Saran Bagi Ibu Hamil yang Melakukan Mudik Lebaran, Begini Kata Dokter Spesialis Kandungan

Wildan Apriadi
Rabu 19 April 2023, 13:25 WIB
Ilustrasi ibu hamil (Sumber : freepik)

Ilustrasi ibu hamil (Sumber : freepik)

INFOSEMARANG.COM - Beberapa orang yang akan atau sedang melaksanakan mudik lebaran, barangkali berada dalam kondisi diri yang kurang menunjang.

Salah satunya adalah ibu hamil yang idealnya jangan sampai kelelahan, apalagi perjalanan mudik lebaran pasti ditempuh dalam waktu yang lama.

Dalam kasus begini, apakah aman bepergian mudik lebaran bagi kondisi ibu hamil?

Baca Juga: Daftar Harga Tiket, Seat Plan dan Benefit Konser Lee Seunggi di Jakarta, Beli Presale Lebih Murah

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Rendy Indraprana, Sp.OG mengatakan ibu hamil boleh mudik lebaran jika tidak memiliki komplikasi, dan sudah lebih dulu dinyatakan sehat oleh dokter.

Dikutip dari Suara.com, berikut ini tips mudik ibu hamil menurut dr. Rendy yang perlu diperhatikan, agar tetap nyaman di perjalanan mudik lebaran.

1. Usia Kehamilan yang Disarankan

Waktu terbaik untuk mudik lebaran bagi ibu hamil adalah pada trimester kedua karena masa pembentukan janin sudah terlewati dan rasa mual pun sudah mulai menghilang.

"Namun kehamilan tua trimester ketiga juga berisiko. Jadi disarankan usia kandungan sebelum 37 minggu," papar dr. Rendy.

Baca Juga: Daftar Bengkel, Tambal Ban dan Posko di Kota Semarang yang Buka selama Lebaran 2023

2. Maksimal 4 Jam Perjalanan

Durasi ini menurut dr. Rendy berlaku untuk perjalanan mudik lebaran dengan pesawat, mobil atau kereta api. Durasi duduk harus diperhatikan karena bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah pada tungkai.

"Jika perjalanan mudik bumil ditempuh lebih dari empat jam, ada baiknya diselingi dengan berjalan kaki atau melakukan peregangan ringan agar bumil tidak berada dalam posisi duduk terus menerus," imbuhnya.

3. Konsultasi dengan Dokter

Seorang ibu hamil harus dapat izin dokter sebelum lakukan perjalanan jauh, yang memastikan kondisi ibu dan janin tetap aman selama di perjalanan mudik lebaran.

"Konsultasikan terlebih dahulu terkait perjalanan yang akan ditempuh beserta kendaraan apa yang akan digunakan," jelas dokter yang berpraktik di RS Eka Hospital Cibubur itu.

Baca Juga: COVID-19 Varian Arcturus Masuk Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Waspada

4. Persiapkan Surat Dokter

Surat dokter yang menyatakan kondisi kehamilan harus dipersiapkan jika bumil akan bepergian menggunakan kereta api atau pesawat.

Jangan lupa bawa catatan kesehatan selama hamil serta obat apa saja yang selama ini dikonsumsi untuk berjaga-jaga.

5. Catat Daftar Rest Area dan Rumah Sakit

Bumil disarankan mencatat daftar Rest Area, rumah sakit, atau klinik yang akan dilalui selama perjalanan mudik lebaran. Tidak hanya alamat, disarankan juga memiliki nomor telepon layanan kesehatan tersebut.

Baca Juga: Sering Terjadi Kejahatan di Jalan, Polisi Larang Adanya Takbiran Keliling Pakai Kendaraan pada Malam Lebaran 2023

"Dengan mengetahui daftar Rest Area di daerah yang akan dilewati bisa membantu bumil untuk merencanakan waktu istirahat dan di mana harus berhenti," tutup dr. Rendy.***

 

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)