Agar Tak Menyinggung Perasaan, Begini Etika saat Teman Kena PHK di Tempat Kerja

Arendya Nariswari
Minggu 24 Desember 2023, 09:00 WIB
Ilustrasi diPHK (Sumber : pexels.com)

Ilustrasi diPHK (Sumber : pexels.com)

INFOSEMARANG.COM - PHK atau pemutusan hubungan kerja merupakan salah satu peristiwa yang dapat terjadi dalam dunia kerja. Peristiwa ini dapat dialami oleh siapa saja, termasuk teman kita. Ketika teman kita di-PHK, penting bagi kita untuk bersikap etis dan mendukungnya.

Berikut adalah beberapa etika yang perlu kita perhatikan saat teman kita di-PHK:

Hal pertama yang dapat kita lakukan adalah memberikan dukungan moral kepada teman kita. Biarkan ia tahu bahwa kita peduli dan akan selalu ada untuknya. Kita dapat memberikan dukungan dengan cara mendengarkannya, menghiburnya, atau sekadar menemaninya.

Baca Juga: Tips Cepat Pulih dari PTSD yang Jarang Diketahui, Coba Lakukan Hal Ini Agar Ada Progress

  • Jangan menghakimi

Kita harus menghindari menghakimi teman kita yang di-PHK. Kita tidak tahu apa yang terjadi di balik PHK tersebut. Bisa jadi ada alasan yang tidak dapat kita ketahui. Oleh karena itu, lebih baik kita memberikan dukungan dan pengertian kepada teman kita.

  • Jangan menyebarkan berita PHK

Berita PHK merupakan informasi pribadi yang seharusnya dirahasiakan. Oleh karena itu, kita tidak boleh menyebarkan berita PHK teman kita kepada orang lain. Hal ini dapat mempermalukan atau menyakiti teman kita.

Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Solo untuk Libur Nataru Lebih Seru Bareng Keluarga

  • Berikan bantuan yang diperlukan

Kita dapat menawarkan bantuan kepada teman kita yang di-PHK. Bantuan yang dapat kita berikan dapat berupa bantuan materi, bantuan mencari pekerjaan, atau bantuan lainnya. Kita juga dapat membantu teman kita untuk tetap positif dan semangat dalam menghadapi PHK.

Berikut adalah beberapa contoh bantuan yang dapat kita berikan kepada teman kita yang di-PHK:

Baca Juga: Harga Tiket Masuk Saloka Theme Park Spesial Libur Nataru, Simak Info Selengkapnya Berikut Ini

  • Memberikan bantuan materi

Kita dapat memberikan bantuan materi kepada teman kita yang di-PHK, misalnya dengan memberikan uang, makanan, atau bantuan lainnya.

  • Membantu mencari pekerjaan

Kita dapat membantu teman kita mencari pekerjaan, misalnya dengan memberikan informasi lowongan kerja, membantu teman kita membuat CV, atau membantu teman kita mengikuti wawancara kerja.

Baca Juga: Prabowo Dituding Cengkeram Jaketnya di Debat Cawapres, Bahlil Lahadalia: Narasi Tidak Patut

  • Membantu teman tetap positif

Kita dapat membantu teman kita tetap positif dan semangat dalam menghadapi PHK, misalnya dengan mengajak teman kita untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang positif, seperti berolahraga, berkumpul dengan teman, atau melakukan hobi.

Dengan bersikap etis saat teman kita di-PHK, kita dapat membantunya untuk melewati masa sulit ini.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)