Diduga Alami Tekanan Berat, Mahasiswi UNNES Bunuh Diri, Kenali 7 Tanda Seseorang Perlu Bantuan Psilokog

Elsa Krismawati
Rabu 11 Oktober 2023, 14:57 WIB
ilustrasi : 7 tanda seseorang perlu segera ke psikolog (Sumber : freepik)

ilustrasi : 7 tanda seseorang perlu segera ke psikolog (Sumber : freepik)

INFOSEMARANG.COM - Geger peristiwa mahasiswi Unnes diduga bunuh diri di Paragon Mall, Semarang, diduga akibat alami tekanan yang berat.

Hal itu diketahui melalui surat wasiat korban yang ditinggalkan.

Dalam sepucuk surat tulisan tangan tersebut, korban yang belakangan diketahui berinisial NJW itu menuliskan dirinya sudah tidak kuat, dan memilih untuk menyerah.

Baca Juga: Tak Perlu Healing, Tidur Siang Rupanya Berpengaruh Kurangi Stres Lho, Ini 7 Manfaatnya Untuk Kesehatan

Sontak, banyak orang yang berasumsi, NJW sebagai mahasiswi Unnes mengalami depresi berat dan tidak sempat mendapat pertolongan secara psikologis.

Kendati demikian, belum ada laporan resmi pihak kepolisian terkait penyebab tewasnya NJW di Paragon Mall, Semarang, tersebut.

Lantas bagaimana agar kita bisa mengenali tanda orang terdekat butuh bantuan profesional atau psikolog?

Baca Juga: Hati-Hati Bun! Konten Kekerasan Sebabkan Anak Agresif dan Gangguan Kesehatan Mental

Berikut 7 tanda seseorang perlu segera mendapat pertolongan dan pergi ke psikolog.


Kesehatan mental yang terabaikan dapat berkembang menjadi masalah serius dengan dampak yang berbahaya, tidak hanya bagi individu yang mengalaminya, tetapi juga bagi orang di sekitarnya.

Oleh karena itu, penting untuk menyadari tanda-tanda dan gejala yang memerlukan konsultasi dengan seorang psikolog.

Berikut adalah beberapa momen yang tepat untuk mencari bantuan:

1. Sedih yang Berkepanjangan

Merasa sedih adalah hal yang normal, tetapi jika perasaan sedih terus-menerus ada tanpa alasan yang jelas.

Baca Juga: Ikut Salat Istisqa, Mbak Ita: Minta Hujan Turun untuk Padamkan Kebakaran di TPA Jatibarang

Disertai dengan kehilangan minat dalam beraktivitas serta isolasi diri dari pergaulan sosial, ini mungkin merupakan tanda masalah kesehatan mental yang dikenal sebagai hypophrenia.

Konsultasi dengan seorang psikolog akan membantu mengidentifikasi dan mengatasi masalah ini.

2. Stres yang Berkepanjangan

Stres adalah respon psikologis terhadap tekanan emosional dan mental.

Stres jangka panjang dapat mengakibatkan penarikan diri dari lingkungan sosial, berkurangnya nafsu makan, perasaan mudah marah, dan kecenderungan untuk menggunakan perilaku merugikan seperti merokok, minum alkohol, atau penyalahgunaan obat-obatan.

Stres yang berkepanjangan juga dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik, menyebabkan gangguan tidur, sakit kepala, sakit perut, dan masalah kesehatan lainnya.

Baca Juga: 6 Penyebab Kecelakaan yang Tak Akan Dapat Santunan Jasa Raharja

3. Kecemasan yang Tidak Terkendali

Kecemasan yang berlebihan yang sulit untuk dikendalikan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Gejala kecemasan meliputi gemetar, detak jantung yang cepat, sesak napas, kelelahan, ketegangan otot, berkeringat berlebihan, kesulitan tidur, sakit perut, dan masalah lainnya.

Konsultasikan perasaan ini kepada seorang psikolog untuk bantuan yang diperlukan.

Baca Juga: Pasangan Tidak Bercerita Secara Detail? Bisa Jadi Tanda Sedang Berbohong, Simak Ciri-Ciri Lengkapnya!

4. Perubahan Mood yang Drastis

Perubahan mood yang tiba-tiba, seperti mood swing, dapat mengganggu kehidupan sehari-hari.

Ini mencakup perasaan bahagia yang cepat berubah menjadi marah, tersinggung, atau depresi dalam waktu singkat.

Kasus yang parah bisa menyebabkan kecemasan berlebihan, kesulitan berkonsentrasi, serta masalah lainnya.

Psikolog dapat membantu dalam mengatasi perubahan mood yang ekstrem.

Baca Juga: Kepribadian Orang yang Suka Bercermin, Apakah Selalu Jadi Pertanda Narsistik?

5. Gangguan Kepribadian Paranoid

Orang dengan gangguan kepribadian paranoid cenderung selalu curiga terhadap orang lain, meskipun tidak ada bukti atau alasan yang jelas.

Mereka sering menarik diri dari pergaulan sosial dan hidup dalam ketidakpercayaan.
Gangguan ini biasanya muncul pada usia remaja atau dewasa.

Konsultasikan gejala ini kepada seorang psikolog.

Baca Juga: Apa Itu Copycat Suicide, Hal yang Bisa Jadi Pemicu Seseorang Mengakhiri Hidup

6. Halusinasi

Halusinasi adalah gangguan persepsi yang membuat seseorang merasa mendengar, mencium aroma, atau melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada.

Kondisi ini perlu penanganan segera dari seorang psikolog karena dapat membahayakan individu yang mengalaminya dan orang lain di sekitarnya.

7. Menyakiti Diri Sendiri

Tindakan menyakiti diri sendiri, seperti memukul atau menggoreskan benda tajam ke kulit, adalah tanda krisis kesehatan mental yang serius.

Baca Juga: Jadwal 32 Besar Arctic Open 2023: 5 Wakil Indonesia Tanding, Ada Derbi Pram/Yere vs Fikri/Bagas

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal melakukan tindakan ini, segera konsultasikan dengan seorang psikolog, karena hal ini bisa berujung pada percobaan bunuh diri.

Penting untuk tidak mengabaikan tanda-tanda ini dan mencari bantuan profesional saat dibutuhkan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)