Bahaya Jarang Mencuci Handuk untuk Kesehatan Kulit, Ternyata Bisa Fatal Sampai Berakibat Begini

Arendya Nariswari
Rabu 27 Desember 2023, 12:00 WIB
Ilustrasi handuk (Sumber : Unsplash/Sven Mieke)

Ilustrasi handuk (Sumber : Unsplash/Sven Mieke)

INFOSEMARANG.COM -  Handuk mandi merupakan salah satu benda yang paling sering digunakan sehari-hari. Handuk digunakan untuk mengeringkan tubuh setelah mandi, baik untuk mandi pagi, mandi sore, maupun mandi malam. Namun, tahukah Anda bahwa jarang mencuci handuk mandi dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan?

Handuk yang jarang dicuci akan menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri dan jamur. Bakteri dan jamur tersebut dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti:

Bakteri dan jamur yang menempel pada handuk dapat menyebabkan infeksi kulit, seperti kurap, panu, dan jerawat. Infeksi kulit dapat ditandai dengan gejala-gejala seperti ruam merah, gatal-gatal, dan kulit mengelupas.

Baca Juga: Lukas Enembe Meninggal Dunia, Ini Profil dan Jejak Karier Sang Mantan Gubernur Papua yang Terjerat Kasus Korupsi

  • Infeksi saluran pernapasan

Bakteri dan jamur yang terhirup dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, seperti pilek, batuk, dan radang tenggorokan.

  • Resistensi antibiotik

Bakteri yang terus berkembang biak pada handuk yang kotor dapat menjadi resisten terhadap antibiotik. Hal ini dapat menyulitkan pengobatan jika Anda mengalami infeksi bakteri.

Untuk menghindari bahaya-bahaya tersebut, Anda perlu mencuci handuk mandi secara rutin. Handuk mandi sebaiknya dicuci setidaknya 1-2 kali seminggu. Jika Anda memiliki kulit sensitif, Anda dapat mencuci handuk mandi lebih sering, yaitu 3-4 kali seminggu.

Baca Juga: Kronologi 21 ABK Ditangkap di China Diduga Gara-gara Daging Beku, Hilang Kontak sejak November 2023

Berikut adalah tips mencuci handuk mandi yang benar:

  • Cuci handuk mandi dengan air hangat dan deterjen.
  • Gunakan deterjen yang mengandung antibakteri.
  • Cuci handuk mandi dengan mesin cuci atau tangan.
  • Bilas handuk mandi sampai bersih.
  • Jemur handuk mandi di bawah sinar matahari langsung.

Baca Juga: Sederet Idol K-Pop Peduli Boikot Produk Pro-Israel, Langsung Hapus Postingan seusai Diminta Fans

Anda juga perlu memperhatikan kondisi handuk mandi Anda. Jika handuk mandi sudah mulai terlihat kusam atau berbulu, segera ganti dengan handuk baru.

Dengan mencuci handuk mandi secara rutin, Anda dapat menjaga kebersihan dan kesehatan kulit Anda.

Demikian informasi mengenai bahaya jarang mencuci handuk yang wajib dipahami. Semoga bermanfaat!

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)