Dalih Selamatkan Penumpang, PO Haryanto Membantah Kabur Setelah Kecelakaan

Elsa Krismawati
Jumat 05 Januari 2024, 16:00 WIB
Bus PO Haryanto yang  terlibat kecelakaan (Sumber : Instagram @Haryantomania_ig)

Bus PO Haryanto yang terlibat kecelakaan (Sumber : Instagram @Haryantomania_ig)

INFOSEMARANG.COM- Tabrakan yang ramai disorot antara PO Haryanto dengan Pajero Sport yang dikendarain ibu dan anak masih berlanjut.

Terbaru, Pihak PO Haryanto membantah kalau sopir kabur dari kejadian.

Akun Instagram @haryantomania_ig merespon kecelakaan yang terjadi di raus Jalan Tol Semarang-Batang itu.

Baca Juga: Seluruh Penumpang KA Turangga Selamat, Korban Cedera Dibawa Ke RS Terdekat

Akun tersebut mengunggah momen pasca kecelakaan bus PO Haryanto.

Sebelumnya korban sempat mengklaim di media sosial bahwa usai kecelakaan bus PO Haryanto itu kabur.

Anggapan tersebut dibantah dengan tegas, bahwa sopir bus PO Haryanto sama sekali tidak kabur.

Baca Juga: Ngeri! Penampakan Bus PO Haryanto yang Tabrak Pajero Ibu dan Anak


Akun tersebut membantah berdasarkan pengakuan berbagai pihak yang ada di lokasi kejadian.

"Disaat kejadian tersebut untuk driver, dan bis sama sekali tidak kabur, posisi kendaraan kurang lebih 100 meter di depan, untuk mencari lokasi aman dan untuk mengevakuasi penumpang," ungkapnya.

PO Haryanto menjelaskan kalau kondisi bus yang penuh ditengah liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan posisi di tengah jalan Tol.

Baca Juga: Tol Solo Jogja Sepanjang 22 Km Berfungsi Lebaran 2024

"Karna posisi bis memang penuh, dikarnakan musim liburan nataru," tulis akun @haryantomania_ig seperti dikutip  Infosemarang.com pada 5 Januari 2024.

Nampak juga dalam unggahan tersebut foto ketika bus PO Haryanto tengah mengevakuasi penumpang.

"Crew sedang Berusaha membantu untuk mengeluarkan barang2 penumpang, dan kordinasi ke pihak kantor supaya mendapatkan penanganan, dikaranan posisi bis akan di ditarik ke kantor jasa marga untuk dievakusi dan penumpang menunggu bis bantuan untuk mengantarkan ke tujuan," lanjut akun itu.

Baca Juga: Bus PO Haryanto Dikenal Tukang Ugal-ugalan, Ini Kesaksian Korban Lain Alami Hal Serupa di Tahun 2021

PO Haryanto mengklaim kecelakaan ini murni inseden yang sama-sama tidak diinginkan.

Saat ini sopir bus sudah diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai pertanggung jawaban.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)