Bolehkah Ibu Hamil Makan Mie Instan? Ternyata Begini Penjelasannya

Arendya Nariswari
Kamis 19 Oktober 2023, 14:22 WIB
Bahaya makan mie instan pada wanita (Sumber : Freepik/rawpixel.com)

Bahaya makan mie instan pada wanita (Sumber : Freepik/rawpixel.com)

INFOSEMARANG.COM - Bolehkah ibu hamil makan mie instan, mungkin jadi salah satu pertanyaan yang muncul ketika seorang wanita tengah mengandung.

Seperti kita ketahui mie instan merupakan salah satu makanan favorit banyak orang dari berbagai kalangan dan usia.

Selain rasanya yang gurih, proses pembuatannya pun terbilang cepat dan mudah. Namun, muncul anggapan bahwa kandungan nutrisi dalam mie instan kurang baik untuk ibu hamil dan janin.

Baca Juga: Terekam CCTV Aksi 2 Maling Ikan di TPI Mangkang Kulon, Bawa Kabur 1 Ikan Besar

Apakah ibu hamil boleh makan mie instan?

Dikutip dari laman Alodokter, pada dasarnya, ibu hamil boleh-boleh saja makan mie instan. Akan tetapi, perlu dibatasi porsinya dan jangan terlalu sering. Penting untuk diingat, asupan terbaik untuk ibu hamil adalah makanan sehat, seperti sayuran, buah, ikan, daging, dan susu kehamilan.

Apa saja efek negatif mie instan bagi ibu hamil?

Mie instan memiliki beberapa efek negatif bagi ibu hamil, antara lain:

  • Kandungan natrium yang tinggi

Mie instan mengandung natrium yang tinggi, yaitu sekitar 1.700 mg per porsi. Konsumsi natrium yang berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi pada ibu hamil.

Baca Juga: Mengatasi Kesepian: Langkah-Langkah Praktis untuk Kembali Merasa Terhubung dengan Kehidupan Sosial

  • Kandungan lemak jenuh dan trans yang tinggi

Mie instan juga mengandung lemak jenuh dan trans yang tinggi. Konsumsi lemak jenuh dan trans yang berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung pada ibu hamil.

  • Kandungan kalori yang tinggi

Mie instan mengandung kalori yang tinggi, yaitu sekitar 400 kalori per porsi. Konsumsi mie instan yang berlebihan dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak sehat pada ibu hamil.

  • Kandungan gizi yang rendah

Mie instan memiliki kandungan gizi yang rendah, seperti protein, vitamin, dan mineral. Konsumsi mie instan yang berlebihan dapat menyebabkan kekurangan gizi pada ibu hamil.

Baca Juga: Es Teh Jumbo Cocok di Cuaca Panas, Ingat 2 Hal Ini sebelum Membeli

Tips makan mie instan bagi ibu hamil

Jika ibu hamil ingin mengonsumsi mie instan, ada beberapa tips yang bisa diikuti untuk mengurangi efek negatifnya, yaitu:

  • Batasi porsinya

Ibu hamil hanya boleh mengonsumsi mie instan sebanyak 1-2 porsi per minggu.

  • Tambahkan sayuran dan protein

Untuk menambah kandungan gizi, ibu hamil bisa menambahkan sayuran dan protein ke dalam mie instan. Beberapa sayuran yang bisa ditambahkan antara lain wortel, brokoli, dan kacang polong. Beberapa protein yang bisa ditambahkan antara lain telur, daging, atau ayam.

Baca Juga: Pasangan Anies-Cak Imin Jadi yang Pertama Daftar Capres Cawapres di KPU

  • Hindari menambahkan bumbu instan

Bumbu instan pada mie instan biasanya mengandung natrium dan lemak yang tinggi. Sebaiknya, ibu hamil menambahkan bumbu sendiri sesuai selera.

Ibu hamil boleh makan mie instan, tetapi perlu dibatasi porsinya dan jangan terlalu sering. Selain itu, ibu hamil juga perlu menambahkan sayuran dan protein untuk menambah kandungan gizi.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)