Resep Laksa Singapura dengan Kuah Pedas yang Menggugah Selera

Arendya Nariswari
Sabtu 29 Juli 2023, 16:02 WIB
Ilustrasi laksa singapura (Sumber : Pixabay)

Ilustrasi laksa singapura (Sumber : Pixabay)

INFOSEMARANG.COM - Ketika menikmati liburan di Singapura tak jarang kita menikmati sejumlah kulinernya yang menggugah selera. Salah satunya yang populer yakni Laksa Singapura.

Ya, Laksa Singapura ini biasanya terdiri dari mie, dan topping seperti bakso ikan, tahu dan juga udang.

Laksa Singapura dikenal dengan kuah rempahnya yang segar dan terbuat dari olahan cabai kering, ebi hingga daun kesum.

Baca Juga: Resep Cireng Crispy Bumbu Rujak, Cocok Dijadikan Camilan Akhir Pekan

Untuk mengobati rindu kuliner khas negeri tetangga, yuk simak selengkapnya resep Laksa Singapura yang telah kami himpun dari berbagai sumber berikut di bawah ini.

Bahan-bahan:

Kaldu udang:

- 250 ml air
- 100 gram kepala dan kulit udang

Baca Juga: Mencicipi Si Manis Pedas dari Lombok, Ini Resep Ayam Taliwang Nikmat nan Menggugah Selera

Bumbu halus:

- 7 siung bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 2 buah cabai kering
- 1 buah cabai merah besar
- 1/4 sendok teh terasi
- 7 gram ebi kering
- 1/2 ruas lengkuas
- 1/2 ruas kunyit
- 3 ruas sereh (ambil bagian putih)
- 2 butir kemiri

Baca Juga: Resep Sop Buntut Rumahan, Comfort Food yang Cocok untuk Keluarga di Rumah

Bahan isian kuah laksa

- 150 ml santan
- gula dan garam secukupnya
- bakso ikan 5 buah
- 100 gram udang
- 2 buah tahu pong
- 2 tangkai daun kesum

Pelengkap:

- Mie telur/bihun
- Telur rebus
- Jeruk nipis
- Tauge

Baca Juga: Resep Nasi Uduk Rice Cooker, Praktis! Cocok untuk Anak Kos dan Rumahan

Cara membuat:

1. Pertama-tama, buat kaldu udang dengan mencuci bersih kulit serta kepala udang. Sangrai kedua bahan tadi sampai warnanya berubah, lalu tambahkan air dan masak hingga mendidih, setelah itu sisihkan.

2. Berikutnya, buat bumbu halus dengan cara memanaskan atau sedih ebi kering dengan cabai kering lalu tiriskan.

3. Selanjutnya, haluskan cabai dan ebi kering serta bumbu halus lainnya. Tumis bumbu tadi sampai berubah warna, aromanya harum dan matang sempurna.

4. Langkah keempat, saring kuah kaldu lalu campurkan dengan tumisan bumbu, aduk rata kemudian masukkan gula, garam serta santan.

Baca Juga: Resep Keripik Tempe Setipis kartu ATM yang Viral di TikTok, Benarkah Dijual Rp500 Sudah Untung?

5. Aduk merata hingga santan mendidih dan terus aduk jangan sampai pecah santannya. Koreksi rasa, jika sudah pas masukkan topping lain seperti tahu dan bakso ikan.

6. Masukkan daging udang, kemudian masak sebentar agar tidak terlalu matang. Matikan api, lalu angkat dan pindahkan ke mangkuk.

7. Terakhir, sajikan laksa selagi hagat dan tambahkan berbagai topping agar rasanya semakin mantap.

Nah, itu dia tadi resep Laksa Singapura yang menggugah selera dengan kuah pedasnya, selamat mencoba!

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )