Normalkah Kaki Bengkak pada Ibu Hamil? Begini Penjelasannya

Arendya Nariswari
Minggu 22 Oktober 2023, 14:00 WIB
Ilustrasi ibu hamil

Ilustrasi ibu hamil

INFOSEMARANG.COM - Kaki bengkak atau edema adalah kondisi yang umum terjadi pada ibu hamil, terutama pada trimester kedua dan ketiga. Pembengkakan ini biasanya terjadi pada kaki, pergelangan kaki, dan tungkai, tetapi juga dapat terjadi di tangan dan wajah.

Penyebab Kaki Bengkak pada Ibu Hamil

Dikutip dari laman Alodokter, ada beberapa penyebab kaki bengkak pada ibu hamil, antara lain:

Baca Juga: H2H Persija Jakarta vs RANS Nusantara FC BRI Liga 1, Minggu, 22 Oktober 2023 Kick Off 19.00 WIB

  • Peningkatan volume darah: Selama kehamilan, tubuh memproduksi lebih banyak darah dan cairan untuk memenuhi kebutuhan bayi yang sedang tumbuh. Peningkatan volume darah ini dapat menyebabkan penumpukan cairan di jaringan tubuh, termasuk kaki.
  • Tekanan pada vena: Rahim yang membesar dapat menekan vena cava inferior, vena besar yang membawa darah dari kaki kembali ke jantung. Tekanan ini dapat memperlambat aliran darah dari kaki, sehingga menyebabkan penumpukan cairan di kaki.
  • Perubahan hormon: Hormon progesteron dapat menyebabkan retensi cairan, yang dapat menyebabkan pembengkakan pada kaki.

Baca Juga: Madura United vs Dewa United BRI Liga 1, H2H dan Link Live Streaming Gratis, Kick off 15.00 WIB

Tips Mengatasi Kaki Bengkak pada Ibu Hamil

Meskipun kaki bengkak adalah kondisi yang normal, ada beberapa tips yang dapat membantu mengurangi pembengkakan, antara lain:

  • Elevasi kaki: Tinggikan kaki Anda saat duduk atau berbaring.
  • Hindari berdiri atau duduk terlalu lama: Usahakan untuk bergerak dan mengubah posisi sesering mungkin.
  • Kenakan sepatu yang nyaman: Hindari sepatu hak tinggi dan pilih sepatu yang nyaman dan pas.
  • Minum banyak air putih: Minum banyak air putih dapat membantu melancarkan aliran darah dan mengurangi pembengkakan.
  • Batasi asupan garam: Asupan garam yang berlebihan dapat menyebabkan retensi cairan.
  • Gunakan stoking kompresi: Stoking kompresi dapat membantu melancarkan aliran darah di kaki.

Baca Juga: Haruskah Rutin Cek Ponsel Pasangan Demi Mengantisipasi Perselingkuhan?

Kapan Harus Menghubungi Dokter

Meskipun kaki bengkak adalah kondisi yang normal, ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai, antara lain:

  • Pembengkakan yang tiba-tiba dan parah: Pembengkakan yang tiba-tiba dan parah dapat menjadi tanda preeklamsia, komplikasi kehamilan yang serius.
  • Pembengkakan yang disertai dengan sakit kepala, penglihatan kabur, atau nyeri perut: Gejala-gejala ini juga dapat menjadi tanda preeklamsia.
  • Pembengkakan yang tidak membaik dengan tips di atas: Jika pembengkakan tidak membaik dengan tips di atas, hubungi dokter Anda.

Kaki bengkak adalah kondisi yang normal terjadi pada ibu hamil, terutama pada trimester kedua dan ketiga. Namun, ada beberapa tips yang dapat membantu mengurangi pembengkakan. Jika Anda mengalami pembengkakan yang tiba-tiba dan parah, disertai dengan sakit kepala, penglihatan kabur, atau nyeri perut, segera hubungi dokter Anda.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)