Wajib Dicoba Setiap Hari! 4 Minuman Sehat untuk Mengembalikan Cairan Tubuh Setelah Berpuasa, Apa Saja?

Wildan Apriadi
Selasa 04 April 2023, 16:03 WIB
Air kelapa bagus untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang setelah berpuasa (Sumber : Twitter)

Air kelapa bagus untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang setelah berpuasa (Sumber : Twitter)

INFOSEMARANG.COM - Meminum minuman manis dan segar pada saat berbuka puasa adalah pilihan yang tepat setelah seharian menahan dahaga.

Selain memberikan energi kepada tubuh, minuman manis dan juga segar bisa mengembalikan cairan tubuh yang hilang selama kita menjalani ibadah puasa.

Seperti diketahui bahwa pada saat kita berpuasa, tubuh akan kehilangan banyak cairan.

Baca Juga: Tampil Sehat dan Bugar Saat Idul Fitri, Ini Tips Waktu Tebaik Berolahraga Saat Puasa. Bebas Dehidrasi!

Namun jangan khawatir, kehilangan banyak cairan tubuh bisa langsungg dibayar tuntas ketika momen buka puasa tiba dengan asupan minuman yang cocok.

Beberapa minuman sehat sangat direkomendasikan untuk Anda konsumsi pada saat berbuka puasa.

Apa saja minuman sehat yang bisa mengembalikan cairan tubuh setelah berpuasa seharian? Berikut di antaranya.

Baca Juga: Promo Awal April 2023 - Pesan Online Makanan dan Minuman untuk Buka Puasa

1. Air Kelapa

Air kelapa sangat direkomendasikan untuk berbuka puasa karena mampu mengembalikan cairan dalam tubuh sekaligus mengisi kembali elektrolit tubuh yang hilang selama berpuasa.

Di dalam 100 ml air kelapa, setidaknya terdapat 105 mg natrium, 250 mg kalium, 25 mg magnesium, 24 mg kalsium, dan 20 mg fosfor.

Beragam jenis elektrolit yang terkandung pada air kelapa berperan penting untuk menjaga kerja sistem saraf, kontraksi otot, termasuk otot jantung, menjaga keseimbangan pH atau tingkat keasaman tubuh, dan menjaga keseimbangan cairan.

2. Jus Buah

Jus buah atau smoothies sangat baik diminum saat berbuka puasa. Ada beragam jenis buah dengan kandungan air tinggi yang bisa kamu olah menjadi jus, seperti semangka, melon, dan blewah.

Selain mampu menghidrasi tubuh, buah juga diketahui kaya akan kandungan nutrisi penting bagi tubuh, termasuk serat, vitamin, dan mineral.

Namun supaya lebih sehat, hindari menambahkan gula, susu kental manis, atau pemanis buatan lainnya secara berlebihan.

Baca Juga: Hukum Melewatkan Zakat Fitrah Menurut Surah Qur'an dan Hadis

3. Susu

Minum segelas susu saat berbuka juga merupakan pilihan yang baik pasalnya, kandungan protein dalam susu bermanfaat untuk membuat perut terasa kenyang.

Dengan begitu, anda diharapkan bisa terhindar dari resiko peningkatan berat badan akibat makan secara berlebihan saat berbuka puasa.

4. Infused Water

Minuman ini dibuat dari campuran air putih dengan buah-buahan atau rempah-rempah, seperti lemon, jeruk nipis, stroberi, daun mint, dan kayu manis.

Selain membantu menghidrasi tubuh, infused water yang ditambah buah juga bisa membantu meningkatkan energi, membantu penurunan berat badan, hingga mendukung proses detoksifikasi atau pembuangan racun dalam tubuh.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)