6 Sifat Perempuan Penyuka Makanan Manis, Ternyata Punya Kepribadian Penyayang dan Mudah...

Elsa Krismawati
Rabu 11 Oktober 2023, 12:08 WIB
ilustrasi: perempuan penyuka makanan manis cenderung penyayang (Sumber : freepik)

ilustrasi: perempuan penyuka makanan manis cenderung penyayang (Sumber : freepik)

INFOSEMARANG.COM - Terdapat jenis makanan yang sangat digemari oleh banyak orang, yaitu makanan manis.

Sebuah studi yang dilakukan di North Dakota State University, yang dikutip dari Broadly vice.com, mengungkapkan bahwa orang yang menyukai makanan manis seringkali memiliki sifat-sifat kepribadian yang juga manis.

Apa sajakah ciri-ciri yang melekat pada perempuan yang menyukai makanan manis? Mari kita simak penjabaran berikut:

Baca Juga: Arti Mimpi Sering Dikejar-kejar dan Berlari Menurut Ahli, Sering Mengalami?

1. Bersifat Ramah

Perempuan yang gemar makanan manis umumnya adalah individu yang ramah.

Mereka cenderung bersikap apa adanya dan selalu tertarik untuk lebih mendekati orang lain.

2. Dapat Diandalkan

Mereka termasuk tipe orang yang sulit menolak saat diminta pertolongan.

Selama mereka mampu dan merasa bahwa itu tidak akan merugikan mereka, mereka akan selalu mengutamakan kepentingan orang lain dan bisa diandalkan.

Baca Juga: Hasil Penelitian: Perempuan Penggemar Makanan Pedas Cenderung Menyukai Tantangan

3. Gemar Membantu

Perempuan yang menikmati makanan manis biasanya memiliki energi berlebih yang seringkali mereka gunakan untuk membantu orang lain.

Terlibat dalam kegiatan sosial memberikan kebahagiaan tersendiri bagi mereka.

4. Simpatik

Mereka cenderung memiliki tingkat kepekaan emosional yang tinggi dan seringkali merasa simpati terhadap perasaan orang lain.

Karena itu, mereka sering menjadi teman yang bisa diandalkan untuk curhatan.

Baca Juga: Pertolongan Pertama Pada Korban Cuaca Panas Ekstrem dan Heat Stroke, Segera Lakukan Hal Ini!

5. Penuh Kasih atau Penyayang

Selain sifat simpatik dan kesediaan untuk membantu, perempuan yang menyukai makanan manis adalah individu yang penuh kasih.

Mereka berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari menyakiti hati orang lain.

6.Mudah Memaafkan

Kedamaian dan stabilitas dalam kehidupan adalah hal yang diidamkan oleh perempuan yang gemar makanan manis.

Baca Juga: Stop Self Harm! Lakukan Hal Ini Supaya Anda Tidak Menyakiti Diri Sendiri Lagi

Oleh karena itu, mereka selalu berusaha untuk menjadi orang yang dapat memaafkan dengan mudah, berhati besar, dan selalu bersyukur atas segala hal yang telah mereka terima.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya07 Februari 2026, 05:16 WIB

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wali kota Agustina Wilujeng Terapkan Meritokrasi Pertama di Jawa Tengah

Pengisian jabatan kali ini murni berbasis pada kompetensi, rekam jejak, dan data objektif, bukan faktor subjektivitas.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. 

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:27 WIB

Dugderan 2026: Agustina Wilujeng Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Kolosal dan Inklusif

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Festival Pasar Rakyat Dugderan tampil dengan wajah baru.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 akan kembali hadir. (Sumber: )
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:22 WIB

Kepesertaan PBI Dinonaktifkan, Agustina Wilujeng Pastikan Warga Tetap Terkover UHC Kota Semarang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang tidak akan membiarkan warganya kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan status tersebut.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot Semarang.)
Semarang Raya05 Februari 2026, 21:22 WIB

TPS Bugen Diresmikan, Buka Peluang Ekonomi Pilah Sampah Warga Tlogosari Wetan

TPS Bugen dirancang tidak hanya sebagai lokasi penampungan sampah sementara, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan gerakan sadar lingkungan bagi masyarakat setempat.
Peresmian TPS Tlogosari Wetan disambut baik oleh tokoh masyarakat dan kader lingkungan.  (Sumber:  | Foto: dok.)