Tak Cuma di Banyumas, Ini Deretan Wisata Jembatan Kaca Indonesia yang Kerap Disambangi Wisatawan

Arendya Nariswari
Kamis 26 Oktober 2023, 13:10 WIB
Jembatan kaca The Geong di Hutan Pinus Limpakuwus, Banyumas, memakan korban, 1 orang tewas dan 1 lainnya luka, Rabu 25 Oktober 2023. (Sumber : Instagram @smg_repostt)

Jembatan kaca The Geong di Hutan Pinus Limpakuwus, Banyumas, memakan korban, 1 orang tewas dan 1 lainnya luka, Rabu 25 Oktober 2023. (Sumber : Instagram @smg_repostt)

INFOSEMARANG.COM - Wisata jembatan kaca Indonesia memang sekilas terlihat menarik dan estetik untuk dijadikan arena mengekspresikan diri dengan berfoto.

Tetapi, belum lama ini publik dibuat miris dengan kecelakaan yang terjadi di wisata jembatan kaca The Geong Hutan Pinus, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Pada Rabu (25/10/2023) kemarin kejadian malang menimpa wisatawan yang sedang berfoto di wisata jembatan kaca tersebut.

Baca Juga: Pandai Membuat Orang Lain Merasa Bersalah? Ketahui 7 Tanda Gangguan Kepribadian Narsistik Tersembunyi

Pasalnya, lantai kaca pada objek wisata itu mendadak pecah sehingga membuat dua di antara beberapa pengunjung jatuh dari ketinggian 15 meter.

Akibatnya satu di antara wisatawan tersebut tewas, sedangkan beberapa mengalami luka dan trauma.

Bukan satu-satunya, ternyata ada sejumlah objek wisata jembatan kaca di Indonesia selain The Geong Hutan Pinus. Simak rangkumannya berikut ini.

Baca Juga: Kocak! Begini Momen Gibran Rakabuming Bagikan Tahu Pong ke Pendukung: Nggak Bisa Request Risol Mas?

1. Jembatan Kaca Buntu Burake di Tana Toraja

Jembatan Kaca Buntu Burake terletak di Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 90 meter dan berada di atas tebing yang sangat curam dan dalam.

2. Bali Glass Bridge

Bali ternyata juga memiliki objek wisata Balo Glass Brige di wilayah Gianyar yang juga ramai disambangi oleh wisatawan mancanegara.

Dibangun pada ketinggian 66 meter, jembatan kaca di Bali ini memiliki lebar 2,2 meter dan panjang 188 meter.

Baca Juga: Sering Lahiran Caesar Bikin Rahim Tipis? Simak Penjelasan Dokter Kandungan

3. Baron Hill Guci di Tegal

Dikelilingi oleh pemandangan pegunungan, Baron Hill di objek wisata pemandian air hangat Guci juga memiliki wahana jembatan kaca yang memukau.

Biasanya objek wisata ini ramai disambangi ketika akhir pekan dan hari libur Nasional.

4. Jembatan kaca di Kampung Warna Warni Malang

Terkhir, yakni jembatan kaca di kampung Warna Warni Jodipan Malang.

Meski tidak terlalu besar, jembatan kaca ini menjadi penghubung wisatawan yang hendak menuju ke kawasan lukisan 3D dari Kampung Warna Warni Tersebut.

Baca Juga: Bahaya Bedak Bayi yang Jarang Diketahui, Lalu Bagaimana Alternatifnya?

Jembatan kaca ini dibangun di atas Sungai Brantas dan menjadi daya taik tersendiri bagi wisawatan.

Itu dia tadi deretan objek wisata jembatan kaca Indonesia yang terdapat di sejumlah wilayah.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )