Bus PO Haryanto Dikenal Tukang Ugal-ugalan, Ini Kesaksian Korban Lain Alami Hal Serupa di Tahun 2021

Elsa Krismawati
Jumat 05 Januari 2024, 12:49 WIB
korban PO Haryanto di tahun 2021 speak up (Sumber : Twitter X @badrun_erb)

korban PO Haryanto di tahun 2021 speak up (Sumber : Twitter X @badrun_erb)

INFOSEMARANG.COM - Seorang warganet mengaku pernah jadi korban kecelakaan bus PO Haryanto di tahun 2021 silam.

Kejadiannya hampir sama persis dengan kondisi korban di Tol Batang-Semarang, ia ditabrak bus PO Haryanto dari arah belakang.

Seperti yang dilansir Infosemarang.com dari akun X @badrun_erb pada Jum'at 5 Januari 2023.

Baca Juga: Dampak Kecelakaan KA Turangga vs Baraya, Apa Saja Jadwal Perjalanan KA yang Dibatalkan?

"Kayaknya pemerintah harus cabut deh izin PO Haryanto ini. Ugal-ugalan banget dan sering memakan korban,"

"Saya juga pernah jadi korban ugal-ugalan bis ini pada pertengahan tahun 2021 lalu, dan mereka gak mau mengcover semua kerugian," tulis akun tersebut.

Ia pun melampirkan kondisi mobil berjenis Xenia berwarna silver yang tampak penyok di bagian belakang.

Baca Juga: Cara Pindah TPS Pada Pemilu 2024, Simak Begini Alur dan Syaratnya

Pemilik akun menambahkan, jika piha bus PO Haryanto tak memberi ganti rugi sepadan dengan kerusakan yang dialaminya.

"Ya itu kondisi mobil saya, ngasih duit gak seberapa ketimbang biaya perbaikan yang harus saya tanggung, udah gitu duit yang gak seberapa itu masih dipake buat bayar sewa towing," jelasnya.

Pengunggah menceritakan jika bus yang menabraknya saat itu hendak kabur, namun beruntung segera ada polisi.

Baca Juga: Korban Adu Banteng KA Turangga vs KA Bandung Raya , Polisi Umumkan 28 Luka-luka, dan 3 Orang Tewas

Meskipun permintaan maaf didapatkan korban, namun saat itu kondisi yang ia hadapi di tengah situasi pekerjaan yang tidak normal karena Covid-19, korban mengaku kesulitan.

"Permintaan maaf tentu ada, tapi kan yang lebih penting lagi ganti rugi yang bisa mengcover semua biaya perbaikan, apalagi saat itu kerjaan gak normal gara-gara covid," tukasnya.

Sebelumnya, dalam kecelakaan di Tol Batang, pihak owner PO Haryanto mengaku sudah menawarkan ganti rugi sebesar Rp500 juta pada korban, tetapi ditolak karena korban ingin ganti rugi Rp1 Miliar.

Baca Juga: Owner Bus PO Haryanto Tuding Korban Minta Ganti Rugi Rp1 Miliar, Ternyata Bohong?

Namun demikian, korban membantah pernyataan tersebut, karena belum pernah bertemu hingga melakukan mediasi dengan pemilik bus.

Dikabarkan, akibat kecelakaan itu, korban harus mengalami patah di bagian pinggul, dan di bagian kakinya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)