Tega! Anak Pensiunan Polisi Bunuh Bocah 8 Tahun, Korban Ditelanjangi Sebelum Jenazahnya Dibuang

Arendya Nariswari
Kamis 02 November 2023, 09:11 WIB
Tega! Anak Pensiunan Polisi Bunuh Bocah 8 Tahun, Korban Diduga Ditelanjangi Sebelum Jenazahnya Dibuang (Sumber : Twitter/@kegblgnunfaedah)

Tega! Anak Pensiunan Polisi Bunuh Bocah 8 Tahun, Korban Diduga Ditelanjangi Sebelum Jenazahnya Dibuang (Sumber : Twitter/@kegblgnunfaedah)

INFOSEMARANG.COM - Baru-baru ini publik digemparkan oleh aksi keji anak pensiunan polisi yang menghabisi bocah 8 tahun di Kota Palu.

Awal mulanya, kedua orang tua korban (8) melaporkan kepada pihak berwajib sebab anaknya hilang.

Kabar terakhir, diketahui korban AR tengah pergi bersama pelaku berinisial MFM yang masih berusia 16 tahun.

Baca Juga: Arab Saudi Bakal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034, Warganet Malah Beri Respon Di Luar Nalar

Setelah laporan tersebut, Polsek Palu Barat lantas melakukan penyelidikan dan mencari sosok MFM yang diketahui terakhir bersama korban.

Berdasarkan laporan, MFM mengatakan jika terakhir ia beradai di lorong Jalan Asam II, Palu Barat bersama AR.

Tentu saja, pihak kepolisian bersama orang tua korban langsung memeriksa lokasi seperti penuturan MFM.

Betapa terkejutnya orang tua korban dan pihak kepolisian ketika melihat jasad AR tergeletak dalam kondisi tanpa busana terbaring di lorong jalan yang sepi.

Ketika ditemukan, AR yang masih berusia 8 tahun tersebut sudah dalam kondisi tidak bernayawa.

Baca Juga: Duo Visual Beradu, Drama Park Seojun dan Han So Hee "Gyeongseong Creature" Bakal Tayang Sebentar Lagi, Kapan?

Jenazah AR lantas dibawa untuk dilakukan visum lebih lanjut di RS Bhayangkara.

MFM tentu saja langsung diamankan oleh pihak kepolisian guna dimintai sejumlah keterangan perihal meninggalnya AR.

Menurut berita yang diunggah ulang oleh akun Twitter @kegblgnunfaedah, MFM diketahui merupakan putra pensiunan polisi berinisial AKBP UN di Sulawesi Tengah.

Kekinian, belum terungkap apa alasan pelaku MFM tega melakukan pembunuhan keji terhadap AR.

Baca Juga: Kepala BKKBN Sebut Tingginya Angka Perceraian Akibat Toxic People, Apa Itu?

Penyebab meninggalnya AR yang masih berusia 8 tahun tersebut juga belum diugkap.

Yang jelas, orang tua korban merasa tidak terima, dan sempat mengancam akan membakar rumah pelaku MFM sebab aksi kejinya itu.

Tidak sediki warganet ikut prihatin ketika mendengar berita tersebut.

"Akhir-akhir ini banyak banget kasus pembunuhan, isi pikirannya apa sih kok sampai enteng banget main bunuh," ungkap salah seorang warganet.

Baca Juga: 4 Cara Merespon Hinaan, Jangan Sampai Mengganggu Kesehatan Mental

"Btw anak kecil itu abis di***i organnya rusak dan meninggal dalam kondisi t****ng aku nggak sanggup lihat foto-fotonya sedih banget. Mana anak itu rajin ke masjid kalau sore, sering main sepeda sekitar sini. Tadi jenazah sudah dimakamkan," ungkap warganet yang diduga tetangga korban.

"Serius, kenapa setega itu? Kalau anak itu ada salah ya dibilang baik-baik. Ngerampas nyawa orang itu jahat banget," imbuh warganet lainnya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)