Cara Menghadapi Keluarga Pasangan yang Meremehkan dengan Bijak

Arendya Nariswari
Selasa 31 Oktober 2023, 13:20 WIB
Ilustrasi | Cara mudah mengatasai kecanduan ponsel pada pasangan. (Sumber : Pexels/Anete Lusina)

Ilustrasi | Cara mudah mengatasai kecanduan ponsel pada pasangan. (Sumber : Pexels/Anete Lusina)

INFOSEMARANG.COM - Menjalin hubungan dengan pasangan yang berasal dari keluarga berbeda memang tidak selalu mudah. Salah satu tantangan yang sering dihadapi adalah menghadapi keluarga pasangan yang meremehkan.

Perlakuan meremehkan dari keluarga pasangan dapat berupa komentar negatif, ucapan yang merendahkan, atau bahkan tindakan yang menyakitkan. Hal ini tentu dapat membuat Anda merasa tidak nyaman, bahkan terluka.

Jika Anda menghadapi situasi ini, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menghadapinya. Berikut ini adalah beberapa tipsnya:

Baca Juga: Lionel Messi Raih Ballon D'Or 2023, Kemenangannya Malah Jadi Kontroversi

  1. Tenangkan diri dan pahami situasi

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menenangkan diri dan memahami situasi. Jangan langsung terpancing emosi saat menghadapi perlakuan meremehkan dari keluarga pasangan.

Luangkan waktu untuk berpikir jernih dan memahami apa yang sebenarnya terjadi. Apakah komentar atau tindakan mereka memang ditujukan untuk merendahkan Anda? Ataukah ada hal lain yang mendasarinya?

Setelah Anda memahami situasi, Anda akan lebih mudah untuk menentukan langkah selanjutnya.

  1. Komunikasikan dengan pasangan

Komunikasi yang terbuka dan jujur dengan pasangan sangat penting untuk menghadapi situasi ini. Bicaralah dengan pasangan tentang apa yang Anda rasakan dan alami.

Berikan pasangan kesempatan untuk memahami perasaan Anda dan memintanya untuk berbicara dengan keluarganya.

Baca Juga: 5 Hal Sepele yang Bisa Bikin Pasangan Merasa Makin Disayang

  1. Bersikaplah tegas

Jika keluarga pasangan terus bersikap meremehkan, Anda perlu bersikap tegas. Tegaskan bahwa Anda tidak menerima perlakuan mereka dan minta mereka untuk berhenti.

Anda juga bisa meminta bantuan pasangan untuk berbicara dengan keluarganya.

  1. Jangan biarkan mereka mengendalikan hidup Anda

Perlakuan meremehkan dari keluarga pasangan tidak boleh membuat Anda merasa rendah diri atau kehilangan kepercayaan diri.

Ingatlah bahwa Anda adalah orang yang berharga dan layak untuk dihargai. Jangan biarkan mereka mengendalikan hidup Anda.

  1. Keluar dari hubungan yang tidak sehat

Jika perlakuan meremehkan dari keluarga pasangan sudah sangat parah dan membuat Anda merasa tidak nyaman, Anda bisa mempertimbangkan untuk keluar dari hubungan tersebut.

Baca Juga: Megawati Hangestri Ungkap Kebiasaan Saat Bertanding, Sering Baca Ini dan Berharap Menang

Hubungan yang sehat adalah hubungan yang saling menghargai dan menghormati. Jika Anda tidak mendapatkan hal tersebut dari pasangan dan keluarganya, mungkin sudah saatnya untuk move on.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diingat saat menghadapi keluarga pasangan yang meremehkan:

  • Anda tidak sendirian. Banyak orang yang pernah mengalami hal ini.
  • Perlakuan meremehkan mereka bukan salah Anda.
  • Anda berhak untuk dihargai dan diperlakukan dengan baik.

Semoga tips-tips di atas dapat membantu Anda menghadapi keluarga pasangan yang meremehkan.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)