Seorang Pria Dibacok Teman Karena Hal Sepele di Semarang, Begini Kronologinya

Elsa Krismawati
Rabu 03 Januari 2024, 19:23 WIB
Ilustrasi pembunuhan. (Sumber : Pixabay/Public Domain Pictures)

Ilustrasi pembunuhan. (Sumber : Pixabay/Public Domain Pictures)

INFOSEMARANG.COM- Warga Genuk Semarang dikagetkan dengan kasus pembunuhan seorang pria yang diduga dibunuh oleh temannya sendiri.

Korban bernama Irfan Bagus atau yang akrab disapa Panjul tewas setelah dibacok oleh rekannya di bagian wajah dan dada.

Menindaklanjuti kejadian ini pihak kepolisian mengatakan awal mula pertengkaran karena sebuah foto yang dikirim oleh pelaku.

Baca Juga: Tofa Lemon Kasus Apa? Hingga Arie Kriting Suruh Kpopers Pikir-pikir Dukung Anies Baswedan

Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto, mengatakan kejadian memilukan ini terjadi di RT 003/RW 004, Kelurahan Muktiharjo Lor, Kecamatan Genuk, Kota Semarang pada Sabtu (30/12/2023) malam kemarin.

Diduga awalnya karena permasalahan foto yang dikirim terduga pelaku bernama J ke ponsel korban.

Jadi kejadian berawal dari adanya foto yang dikirim oleh terduga pelaku [J] kemudian dikirim lewat pesan ke korban. Yang dikirim foto lama perempuan bersama korban. Kemudian istrinya marah dengan korban, kemudian suami atau si korban emosi mencari J ini,” ujarnya seperti dikutip Infosemarang.com dari Antara pada 3 Januari 2024.

Baca Juga: Soal MNC Group Jadi Penyiar Debat Capres Ketiga, Cak Imin Singgung Netralitas Hary Tanoe

Korban yang merasa tidak terima dengan foto yang dikirim mendatangi pelaku dengan mambawa senjata juga.

"Panjul mencari empat kali yang pertama jam  09.00 WIB, kemudian jam 18.00 WIB atau Magrib datang lagi dengan membawa linggis. Lalu tidak ketemu dan datang lagi merusak pintu plafon lampu. Terus karena yang dicari tidak ada pulang dan pukul 19.30 WIB datang dan menyerang J,” paparnya.

Setelah keduanya bertemu langsung pecah adu mulut diantara korban dan pelaku.

Baca Juga: Jokowi Turut Berduka Atas Kepergian Rizal Ramli, Beri Pujian Selangit Sebut Ekonom yang Cerdas dan Aktivis Kritis

Dari cecok tersebut berlanjut menjadi perkelahian sampai korban mengalami tusukan di wajah dan dada.

Melihat kondisi korban yang tidak berdaya, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sultan Agung. Namun, sayangnya nyawa korban tidak bisa tertolong.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )