Punya Sahabat yang Hanya Membicarakan Dirinya Sendiri: Hati-Hati! Ini Ciri Sahabat Palsu

Galuh Prakasa
Selasa 10 Oktober 2023, 17:28 WIB
Ilustrasi | Tanda-tanda sahabat palsu. (Sumber : Pexels/周 康)

Ilustrasi | Tanda-tanda sahabat palsu. (Sumber : Pexels/周 康)

INFOSEMARANG.COM -- Sahabat palsu adalah individu yang berpura-pura mendukung Anda tetapi sebenarnya tidak mempunyai niat baik dalam hati mereka.

Mereka sering bertindak sebagai sahabat hanya ketika hal itu menguntungkan mereka.

Menurut Aimee Daramus, seorang psikolog klinis di Klinik Clarity, Chicago, sahabat sejati dapat menjadi sumber dukungan emosional dan praktis yang berharga.

Baca Juga: 9 Tips Hadapi Panas Ekstrem, Imbas Suhu Udara Capai 37 Derajat di Kota Semarang

Penelitian bahkan menunjukkan bahwa memiliki sahabat yang baik dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental serta fisik.

Namun, mengandalkan sahabat palsu adalah tugas yang sulit karena mereka cenderung tidak menunjukkan dukungan, empati, atau loyalitas saat Anda membutuhkan mereka yang sebenarnya.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi tanda-tanda, penyebab, dan jenis sahabat palsu, sambil juga meminta saran dari para ahli tentang cara menghadapinya.

Tanda-tanda Sahabat Palsu

1. Ketidak-konsistenan: Sahabat palsu cenderung muncul hanya saat mereka membutuhkan sesuatu, menghilang ketika Anda membutuhkan bantuan.
2. Hubungan Satu Arah: Hubungan dengan mereka terasa sepihak, dengan percakapan yang hanya berkisar pada mereka dan kehidupan mereka.
3. Tidak Dapat Diandalkan: Mereka jarang memenuhi janji atau mungkin mengkhianati rencana yang telah dibuat dengan Anda.
4. Pengkhianatan: Sahabat palsu dapat membagikan rahasia Anda atau bahkan menyebarkan gosip buruk tentang Anda.
5. Tidak Menghargai: Mereka bisa meremehkan dan merendahkan Anda di depan orang lain.
6. Perilaku yang Menyakitkan: Mereka mungkin menggunakan kata-kata atau tindakan yang menyakitkan Anda, sambil mengklaim bahwa mereka mencoba membantu Anda.
7. Cemburu: Merasa terancam oleh kesuksesan Anda dan berusaha meremehkan atau bersaing dengan Anda.
8. Persahabatan Bersyarat: Persahabatan mereka tergantung pada apa yang mereka dapatkan dari Anda, seperti status sosial atau keuntungan materi.
9. Manipulasi: Menggunakan rasa bersalah, manipulasi, atau pemerasan emosional untuk mencapai tujuan mereka.
10. Melanggar Batasan: Konsisten melanggar atau mengabaikan batasan Anda, baik itu ruang pribadi, privasi, atau batasan emosional Anda.

Baca Juga: Pelamar CPNS PPPK 2023 Justru Mengeluh Waktu Pendaftaran Diperpanjang, Kenapa?

Sahabat palsu lebih suka mengambil daripada memberi, bahkan jika mereka mengklaim bahwa mereka adalah sahabat sejati.

Penyebab Sahabat Palsu

Ada beberapa faktor yang mungkin menyebabkan seseorang menjadi sahabat palsu:

1. Egois: Orang yang egois mungkin hanya memikirkan kepentingan pribadi tanpa memperhatikan orang lain.
2. Rendah Diri: Mereka yang memiliki harga diri rendah mungkin mencari persahabatan palsu untuk meningkatkan harga diri mereka.
3. Narsisme: Individu dengan sifat narsistik cenderung menjadi sahabat palsu karena fokus pada diri sendiri.
4. Psikopati: Orang dengan kecenderungan psikopat juga bisa menjadi sahabat palsu karena kurangnya empati dan perilaku manipulatif.
5. Trauma Masa Kecil: Pengalaman sulit pada masa kecil juga dapat berperan dalam membuat seseorang menjadi sahabat palsu.

Baca Juga: Pelamar CPNS PPPK 2023 Justru Mengeluh Waktu Pendaftaran Diperpanjang, Kenapa?

Jenis Sahabat Palsu

Tidak semua sahabat palsu sama. Berikut beberapa jenis yang mungkin Anda temui:

1. Sahabat Cuaca Baik: Hanya muncul saat situasi baik, hilang saat masalah muncul.
2. Opportunist: Selalu mencari apa yang bisa mereka dapatkan dari hubungan.
3. Pujian: Menghujani Anda dengan pujian palsu untuk memanipulasi Anda.
4. Pesaing: Merasa terancam oleh prestasi Anda.
5. Pembicara: Senang menyebar gosip yang merusak reputasi Anda.
6. Pengguna: Mengeksploitasi kebaikan Anda tanpa rasa syukur.
7. Pencari Validasi: Membutuhkan pujian untuk meningkatkan harga diri mereka.
8. Vampir Energi: Memanfaatkan energi Anda.
9. Magnet Drama: Selalu menciptakan drama.
10. Manipulator: Menggunakan manipulasi untuk mencapai tujuan mereka.
11. Gaslighter: Berbohong dan membingungkan Anda.

Baca Juga: Bukan Kopi! Ini 10 Minuman yang Efektif Hilangkan Rasa Ngantuk di Jam Kerja

Cara Menghadapi Sahabat Palsu

Mengenali sahabat palsu bukanlah tugas yang mudah, tetapi beberapa strategi dapat membantu:

1. Percayai Insting Anda: Dengarkan perasaan Anda dan jangan abaikan intuisi yang memberi sinyal ada sesuatu yang salah.
2. Sampaikan Keinginan Anda: Berbicaralah dengan jujur dengan sahabat tersebut tentang apa yang Anda butuhkan dari persahabatan.
3. Berani Konfrontasi: Jika mereka gagal mendukung Anda, berani konfrontasi mereka dan ungkapkan ketidakpuasan Anda.
4. Tetapkan Batasan: Tetapkan batasan yang jelas dan siapkan diri Anda untuk melepaskan mereka jika perlu.
5. Cari Dukungan: Bicarakan perasaan Anda kepada teman atau keluarga yang dapat dipercayai.
6. Praktikkan Perawatan Diri: Fokus pada perawatan diri dan hubungan yang benar-benar peduli tentang Anda.

Dengan mengenali tanda-tanda sahabat palsu dan memiliki strategi untuk menghadapinya, Anda dapat menjaga lingkaran pertemanan yang sehat dan positif.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)