Data Pengguna Internet Paling Banyak di Indonesia menurut Usia 2023

Andika Bahrudin
Rabu 11 Oktober 2023, 15:53 WIB
Ilustrasi data pengguna internet di Indonesia terbaru 2022-2023. (Pixabay)

Ilustrasi data pengguna internet di Indonesia terbaru 2022-2023. (Pixabay)

INFOSEMARANG.COM -- Pengguna internet di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Bahkan, 78,19 persen dari total populasi Indonesia mengakses internet.

Internet di Indonesia digunakan untuk banyak hal. Hal tersebut berkaitan dengan kebutuhan dan solusi dari setiap pengakses, baik untuk individu maupun sosial.

Setidaknya, internet di Indonesia digunakan untuk komunikasi, hiburan, pendidikan, bisnis.

Baca Juga: Pasangan Tidak Bercerita Secara Detail? Bisa Jadi Tanda Sedang Berbohong, Simak Ciri-Ciri Lengkapnya!

Dengan peningkatan pengguna internet di Indonesia, hal ini menjadi salah satu indikasi bahwa teknologi sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia mencapai 215,63 juta orang untuk periode 2022-2023.

Jumlah tersebut meningkat 2,67% daripada periode sebelumnya, yakni sebanyak 210,03 juta pengguna. Jumlah pengguna internet tersebut setara dengan 78,19% dari total populasi Indonesia yang sebanyak 275,77 juta jiwa.

Pengguna Internet di Indonesia berdasarkan Usia

Badan Pusat Statistik merilis data statistik mengenai gambaran sejauh mana penduduk Indonesia yang berusia 5 tahun ke atas mengakses internet selama tiga bulan terakhir atau biasa disebut dengan penetrasi internet Indonesia.

Baca Juga: Pasangan Tidak Bercerita Secara Detail? Bisa Jadi Tanda Sedang Berbohong, Simak Ciri-Ciri Lengkapnya!

1. Usia 25 tahun ke atas

Berdasarkan data BPS, mayoritas penduduk Indonesia yang berusia 25 tahun ke atas mengakses internet dalam tiga bulan terakhir. Sebanyak 58,63% dari kelompok usia tersebut mengakses internet dalam tiga bulan terakhir. Trennya juga menunjukkan konsisten sejak 2020 yang selalu berada di angka 50% ke atas.

2. Usia 19-24 tahun

Selanjutnya , kelompok umur yang menduduki posisi kedua data ini adalah masyarakat Indonesia yang berusia 19-24 tahun. Dalam kelompok usia 19-24 Tahun, 14,69 persen telah mengakses internet.

3. Usia 13-15 tahun

Kelompok usia 13-15 Tahun memasuki posisi selanjutnya. Dalam kelompok usia ini, 6,77 persen mengakses internet.

Baca Juga: 6 Penyebab Kecelakaan yang Tak Akan Dapat Santunan Jasa Raharja

4. Usia 5-12 tahun

Terakhir, dalam kelompok usia 5-12 Tahun, 12,43 persen anak-anak telah mengakses internet.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum08 Agustus 2026, 09:31 WIB

Film “Dan Bandung” Gelar Gala Premiere di Semarang, Kisah Cinta Anak Muda Siap Tayang

Film “Dan Bandung” menggelar gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang, Jumat (7/8/2026) malam.
Jumpa pers produser dan pemain 
film “Dan Bandung” di sela-sela gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Pendidikan07 Agustus 2026, 11:43 WIB

1.091 Siswa SD-SMP Ramaikan MrKrisOlim Competition 2026, Ajang Kompetisi Nasional Berbasis Fair Play

Lembaga bimbingan belajar spesialis Olimpiade Sains Nasional (OSN), MrKrisOlim, kembali menggelar MrKrisOlim Competition (MKOC) 2026.
 (Sumber: )
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )