Meski Diklaim Menyehatkan, Ternyata Ini Dampak Buruk Terlalu Banyak Konsumsi Yogurt

Arendya Nariswari
Senin 23 Oktober 2023, 12:30 WIB
Ilustrasi yogurt (Sumber : Unsplash/Tiard Schulz)

Ilustrasi yogurt (Sumber : Unsplash/Tiard Schulz)

INFOSEMARANG.COM - Seperti kita ketahui, yogurt menjadi salah satu produk fermentasi yang digemari oleh berbagai kalangan.

Banyak orang merasakan manfaat dari konsumsi yogurt khususnya bagi kesehatan pencernaan.

Tidak sedikit pula yang sudah menjadi yogurt sebagai bagian dari gaya hidup makan sehat dengan buah.

Baca Juga: Ternyata Sama-sama Berzodiak Libra, Seberapa Cocok Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming di Pilpres 2024?

Kendati demikian, konsumsi berlebihan terhadap yogurt ternyata juga bisa membawa dampak buruk alias efek samping.

Dikutip dari laman Alodokter, berikut dampak buruk terlalu banyak makan yogurt selengkapnya.

  • Kembung dan gas

Kembung dan gas adalah efek samping yang paling umum terjadi akibat mengonsumsi yogurt berlebihan. Hal ini disebabkan oleh bakteri probiotik yang ada dalam yogurt yang dapat menghasilkan gas saat dicerna.

Diare juga dapat terjadi akibat mengonsumsi yogurt berlebihan. Hal ini disebabkan oleh bakteri probiotik yang dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik dan jahat di dalam usus.

Baca Juga: Apakah Kepribadian Diwariskan Secara Genetik?

  • Reaksi alergi

Yogurt dapat menyebabkan reaksi alergi pada orang yang memiliki intoleransi histamin. Gejala reaksi alergi ini meliputi sakit kepala, diare, dan asma.

  • Penyakit batu ginjal

Yogurt mengandung kalsium yang dapat meningkatkan risiko penyakit batu ginjal pada orang yang memiliki riwayat penyakit ini.

Baca Juga: Memahami Diri dari Tipe Kepribadian Model Lima Besar: Openness, Conscientiousness, Extraversion, Agreeableness, dan Neuroticism

Berapa banyak yogurt yang aman dikonsumsi dalam sehari?

Untuk mendapatkan manfaat dari yogurt, konsumsilah yoghurt dengan porsi yang sesuai dan tidak berlebihan, yaitu sekitar 200-450 ml per hari. Anda bisa mengonsumsi yoghurt dengan potongan buah untuk sarapan pagi atau sebagai camilan siang hari saat beraktivitas di kantor.

Berikut adalah tips mengonsumsi yogurt secara aman:

  • Mulailah dengan mengonsumsi yoghurt dalam jumlah kecil dan tingkatkan secara bertahap.
  • Pilihlah yoghurt yang rendah gula dan lemak.
  • Hindari mengonsumsi yoghurt yang mengandung pemanis buatan atau perasa buatan.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, seperti intoleransi laktosa atau penyakit batu ginjal.

Baca Juga: Karakter Seseorang Dilihat dari Cara Duduk, dari Posisi Tegak hingga Kaki Menyilang

Nah itu dia tadi, dampak buruk konsumsi yogurt berlebihan untuk kesehatan. Semoga informasi beserta tips mengonsumsi yogurt yang aman di atas bermanfaat untuk Anda dan keluarga ya!

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )