Fakta Terbaru Mertua Bunuh Menantu Hamil 7 Bulan di Pasuruan, Orang Tua Korban: Dia Suka...

Elsa Krismawati
Jumat 03 November 2023, 18:54 WIB
Tampang Khoiri, mertua yang bunuh menantu hamil 7 bulan di Pasuruan (Sumber : Kompas TV)

Tampang Khoiri, mertua yang bunuh menantu hamil 7 bulan di Pasuruan (Sumber : Kompas TV)

INFOSEMARANG.COM - Terkuak fakta baru kasus pembunuhan menantu hamil 7 bulan oleh mertua di Pasuruan, Jawa Timur.

Pelaku Khoiri (52) diketahui menggorok anak menantu dan calon cucunya itu pada 31 Oktober 2023 lalu.

Kejadian nahas pada korban berinisial FAH (23) itu terbongkar usai sang suami Sueb (31) berteriak histeris menemukan istrinya bersimbah darah.

Baca Juga: Kampung Batik Semarang, Dari Lokasi Bersejarah Melawan Jepang Menjadi Tempat Wisata Budaya

Dilansir PMJ News, terkini, Wakapolres Pasuruan Kompol Hari Aziz mengungkap kebiasaan buruk Khoiri.

Rupanya, pelaku memiliki kebiasaan jajan dan berkelana di tempat prostitusi hingga menyewa PSK.

"Tersangka memang mempunyai kebiasaan doyan ke tempat prostitusi untuk berhubungan asusila dengan PSK," tutur Kompol Hari, dikutip Infosemarang.com 3 November 2023.

Baca Juga: Tak Selalu Siksaan Fisik, Pasangan Abusive Kerap Lakukan Hal Ini, Apakah Pacar Kamu Termasuk?

Tak sampai di situ, besan pelaku, sekaligus orang tua korban Nurul Afini mengetahui kebiasaan buruk tersebut.

"Iya dia suka wedokan (bermain wanita) dia juga kawinan (suka nikah)," tutur Nurul Afini.

Sebelumnya, diberitakan motif pembunuhan Khoiri pada FAH karena korban menolak ajakan bercinta.

Baca Juga: Safira Alifa Mahasiswi Unissula Semarang 3 Hari Menghilang, Terakhir Pergi dari Rumah Naik Ojol

Lantas, korban yang takut berteriak hingga akhirnya pelaku panik dan gelap mata, lalu mengambil pisau dapur dan menggorok FAH.

Sempat berusaha kabur dengan bersembunyi dirumah tetangga, Khoiri berhasil diamankan sebelum jadi amukan massa.

Sementara itu, korban FAH sudah dikebumikan besama bayi yang dikandungnya yang turut tewas dalam insiden tersebut.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )