7 Makanan Ampuh Usir Bad Mood dan Stress, Tetap Sehat dan Bergizi

Elsa Krismawati
Senin 17 Juli 2023, 17:52 WIB
Berikut ini makanan ampuh usir rasa bad mood dan stress namun tetap bergizi (Sumber : pexels.com)

Berikut ini makanan ampuh usir rasa bad mood dan stress namun tetap bergizi (Sumber : pexels.com)

INFOSEMARANG.COM - Ketika sedang dalam suasana hati yang buruk atau bad mood, kita sering merasa tergoda untuk mengonsumsi makanan sebagai cara untuk memperbaiki perasaan tersebut.

Banyak orang cenderung beralih ke makanan manis, tinggi lemak, pedas dan tinggi kalori saat sedang dalam bad mood.

Namun, perlu diingat bahwa makanan semacam itu sebenarnya dapat memiliki dampak negatif, bukan memperbaiki suasana hati.

Baca Juga: Jika Kamu Sedang Ingin Menangis, Inilah 7 Rekomendasi Film Korea Tentang Keluarga yang Menguras Emosi Penonton

Penelitian telah membuktikan bahwa makanan yang kita konsumsi dapat memengaruhi kerja otak secara keseluruhan.

Konsumsi makanan tinggi gula, tinggi kalori, dan tinggi lemak dikaitkan dengan gangguan suasana hati.

Oleh karena itu, saat sedang dalam bad mood, lebih baik memilih makanan sehat yang dapat membantu meningkatkan suasana hati.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Mesin Dua Tak yang Harus Kamu Ketahui, Tidak Hanya Sepeda Motor, Alat Sehari-hari Masih Menggunakannya

Berikut ini adalah beberapa pilihan makanan sehat yang sebaiknya dipilih:

1.Ikan berlemak

Ikan seperti salmon, sarden, dan tuna mengandung asam lemak omega-3 yang penting bagi kesehatan otak.
Omega-3 dapat membantu mengurangi risiko depresi dan meningkatkan suasana hati.

Baca Juga: Hasil Penelitian: Ternyata Stres Bisa Menular, Hati-hati Jika Kamu Menjadi Tempat Curhat!

2.Kacang-kacangan

Kacang-kacangan seperti almond, kenari, dan kacang merah mengandung lemak sehat, serat, dan vitamin B.

Kacang-kacangan dapat membantu menjaga keseimbangan suasana hati dan memberikan energi yang stabil.

Baca Juga: 3 Racikan Lulur Alami Bantu Cerahkan dan Memutihkan Kulit, Biar Makin Glowing!

3.Dark chocolate

Dark chocolate dengan kandungan kakao yang tinggi dapat meningkatkan produksi endorfin dan serotonin dalam otak.

Konsumsi dark chocolate dengan bijak dapat memberikan efek positif pada suasana hati.

Baca Juga: Kebangetan! Pria Selingkuhan Suami Meylisa Zaara Ogah Minta Maaf, Malah Suruh Sang Selebgram Lakukan Ini

4.Makanan Fermentasi

Makanan fermentasi seperti kimchi, yoghurt, kefir, kombucha, dan asinan kubis dapat memberikan manfaat baik bagi kesehatan usus dan suasana hati,

Proses fermentasi memungkinkan pertumbuhan bakteri hidup dalam makanan yang mengubah gula menjadi alkohol dan asam.

Dalam proses ini, probiotik terbentuk dan mendukung pertumbuhan bakteri sehat di usus.

Baca Juga: Tabrak Lari oleh Remaja Baru Lulus SMP di Tlogosari Semarang: Orangtua Pelaku Minta Maaf dan Akui Lalai

Probiotik ini dapat meningkatkan kadar serotonin yang berkontribusi pada peningkatan suasana hati.

Perlu diperhatikan bahwa tidak semua makanan fermentasi merupakan sumber probiotik yang baik.

Beberapa produk fermentasi seperti bir, beberapa roti, dan anggur sebaiknya dihindari saat sedang dalam bad mood.

Baca Juga: Meja Akad Sampai Pecah saat Ijab Kabul, Video Viral Pengantin Pria Ini Bikin Publik Geger

5.Pisang

Pisang merupakan buah yang kaya akan vitamin B6, yang membantu dalam sintesis neurotransmiter perasaan baik seperti dopamin dan serotonin.

Satu buah pisang besar mengandung sekitar 16 gram gula dan 3,5 gram serat.

Kombinasi serat dan gula dalam pisang memungkinkan pelepasan gula secara perlahan ke dalam aliran darah, menjaga kadar gula tetap stabil dan membantu mengontrol suasana hati.

Baca Juga: Enggak Lagi Galau! PPPK Bisa Dikontrak Hingga Batas Usia Pensiun, Simak Syaratnya

6.Oat

Produk gandum seperti oat, oatmeal, muesli, dan granola adalah sumber serat yang baik.

Serat membantu memperlambat pencernaan karbohidrat, mencegah pelepasan gula ke dalam aliran darah secara tiba-tiba.

Ini dapat menjaga energi tetap stabil dan memengaruhi suasana hati secara positif.

Oat juga mengandung zat besi yang dapat membantu memperbaiki gejala suasana hati pada individu dengan anemia defisiensi besi.

Baca Juga: 10 Tanda Kamu Seorang 'Positive Thinker', Perhatikan Sikap Ini Agar Hidup Penuh Optimisme dan Kebahagiaan

7. Buah Beri

Meskipun mekanisme pastinya belum jelas, konsumsi makanan kaya antioksidan dapat membantu mengatasi peradangan yang terkait dengan depresi dan gangguan suasana hati.

Buah beri termasuk salah satu sumber antioksidan terbaik yang dapat melawan stres oksidatif.

Kandungan anthocyanin dalam buah beri juga memiliki efek melawan penyakit dan dapat mengurangi risiko depresi.

Baca Juga: Kronologi Mobil Tabrak Lari Sekeluarga yang Naik Motor di Tlogosari Pedurungan, Pelaku Ternyata Masih ABG

Nah itulah informasi mengenai makanan ampuh usir rasa bad mood yang bisa dikonsumsi, namun tetap kaya gizi.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )