, jalur ini hanya dipakai oleh abadi dalem keraton & para penduduk sekitar yang ingin ke puncak Lawu.

Tapi, sekarang sudah dikelola secara resmi oleh Gentapala (Generasi Tambak Pecinta Alam).

Sempat dijadikan sebagai jalur motor trail juga, namun sekarang sudah dihentikan.

Baca Juga: Terima Tantangan Tinju Melawan Jefri Nichol, El Rumi Yakin Bakal Menang

Jalur ini akan bertemu dengan jalur cemoro kandang di pos 4, kemudian menjadi satu dengan jalur cemoro kandang menuju puncak.

Itulah penjelasan mengenai jalur pendakian Gunung Lawu yang bisa dijadikan referensi.(*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )