Cara Mengatasi Suami yang Kecanduan Judi Online: Dampak Terhadap Kesehatan Mental dan Cara Mengatasinya

Jeanne Pita W
Sabtu 07 Oktober 2023, 00:00 WIB
Cara Mengatasi Suami yang kecanduan Judi Online (Sumber : Freepik/rawpixel.com)

Cara Mengatasi Suami yang kecanduan Judi Online (Sumber : Freepik/rawpixel.com)

INFOSEMARANG.COM -- Judi online kini semakin marak di kalangan masyarakat.

Tak hanya kalangan masyakarat menengah ke bawah, namun untuk kalangan pejabat pun judi online juga sudah banyak dilakukan.

Tak sedikit pula yang kemudian jadi kecanduan pada judi online meski hal tersebut adalah ilegal.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Saluran di Status WhatsApp, Ternyata Gampang Banget!

Di sisi lain, berbagai penelitian pun menyebutkan bahwa kecanduan judi online bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan mental.

Seperti yang dungkapkan Psikiater Timothy W. Fong dalam laman Ucla Health.

Fong mengungkapkan bahwa judi dapat menyebabkan dampak buruk yang serius terhadap pikiran, tubuh dan otak seseorang.

Selain itu, menurutnya, orang yang sudah kecanduan judi juga bisa mengalami gangguan kesehatan fisik akibat stres, kurang tidur, hingga gangguan jantung.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Dini Sera Afrianti di Surabaya Disebut Psikopat: Seperti Apa Penyebab dan Gejalanya?

Cara Mengatasi

Meski sudah kecanduan, ternyata ada sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kecanduan judi online ini.

Mental Health Foundation dalam lamannya menyebutkan bahwa orang yang sudah kecanduan ini dapat mengikuti terapi perilaku kognitif (CBT).

Terapi ini diketahui dapat membantu cara pandang seseorang tentang judi, hingga mengubah perasaan dan perilaku saat ingin berjudi.

Baca Juga: Masih Seumur Jagung, Persis Solo Women Dibubarkan Usai Tidak Ada Kejelasan Liga 1 Putri

Secara lebih detail, terapi perilaku kognitif (CBT) ini merupakan salah satu jenis psikoterapi yang bertujuan untuk mengubah pola pikir (kognitif) dan perilaku seseorang.

Terapi ini didasarkan pada teori bahwa pikiran, perasaan, dan perilaku saling terkait dan saling memengaruhi.

Pikiran dan perasaan yang negatif dapat menyebabkan perilaku yang tidak sehat, dan perilaku yang tidak sehat dapat memperburuk pikiran dan perasaan negatif.

CBT dapat membantu orang untuk mengidentifikasi dan mengubah pikiran dan keyakinan negatif yang mendasari masalah mereka.

Baca Juga: 5 Dampak Bahaya Asap Kebakaran, Warga Kota Semarang Waspada Imbas Kebakaran TPA Jatibarang

Terapis CBT nantinya akan bekerja dengan pasien untuk mengembangkan strategi untuk mengelola pikiran dan perasaan negatif, dan untuk mengembangkan perilaku yang lebih sehat. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Kesehatan

5 Tanda Kamu Letih Secara Fisik dan Mental

Minggu 10 September 2023, 23:30 WIB
5 Tanda Kamu Letih Secara Fisik dan Mental
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)