Pelatih Aryono Miranat Nilai Bagas/Fikri Overconfidence, Sebabkan Kalah Dua Kali di Final BWF World Tour Super 750

Galuh Prakasa
Jumat 03 November 2023, 16:40 WIB
Kekalahan dua kali Bagas/Fikri di final BWF World Tour Super 750 karena overconfidence. (Sumber : Instagram/badminton.ina)

Kekalahan dua kali Bagas/Fikri di final BWF World Tour Super 750 karena overconfidence. (Sumber : Instagram/badminton.ina)

INFOSEMARANG.COM -- Aryono Miranat, pelatih ganda putra di Pelatnas PBSI, menganalisis bahwa kegagalan Bagas Maulana dan Muhammad Shohibul Fikri untuk meraih gelar juara dalam dua final berturut-turut disebabkan oleh kendala mental di lapangan.

Menurut Aryono, Bagas/Fikri terlalu percaya diri sehingga permainan mereka terkadang tidak konsisten dan sering kali terburu-buru dalam melancarkan serangan.

"Mereka bermain dengan baik, tetapi terlalu percaya diri. Mungkin karena kepercayaan diri yang berlebihan itu, konsistensi permainan mereka terganggu dan serangan mereka jadi terlalu cepat," katanya dikutip dari Antara, Jumat, 3 November 2023.

Baca Juga: Sidang Putusan MKMK 7 November 2023, Jimly Asshiddiqie Sebut Bakal Pengaruhi Pencalonan Capres dan Cawapres 2024

Pasangan Bagas/Fikri sebelumnya tampil pada dua turnamen berkategori BWF World Tour Super 750, yaitu Denmark Open dan French Open, berhasil mencapai babak final.

Namun, mereka hanya berhasil meraih gelar runner-up setelah kalah oleh pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) pada final Denmark Open dengan skor akhir 13-21, 17-21.

Di final French Open, Bagas/Fikri sekali lagi harus puas sebagai runner-up setelah dikalahkan oleh pasangan ganda putra asal Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, dengan skor 14-21, 21-10, 18-21.

Setelah kekalahan tersebut, Aryono memberikan motivasi dan masukan kepada Bagas/Fikri terkait pola permainan mereka yang belum cukup matang.

Meskipun Bagas/Fikri terlalu percaya diri, Aryono melihat adanya perkembangan positif dari penampilan mereka di Denmark Open dan French Open.

Baca Juga: SAH! PPPK Dapat Pensiunan, Skema Sumber Dana Tanggung Jawab Pegawai atau Pemerintah?

Menurutnya, kepercayaan diri yang berlebihan ini sebenarnya merupakan hal yang positif karena akhirnya dapat mengembalikan rasa percaya diri pasangan tersebut setelah sempat menunjukkan penampilan buruk selama satu tahun terakhir.

Namun, Aryono juga menekankan bahwa bukan hanya kepercayaan diri Bagas/Fikri yang perlu ditingkatkan, melainkan juga pertahanan mereka, akurasi pukulan, dan kematangan strategi bermain.

Meskipun serangan mereka cukup baik, namun aspek-aspek lainnya perlu diperbaiki untuk meraih kesuksesan di level turnamen yang lebih tinggi.

Selain itu, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga mendapat penilaian positif dari Aryono.

Baca Juga: Atalia Praratya Istri Kang Emil Nyaleg, Pertama Kali Kenalkan Diri Pakai Gelar

Aryono menilai bahwa Fajar/Rian kembali memiliki kepercayaan diri setelah berhasil mengalahkan pasangan ganda putra asal Inggris, Ben Lane/Sean Vendy, pada babak 16 besar Denmark Open.

Fajar/Rian sedikit naik kepercayaan dirinya, terutama saat mereka menang dari Ben/Sean. Biasanya kan kalah ya, tapi kemarin bisa menang. Jadi mereka ada sedikit kepercayaan diri," katanya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )