Soal Kematian Ibu dan Anak di Depok, Tim Psikologis Forensik Ungkap Pola Hidup Keduanya Dari Hal Ini

Elsa Krismawati
Jumat 15 September 2023, 16:00 WIB
Keluar Rumah Cuma Kalau Buang Sampah, Begini Pengakuan Tetangga Ibu dan Anak di Depok (Sumber : YouTube/Metro Tv)

Keluar Rumah Cuma Kalau Buang Sampah, Begini Pengakuan Tetangga Ibu dan Anak di Depok (Sumber : YouTube/Metro Tv)

INFOSEMARANG.COM - Kasus kematian misterius Ibu dan Anak di Cinere, Depok masih terus dilakukan penyelidikan mendalam.

Kali ini Polda Metro Jaya melibatkan tim ahli psikologi forensik, untuk mengungkap fakta-fakta kematian Ibu dan Anak tersebut.

Tim yang bertugas di lokasi kejadian mengungkap, mereka tengah mengumpulkan seluruh barang yang berkaitan dengan kedua korban semasa masih hidup.

Baca Juga: Biadab! Pria di Cilacap Rudapaksa dan Bunuh Wanita Difabel, Mayat Dibuang Ke Septic Tank

Melansir tayangan kanal YouTube KompasTV, Pembina Asosiasi Psikologi Forensik Reni Kusumowardhani mengatakan, hasilnya masih prematur.

Kendati demikian, secara kasat mata pola hidup keduanya bisa diidentifikasi melalui barang-barang peninggalan di TKP.

"Kita meng-collect data apapun yang ada di TKP, kita kumpulkan, tapi belum disortir, masih mentah," tutur Reni dikutip Infosemarang.com Jum'at 15 September 2023.

Baca Juga: Benda Bercahaya di Langit Bikin Heboh Warga Klaten hingga Jogja, Meteor Jatuh?

Menurut Reni, penyelidikan ini juga akan menggambarkan gaya hidup, mulai dari merk apa yang digunakan korban.

"Karena kalau prilaku orang bisa dilihat dari apa yang ada di dalamnya, misal sabun mandi apa yang digunakan, ruang makan, apa yang ada di sekitarnya, termasuk ruang aktivitas mereka," sambungnya.

Namun, Reni masih belum seratus persen berhasil menyimpulkan motif kematian keduanya, lantaran data yang dikumpulkan masih harus disortir.

Baca Juga: Ada Kemungkinan Meluas Jika Tak Berhasil Dipadamkan, Kini 500 Hektar Area Bromo Terbakar Habis

"Kita mengcollect random, semua data, jadi masih preatur, perlu disortir tahapnya baru sampai di situ," terangnya.

Sebelumnya, warga di Perumahan Bukit Cinere digegerkan dengan penemuan tengkorak ibu dan anak di dalam rumahnya.

Penemuan itu usai keresahan warga yang melaporkan tidak adanya aktivitas pemiliki rumah sebulan belakangan.

Baca Juga: Duh! Guru di Pangandaran Jual Aset Sekolah Gegara Kecanduan Judi Online

Lantas, pihak keamanan dan RT setempat menuju lokasi, dan terkejut menemukan dua tengkorak di kamar mandi, yang kondisinya sudah tak bisa dikenali.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )