5 Bisnis Franchise Kekinian yang Bisa Ditinggal Kerja, Lengkap dengan Harganya! Tertarik Memulainya?

Jeanne Pita W
Selasa 08 Agustus 2023, 15:55 WIB
Ilustrasi | 5 Bisnis Franchise Kekinian yang Bisa Ditinggal Kerja (Sumber : Freepik/upklyak)

Ilustrasi | 5 Bisnis Franchise Kekinian yang Bisa Ditinggal Kerja (Sumber : Freepik/upklyak)

INFOSEMARANG.COM -- Bisnis franchise kini menjadi salah satu peluang bisnis dan usaha yang cukup menjanjikan.

Sejumlah kalangan artis pun juga telah memulai usaha melalui bisnis franchise ini.

Beberapa bisnis franchise yang memiliki perputaran cukup cepat yakni bisnis franchise dan makanan kekinian.

Baca Juga: Viral Turis Korea Rusak Pura Goa Raja Besakih Bali Usai Ngaku Dapat Bisikan Gaib

Berikut beberapa bisnis franchise kekinian dan harganya yang bisa jadi rekomendasi untuk Anda memulai usaha.

1. Teh Tong Tji

Jika kebanyakan bisnis franchise minuman kekinian saat ini membutuhkan modal besar, Teh Tong Tji bisa menjadi pilihan Anda dengan modal kecil.

Meski bukan dalam bentuk franchise teh Tong Tji, perusahaan ini membuka kesempatan bekerjasama seluas-luasnya.

Baca Juga: Liburan On Budget ke Kota Lumpia? Pilih 7 Hotel Murah di Semarang Harga Mulai Rp64 Ribu Per Malam

Ada pun kerjasama yang ditawarkan berupa kemitraan dengan sistem bagi hasil hingga sponsorship event.

Untuk biayanya sendiri mulai dari 3 jutaan rupiah.

2. Es Teh Indonesia

Es Teh Indonesia menjadi salah satu minuman yang terbilang laris di Indonesia.

Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Malam Semarang Paling Hits, Ada yang Buka Sampai Dini Hari

BRanding nama "es teh" ini pun sangat melekat dengan masyarakat sebagai minuman yang biasa diminum sehari-hari di Indonesia.

Namun tidak hanya menjual es teh saja.

Es Teh Indonesia juga menghadirkan sejumlah varian minuman kekinian seperti Matcha, Chizu Redvelvet, dan lain sebagainya.

Untuk memulai bisnis ini, perkiraan modal yang perlu dipersiapkan yakni sekitar Rp 120 juta.

Baca Juga: Berkas dan Syarat Pendaftaran PPPK Tenaga Kesehatan 2023, Berkaca dari Seleksi Sebelumnya

3. Janji Jiwa

Dengan tingginya peminat kopi di Indonesia, tentu tidak ada salahnya untuk memulai bisnis minuman kopi Janji Jiwa ini.

Melalui bisnis franchise yang ditawarkannya, Anda sudah tidak terlalu kesulitan dalam menjual nama brand ini, terutama di kalangan anak muda.

Modal yang perlu disiapkan untuk membuka franchise ini sekitar Rp150 jutaan.

Baca Juga: Nama Aldi Taher Dicoret KPU dari Daftar Caleg DPRD DKI 2024, Mengapa? Cek Faktanya

Di mana biaya tersebut sudah termasuk lisensi dan peralatannya.

4. Menantea

Merk minuman milik Jerome Polin ini tentu sudah tidak asing bagi Anda.

Untuk membuka franchise Menantea, Anda perlu menyiapkan modal sekitar Rp125 juta-Rp175 juta, tergantung paket yang diambil.

Baca Juga: Cara Membuat Es Puter Cong Lik, Kuliner Semarang Legendaris dan Menyegarkan

5. Street Boba

Minuman Street Boba menjadi salah satu minuman kekinian yang juga banyak diminati karena rasanya gurih, manis, dan menyegarkan serta harga yang terjangkau.

Untuk membuka usaha ini modal yang diperlukan sekitar Rp 200juta dengan biaya manajemen 5%.

Harga ini sudah termasuk media promosi, lisensi 3 tahun, design store, dan sistem POS kasir training.

Baca Juga: 10 Website Membuat CV Online Gratis, Tersedia Beragam Desain hingga Panduan Penulisan

Membeli bisnis franchise bisa menjadi cara yang bagus untuk memulai bisnis.

Namun, penting untuk melakukan riset dan memahami risiko sebelum mengambil keputusan.

Untuk itu, sebelum memulainya, ada beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan Anda sebelum membeli bisnis franchise tersebut.

Baca Juga: Setelah iPhone, Kini Ipod Generasi Pertama Terjual Hampir Setengah Miliar! Begini Kondisinya, Laku Berapa?

Hal yang Perlu Dipertimbangkan

- Pilih bisnis yang Anda sukai dan pahami. Anda akan menghabiskan banyak waktu dan uang untuk menjalankan bisnis franchise, jadi penting untuk memilih bisnis yang Anda sukai dan pahami.

- Lakukan riset tentang perusahaan franchisor. Pastikan perusahaan franchisor memiliki reputasi yang baik dan menawarkan dukungan yang Anda butuhkan untuk menjalankan bisnis dengan sukses.

- Pertimbangkan biaya awal dan biaya operasional. Biaya awal untuk membeli bisnis franchise dapat sangat bervariasi, jadi penting untuk menghitung biaya awal dan biaya operasional sebelum mengambil keputusan.

- Pahami perjanjian waralaba. Perjanjian waralaba adalah kontrak yang mengikat Anda dengan perusahaan franchisor, jadi penting untuk memahami perjanjian waralaba sebelum menandatanganinya.

Baca Juga: Harus Cermat! Ini 6 Dokumen Wajib Pelamar PPPK Tenaga Teknis di CPNS 2023, Cek Lagi Sudah Punya Belum?

- Siapkan rencana bisnis. Rencana bisnis adalah dokumen yang menjabarkan tujuan bisnis, strategi bisnis, dan keuangan bisnis. Rencana bisnis akan membantu Anda mengukur keberhasilan bisnis dan membuat keputusan yang tepat untuk masa depan bisnis.

- Dapatkan dukungan dari ahli. Ada banyak sumber daya yang tersedia untuk membantu Anda membeli dan menjalankan bisnis franchise. Anda dapat berbicara dengan penasihat keuangan, pengacara, dan konsultan bisnis untuk mendapatkan dukungan yang Anda butuhkan.

Selain bisnis franchise di atas, Anda juga bisa memulai bisnis atau usaha sampingan dengan minim modal.

Anda dapat membaca beberapa rekomendasi usahanya pada artikel "Minim Modal, 5 Usaha Sampingan Ini Punya Penghasilan yang Menjanjikan! Tertarik Mencobanya?" ini.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )