CCTV Rumah AKBP Achiruddin Hasibuan Rusak Saat Kejadian Sang Anak Aniaya Ken Admiral

Elsa Krismawati
Kamis 27 April 2023, 16:55 WIB
CCTV rumah AKBP Achiruddin Hasibuan dilaporkan rusak saat Aditya Hasibuan aniayan Ken Admiral (Sumber : tangkapan layar YouTube KompasTV)

CCTV rumah AKBP Achiruddin Hasibuan dilaporkan rusak saat Aditya Hasibuan aniayan Ken Admiral (Sumber : tangkapan layar YouTube KompasTV)

INFOSEMARANG.COM-- Masih soal kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Aditya Hasibuan, anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan pada Ken Admiral.

Direktur Ditreskrimum Polda Sumut kali ini menyatakan CCTV rumah AKBP Achiruddin Hasibuan diklaim mati.

Disampaikan oleh Kombes Pol Sumaryono bahwa penyidik sudah melakukan proses pengamanan sejumlah bukti dirumah AKBP Achiruddin.

Baca Juga: Kisah Choi Wooshik Datang ke Nikahan Mantan, Sempatkan Foto Bareng Pengantin

Melansir CNN Indonesia, dalam penggeledahan yang dilakukan itu, salah satu bukti yang disita adalah CCTV, namun sudah tidak berfungsi.

"Kita melakukan pencarian CCTV di lingkungan sekitar rumah AKBP AH. Tadi sudah digeledah CCTV dirumah AKBP AH dan saat ini kita hanya menemukan recorder CCTV. dari keterangan pemilik rumah recorder itu sudah lama mati. tapi kita akan tetap cek uji secara laboratorium forensik" ucap Kombes Pol Sumaryono.

Baca Juga: Info Tiket Masuk dan Jam Buka Celosia Flower Garden di Semarang, Taman Bunga di Kaki Gunung Ungaran

Selain menyita barang bukti berupa CCTV yang diklaim sudah rusak lama.

Dari Penggeledahan tersebut juga diamankan barang bukti berupa bungkus airsoftgun.

"Jadi beberapa barangbukti yang diamankan untuk keterangan saksi mengatakan ada senjata laras panjang, kita tidak dapatkan tapi kita hanya menemukan satu bungkus airsoftgun yang mana ada tertulis dan kita akan cari pendalaman saksi pemilik airsoftgun" Ungkapnya seperti yang dikutip Infosemarang.com (27/04/2023)

Baca Juga: Meski Terjadi Lonjakan Pemudik, Angka Kecelakaan Arus Mudik Lebaran Tahun Ini Turun 33 Persen

Diketahui Aditya Hasibuan anak dari Achiruddin Hasibuan menganiaya mahasiswa bernama Ken Admiral gara gara masalah chatting seorang wanita.

Awalnya Aditya Hasibuan menyetop mobil Ken Admiral di SPBU Jalan Ring Road Medan pada Rabu 21 Desember 2022.

Sekitar pukul 22.00 WIB. Di sana korban dipukuli dan mobilnya dirusak.

Baca Juga: Bacaan Ayat Kursi Surat Al Baqarah Ayat 255, Baca sebelum Tidur agar Tidak Diganggu Setan

Setelahnya, korban Ken Admiral dan temannya mendatangi kediaman AKBP Achiruddin untuk bertemu Aditya pada 22 Desember 2022 pukul 02.30 WIB

Ketika itu korban dianiaya yang disaksikan langsung oleh Achiruddin tanpa ada usaha untuk menghentikan apa yang dilakukan sang anak pada Ken.

Baca Juga: 5 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Pancaroba Sesuai Anjuran Kemenkes, Salah Satunya Tidur Berkualitas

Penganiayaan itu terjadi di pintu gerbang rumah Achiruddin di Jalan Guru Sinumba, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.(*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )