Rekomendasi Menu Takjil Rendah Kalori untuk Berbuka Puasa, Cocok Bagi Para Pejuang Diet

Wildan Apriadi
Selasa 04 April 2023, 16:19 WIB
Pudding susu kedelai menjadi salah satu pilihan menu takjil buka puasa yang cocok bago para pejuang diet (Sumber : instagram)

Pudding susu kedelai menjadi salah satu pilihan menu takjil buka puasa yang cocok bago para pejuang diet (Sumber : instagram)

INFOSEMARANG.COM - Pada saat bulan puasa Ramadhan, ada begitu banyak pilihan menu takjil untuk berbuka.

Dari sekian banyak pilihan, tentu harus dipilah-pilih mana saja menu takjil yang sebaiknya dikonsumsi dan tidak, terlebih saat menjalai puasa metabolisme tubuh cenderung menurun.

Sehingga jika pada saat berbuka puasa kita salah mengonsumsi makanan, maka jadinya malah bisa bikin beresiko bagi kesehatan.

Baca Juga: Wajib Dicoba Setiap Hari! 4 Minuman Sehat untuk Mengembalikan Cairan Tubuh Setelah Berpuasa, Apa Saja?

Apalagi, bagi para pejuang diet harus pintar-pintar memilih menu saat berbuka puasa, karena seperti diketahui makanan dan minuman di menu takjil biasanya memiliki kandungan gula dan kalori yang tinggi.

Jangan sampai program diet yang sedang Anda jalankan menjadi terganggu hanya karena salah memilih menu takjil selama bulan puasa.

Berikut adalah rekomendasi menu takjil rendah kalori yang cocok bagi para pejuang diet selama bulan puasa.

Baca Juga: Tampil Sehat dan Bugar Saat Idul Fitri, Ini Tips Waktu Tebaik Berolahraga Saat Puasa. Bebas Dehidrasi!

1. Jus Jambu

Didalam 1 gelas Jus terdiri dari 138 Kalori, rasa segar dari Jus bisa mengobati dahaga seharian, namun tetap mengandung vitamin dan kalori yang cukup

2. Salad buah

Berbeda dengan sop buah, salad yang disajikan tanpa kuah susu dalam satu mangkok hanya terdiri dari 108 kalori.

Kita tidak akan cepat gemuk karena hidangan salad tidak banyak mengandung gula dari susu kental manis.

Baca Juga: Promo Awal April 2023 - Pesan Online Makanan dan Minuman untuk Buka Puasa

3. Kurma

Rasulullah Saw selalu mencotohkan kepada para sahabat untuk berbuka puasa cukup dengan beberapa butir kurma saja.

Satu butir kurma terdiri dari 23 kalori. Jika mengonsumsi beberapa butir saja kita akan merasa cukup memiliki tenaga untuk aktivitas ibadah lainnya.

4. Susu Kedelai

Dalam satu gelas susu kedelai terdiri dari 127 kalori. Kandungan protein dan serat tinggi didalam susu kedelai mampu menurunkan kadar kolesterol yang menjadi penyebab naiknya berat badan.

Jika dilakukan perbandingan dengan takjil yang biasa kita santap seperti es campur, didalam satu porsinya diperkirakan terdiri dari 200-300 kalori.

Untuk gorengan diperkirakan mengandung 35-70 kalori per potong. kolak pisang dengan kisaran 170 kalori.

Baca Juga: Hukum Melewatkan Zakat Fitrah Menurut Surah Qur'an dan Hadis

Dapat dikatakan dua kali lipat dari 4 hidangan yang direkomendasikan. Karena dikonsumsi tanpa gula tambahan dan tanpa minyak untuk mengolahnya.

Susu kedelai ini juga bisa Anda olah menjadi varian lainnya seperti pudding.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)