Apa Itu Lavender Marriage? Jangan Lakukan Hanya Demi Rahasiakan Orientasi Seksual

Noorchasanah Anastasia
Rabu 12 Juli 2023, 07:36 WIB
Lavender Marriage atau pernikahan lavender untuk menyembunyikan orientasi seksual. (Sumber : Calm Sage)

Lavender Marriage atau pernikahan lavender untuk menyembunyikan orientasi seksual. (Sumber : Calm Sage)

Marak penyuka sesama jenis yang memaksakan pernikahan lawan jenis hanya demi merahasiakan orientasi seksualnya.

INFOSEMARANG.COM - Pernikahan lavender atau lavender marriage merupakan penikahan antara laki-laki dan perempuan. Pernikahan hanya dilakukan untuk menyembunyikan orientasi seksual dari satu atau kedua orang di pasangan ini.

Lavender marriage juga kerap disebut pernikahan kenyamanan. Lavender juga kerap dikaitkan dengan warna homoseksualitas. Disimpulkan, pernikahan ini melibatkan penganut LGBT.

Lavender marriage ini sudah ada sejak abad ke-20. Dilakukan oleh para selebriti demi menyelamatkan karier mereka.

Baca Juga: Fakta-fakta Selebgram Meylisa Zaara Diselingkuhi: Suami Gay, Selingkuhan Ternyata Pria yang Jadi Saksi Pernikahannya

Dikutip dari BBC, pernikahan lavender ini dilakukan hanya untuk menjaga citra. Meski satu atau keduanya yang terlibat pernikahan mengaku merasa nyaman satu sama lain.

Pernikahan lavender ini bisa dilakukan atas kesadaran kedua pihak baik laki-laki atau perempuan sama-sama tahu tentang latar belakang masing-masing. Atau bisa dilakukan tanpa kesadaran satu pihak, yang berarti pasangan sengaja tidak jujur terkait orientasi seksualnya.

Lavender marriage memiliki dampak buruk unttuk pihak yang menjalani pernikahan ini. Terparah, keduanya bisa berujung bercerai.

Hubungan semacam ini bisa memengaruhi kesehatan emosional dan mental seseorang. Karena pada dasarnya, seseorang merasa ditipu jika terlibat pernikahan semacam ini.

Baca Juga: Pergoki Teman Selingkuh, Jangan Langsung Adukan ke Istri atau Suaminya tapi Lakukan Hal Ini

Kesimpulannya, pernikahan lavender akan menghambat kebahagiaan. Jangan lakukan jika tak ingin merugikan diri sendiri dan orang lain hanya demi menutupi orientasi seksual!

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)
Umum24 Februari 2026, 11:42 WIB

Kabar Baik Ramadan 2026! Tiket Pesawat Diskon 18%, Bantuan Beras untuk 35 Juta Keluarga

Pemerintah luncurkan stimulus Ramadan 2026: diskon tiket pesawat 18%, bantuan pangan untuk 35 juta keluarga, subsidi pupuk dan energi demi pertumbuhan 6%.
Kabar Baik Jelang Ramadan 2026! Tiket Pesawat Diskon 18%, 35 Juta Keluarga Dapat Bantuan (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)
Bisnis23 Februari 2026, 13:26 WIB

Bank Mandiri Awali 2026 dengan Fundamental Solid, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Bank Mandiri kembali mencatatkan kinerja yang solid pada awal 2026, perkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Bisnis18 Februari 2026, 12:42 WIB

Laba Moncer dan Fundamental Solid, Analis Pasang Target Harga Tinggi untuk Saham BMRI

Bank Mandiri terus menjaga disiplin pengelolaan kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Bank Mandiri. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya16 Februari 2026, 20:00 WIB

Rayakan Imlek 2577 di Sam Poo Kong, Wali Kota Agustina Tegaskan Harmoni Jadi Kekuatan Kota

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa perayaan Imlek menjadi simbol kuat harmoni dan keberagaman di Kota Semarang.
 (Sumber: )
Semarang Raya16 Februari 2026, 14:01 WIB

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir di Rowosari dan Meteseh, Tembalang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bergerak cepat menangani banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Tembalang pada Senin (16/2/2026) dini hari.
 (Sumber: )
Semarang Raya15 Februari 2026, 17:02 WIB

Kunjungan Wapres ke Kota Semarang Jadi Penguat Sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

Kedatangan Gibran disambut antusias masyarakat, pengurus klenteng, tokoh agama, serta pelaku usaha di kawasan wisata tersebut.
 (Sumber: )
Semarang Raya15 Februari 2026, 11:48 WIB

Besok Gelar Karnaval Dugderan, Pemkot Semarang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang Senin (16/2/2026) besok akan menggelar tradisi Dugderan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
 (Sumber: )
Semarang Raya13 Februari 2026, 20:32 WIB

Dugderan 2026: Wali kota Agustina Padukan Akulturasi Barongsai dan Tradisi Islam dalam Pesta Rakyat

Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026) mendatang.
Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026). (Sumber:  | Foto: Dok)