5 Makanan yang Baik Untuk Penderita Darah Tinggi Usai Idul Adha, Enak dan Mudah Didapat

Elsa Krismawati
Jumat 30 Juni 2023, 17:33 WIB
5 Buah dan sayur yang mampu meredakan hipertensi, cocok saat idul Adha (Sumber : Instagram @buahbuahan)

5 Buah dan sayur yang mampu meredakan hipertensi, cocok saat idul Adha (Sumber : Instagram @buahbuahan)

INFOSEMARANG.COM-- Momen Idul Adha identik dengan santap menu daging hewan qurban bersama.

Namun bagi beberapa orang pengidap darah tinggi momen Idul Adha terasa kurang nikmat karena pantangan memakan daging berlebihan.

Tenang, @infosemarang.com rekomendasikan makanan yang bisa mengurangi kadar hipertensi usai mengonsumsi daging.

Baca Juga: 4 Tempat Kuliner Pisang Plenet di Semarang, Ada yang Buka sampai Tengah Malam

Ada bebarapa cara selain penanganan medis untuk mengatasi hipertensi.

Salah satunya adalah dengan makanan penurun darah tinggi.

Berikut makanan yang mampu mengatasi dan menurunkan kadar tekanan darah setelah mengonsumsi daging hewan qurban yang berlebihan.

Baca Juga: Musim Daging Kurban, Penjual Arang Menang Untung Banyak Saat Momen Idul Adha

1. Buah Bit

Bit merupakan buah penurun darah tinggi yang direkomendasikan untuk penderita hipertensi.

Hal ini dikarenakan buah bit mengandung zat nitrat yang nantinya akan diolah menjadi nitrit oksida (NO) dalam tubuh.

Di mana, nitrit oksida akan membantu memperlebar pembuluh darah sehingga tekanan darah tetap stabil.

Baca Juga: Apakah Boleh Daging Kurban Dimasak untuk Acara Walimah Pernikahan? Jangan Keliru, Begini Penjelasannya

2. Pisang

Pisang adalah buah penurun darah tinggi yang sudah cukup dikenal manfaatnya.

Hal ini dikarenakan pisang termasuk ke dalam buah tinggi kalium yang dapat menstabilkan tekanan darah.

Lebih tepatnya, kandungan kalium dalam pisang akan membantu proses sekresi natrium dan air di dalam darah.

Baca Juga: Penyelidikan Masih Berlangsung, Mahfud MD Himbau Polri Tangani Tegas Ponpes Al Zaytun

3. Yogurt

Yogurt merupakan makanan yang menjadi sumber kalsium yang baik bagi penderita hipertensi.

Karena kalsium adalah zat yang rendah lemak sehingga tidak memicu kolesterol.

Baca Juga: Musim Daging Kurban, Penjual Arang Menang Untung Banyak Saat Momen Idul Adha

4. Wortel

Sayur yang cocok bagi penderita hipertensi adalah wortel.

Lantaran wortel mengandung zat fenoik yang dapat menurunkan tekanan darah.

wortel juga bermanfaat dalam mengatasi peradangan.

Baca Juga: Pisang Plenet, Kuliner Khas Kota Semarang yang Enak dan Murah Meriah

5. Bawang Putih

Bawang putih mengandung zat bernama llicin, sehingga mengurangi risiko terjadinya peradangan yang dapat memperburuk hipertensi.

Baca Juga: Kronologi Emak-emak Kena Semprot Karyawan Mixue Cipayung, Niatnya Keluhkan Pesanan yang Tak Sesuai

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)