Soal MNC Group Jadi Penyiar Debat Capres Ketiga, Cak Imin Singgung Netralitas Hary Tanoe

Elsa Krismawati
Rabu 03 Januari 2024, 19:00 WIB
Cak Imin pertanyakan netralitas MNC Group jika jadi penyiar debat capres ketiga (Sumber : instagram @terang_media)

Cak Imin pertanyakan netralitas MNC Group jika jadi penyiar debat capres ketiga (Sumber : instagram @terang_media)

INFOSEMARANG.COM - Calon Wakil Presiden nomor urut satu, Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, mengungkapkan keberatannya terkait MNC Group yang akan menjadi penyiar debat ketiga dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

MNC Group, yang dimiliki oleh Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, dikenal sebagai pendukung Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

Polemik terkait MNC Group sebagai penyelenggara debat capres ketiga pertama kali mencuat dari kubu Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Jokowi Turut Berduka Atas Kepergian Rizal Ramli, Beri Pujian Selangit Sebut Ekonom yang Cerdas dan Aktivis Kritis

Cak Imin menegaskan bahwa keberatan tersebut sejalan dengan concern terhadap independensi stasiun televisi dalam siaran.

Dalam konteks ini, ia meminta agar semua stasiun televisi memastikan menjaga independensinya.

"Sama dengan yang keberatan, karena menyangkut independensi sebuah televisi siaran. Karena itu, buktikan kepada seluruh TV siaran untuk menjaga independensinya," ujar Cak Imin di Penjaringan, Jakarta Utara, pada Selasa (2/1/2024).

Baca Juga: Tak Terima! PDI Perjuangan Tuntut Usut Kasus Penaniayaan Kader, singgung TNI-Polri: Nagara Harus Netral!

Cak Imin menekankan pentingnya menjaga independensi lembaga penyiaran selama Pilpres 2024.

Dia juga menyoroti perlunya Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendengarkan keluhan yang berkembang di masyarakat terkait polemik yang melibatkan MNC Group.

"Kita harap MNC membuktikan bahwa dia menjadi independen, kalau tidak bisa membuktikan, memang protes itu harus didengar KPU," tegas Cak Imin.

Baca Juga: Fakta Terbaru Dibalik Kecelakaan Japan Airlines Setelah Gempa Bumi dan Tsunami

Grace Natalie, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, sebelumnya juga mengeluarkan permintaan kepada KPU untuk meninjau kembali peran MNC Group sebagai penyelenggara debat.

"Ini mungkin belum resmi, tapi memang kalau melihat penyelenggara dari debat ketiga nanti itu semuanya MNC Group dan mengingat pemilik dari MNC, Pak Hary Tanoe adalah ketua umum partai yang hari ini mendukung salah satu paslon 3, rasanya sih lebih baik ditimbang ulang oleh KPU," ucap Grace di Lounge Saphire Bandara Soekarno Hatta, pada Minggu, 31 Desember 2023.

Pada debat ketiga Pilpres 2024 yang dijadwalkan pada Minggu, 7 Januari 2024, semua stasiun televisi milik MNC Group, termasuk MNC TV, iNews, RCTI, dan GTV, akan menjadi penyelenggara.

Baca Juga: Daftar Pemenang Seoul Music Awards di Bangkok, NCT Dream Menang Daesang

Terdapat sejumlah perbedaan dengan debat-debat sebelumnya, yang melibatkan stasiun televisi dan radio dari grup media yang berbeda.

Debat pertama diselenggarakan oleh TVRI dan RRI, sementara debat kedua melibatkan Trans TV, Trans7, CNN Indonesia, Kompas TV, dan BTV.

Debat keempat dihadirkan oleh SCTV, Indosiar, dan MetroTV, sedangkan debat kelima melibatkan TVOne, ANTV, Net TV, dan Garuda TV.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)