Gantikan SYL, Berapa Harta Kekayaan Amran Sulaiman yang Kini Dilantik Jadi Mentan Lagi?

Arendya Nariswari
Rabu 25 Oktober 2023, 11:34 WIB
Jokowi lantik Menteri Pertanian dan KSAD. (Sumber : Sekretariat Kabinet)

Jokowi lantik Menteri Pertanian dan KSAD. (Sumber : Sekretariat Kabinet)

INFOSEMARANG.COM - Harta kekayaan Amran Sulaiman kekinian tengah ramai disorot publik.

Seperti kita ketahui, pada hari ini Rabu (25/10/2023) bertempat di Istana Negara, Andi Amran Sulaiman kembali dilantik menjadi Menteri Pertanian (Mentan) menggantikan Syahrul Yasin Limpo.

Bukan kali pertama, Amran Sulaiman sendiri pada periode pertama Presiden Jokowi yakni 2014-2019 pernah juga menjabat sebagai Mentan.

Baca Juga: Gibran Bocorkan Program Unggulan Jika Terpilih di Pilpres 2024, dari Kredit Start Up Milenial hingga Kartu Anak Sehat

Kecintaanya kepada dunia pertanian sudah terlihat bahkan sejak Amran Sulaiman berkuliah.

Hingga pendidikan Doktor, Amran Sulaiman betul-betul memperdalam ilmu di bidang pertanian dan pernah menjadi dosen.

Ia juga pernah bekerja di PT Perkebunan Nusantara XIV, sebelum akhirnya mendirikan bisnis racun tikus sendiri yang populer dikenal dengan nama paten Tiran.

Bukan hanya itu saja, Amran Sulaiman juga memiliki bisnis sawit, emas, tebu, nikel hingga timah hitam.

Baca Juga: 4 Ciri Perusahaan Redflag yang Wajib Dihindari

Berbagai prestasi sudah pernah diperolehnya ketika menjadi mentan.

Tak heran jika selain berprestasi, Mentan Amran Sulaiman juga memiliki total harta kekayaan bernilai fantastis.

Dihimpun dari LHKPN per 29 Oktober 2019 lalu, tercatat Andi Amran Sulaiman memiliki harta kekayaan mencapai Rp279,5 miliar.

Amran Sulaiman sendiri memiliki total harta tanah dan bangunan senilai Rp42.249.445

Ia juga tercatat memiliki harta berbentuk mesin dan alat transportasi dengan total Rp3.420.000 yang terdiri dari

Baca Juga: 6 Perilaku Ini Menunjukkan Kalau Kamu Punya Trust Issues, Apa Saja? Bisa Bikin Frustrasi Saat Mau Menjalin Hubungan Nih..

1. Mobil Toyota Kijang Innova Minibus tahun 2005 hasil sendiri, senilai Rp170.000.000.

2. Mobil Toyota Camry Sedan Tahun 2005, hasil sendiri Rp300.000.000

3. Mobil Hummer Jeep tahun 2009, hasil sendiri Rp2500.000.000

4. Mobil Fortuner Jeep Tahun 2006, hasil sendiri Rp450.000.000

Amran Sulaiman juga mendaftarkan harta berupa surat berharga sebesar Rp205.534.000.000, kemudian ada pula harta bergerak Rp281.737.500 lalu Kas dan setara Kas Rp28.350.661.281.

Baca Juga: Gibran Rakabuming: Tenang Saja Pak Prabowo, Saya Sudah di Sini

Kemudian ada pula harta lainnya yakni senilai Rp38.000.048.

Dan juga di tahun 2019, Amran Sulaiman tercatat memiliki hutang Rp293.739.265.

Skemanya harta kekayaan Amran Sulaiman ketika dikurangi jumlah hutang akan mencapai nilai Rp279.580.104.564.

Itu dia tadi daftar harta kekayaan Amran Sulaiman yang baru saja dilantik kembali menjadi Mentan oleh Presiden Jokowi.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )