Setelah Lama Bersama, Kapan Sebaiknya Pasangan Menikah?

Galuh Prakasa
Selasa 31 Oktober 2023, 19:31 WIB
Ilustrasi | Temukan faktor-faktor penting dalam menentukan kapan sebaiknya Anda menikah. (Sumber : Pexels/Nghia Trinh)

Ilustrasi | Temukan faktor-faktor penting dalam menentukan kapan sebaiknya Anda menikah. (Sumber : Pexels/Nghia Trinh)

INFOSEMARANG.COM -- Kapan sebaiknya Anda dan pasangan memutuskan untuk menikah? Pertanyaan ini sering kali muncul dalam proses pertimbangan hubungan.

Penelitian dari Universitas Emory menunjukkan bahwa durasi pacaran dapat memiliki pengaruh pada keberhasilan pernikahan.

Dibandingkan dengan mereka yang pacaran kurang dari satu tahun sebelum melamar, mereka yang pacaran satu hingga dua tahun mengurangi kemungkinan perceraian di masa depan sekitar 20 persen.

Pacaran selama tiga tahun atau lebih bahkan mengurangi kemungkinan perceraian hingga sekitar 50 persen. Ini menunjukkan pentingnya memiliki waktu bersama sebelum menikah.

Baca Juga: Revenge Porn: Dampak, Upaya Perlindungan Hukum, dan Cara Mencegah

Namun, tidak ada kerangka waktu yang berlaku untuk semua pasangan. Usia saat pertemuan dan konteks pertemuan memainkan peran penting.

Selain itu, penilaian subjektif tentang sejauh mana Anda mengenal pasangan Anda juga memiliki pengaruh yang signifikan pada keberhasilan pernikahan.

Selain memperhatikan durasi pacaran, pertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat membantu menilai kesiapan untuk menikah:

1. Apakah Anda melihat pernikahan sebagai peluang untuk memperbaiki hubungan?

Pernikahan bukanlah penyembuhan ajaib untuk masalah hubungan yang tidak stabil. Sebaiknya, perbaiki hubungan Anda sebelum memutuskan menikah.

2. Apakah Anda sudah mengenal banyak sisi dari pasangan Anda?

Belajar lebih banyak tentang nilai, kebiasaan, dan harapan pasangan Anda bisa mencegah konflik di masa depan.

3. Seberapa bahagia Anda saat ini?

Kebahagiaan masa depan Anda didasarkan pada kualitas hubungan saat ini. Jangan meremehkan penilaian pribadi Anda tentang kebahagiaan.

Baca Juga: Tiket KA Kedung Sepur Cuma Rp 10 Ribu, Kereta Rasa Eksekutif Rute Semarang-Ngrombo Grobogan

4. Apakah ada perbedaan ekstrem?

Cermati apakah perbedaan atau karakteristik ekstrem dalam pasangan Anda yang awalnya menarik, bisa berubah menjadi sumber konflik.

5. Apakah Anda berharap bahwa segalanya akan berbeda dalam pernikahan?

Apa yang terjadi di awal hubungan cenderung terjadi lagi di kemudian hari. Pertimbangkan realitas hubungan Anda.

6. Apakah Anda ingin menguji hubungan dengan tinggal bersama?

Tinggal bersama bisa memiliki dampak berbeda tergantung pada tujuan dan komitmen Anda.

Secara keseluruhan, tidak ada jawaban pasti kapan sebaiknya menikah. Selain durasi pacaran, pertimbangkan aspek-aspek lain dalam hubungan Anda untuk membuat keputusan yang bijak.

Pastikan Anda benar-benar siap sebelum melangkah ke pernikahan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya07 Februari 2026, 05:16 WIB

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wali kota Agustina Wilujeng Terapkan Meritokrasi Pertama di Jawa Tengah

Pengisian jabatan kali ini murni berbasis pada kompetensi, rekam jejak, dan data objektif, bukan faktor subjektivitas.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. 

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:27 WIB

Dugderan 2026: Agustina Wilujeng Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Kolosal dan Inklusif

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Festival Pasar Rakyat Dugderan tampil dengan wajah baru.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 akan kembali hadir. (Sumber: )
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:22 WIB

Kepesertaan PBI Dinonaktifkan, Agustina Wilujeng Pastikan Warga Tetap Terkover UHC Kota Semarang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang tidak akan membiarkan warganya kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan status tersebut.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot Semarang.)
Semarang Raya05 Februari 2026, 21:22 WIB

TPS Bugen Diresmikan, Buka Peluang Ekonomi Pilah Sampah Warga Tlogosari Wetan

TPS Bugen dirancang tidak hanya sebagai lokasi penampungan sampah sementara, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan gerakan sadar lingkungan bagi masyarakat setempat.
Peresmian TPS Tlogosari Wetan disambut baik oleh tokoh masyarakat dan kader lingkungan.  (Sumber:  | Foto: dok.)