SEPAKAT! PUSKOPTI Jawa Tengah Akan Daftarkan Seluruh Anggota dan Pengrajin Tempe Tahu Melalui BPJS Ketenagakerjaan Ungaran

Jeanne Pita W
Selasa 10 Oktober 2023, 11:06 WIB
PUSKOPTI Jawa Tengah Akan Daftarkan Seluruh Anggota dan Pengrajin melalui BPJS Ketenagakerjaan Ungaran   (Sumber : BPJS Ketenagakerjaan)

PUSKOPTI Jawa Tengah Akan Daftarkan Seluruh Anggota dan Pengrajin melalui BPJS Ketenagakerjaan Ungaran (Sumber : BPJS Ketenagakerjaan)

INFOSEMARANG.COM - BPJS Ketenagakerjaan bersama dengan PUSKOPTI Jateng sepakat untuk memberikan perlindungan bagi pengrajin tempe tahu yang ada di Jawa Tengah dengan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani oleh H. Sutrisno Supriantoro, S.E (berpeci) selaku Ketua PUSKOPTI Jateng dan Suharno Abidin selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Ungaran.

Dalam acara tersebut hadir pula Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Tengah dan DIY, Ibu Cahyaning Indriasari didampingi oleh Dhyah Swasti Kusumawardhani selaku Wakil Kepala Bidang Kepesertaan Kantor Wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Baca Juga: Coach Shin Tae-yong Konfirmasi Bakal Perpanjang Kontrak dengan Timnas Indonesia

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Kecil dan Mikro yang sering berperan dalam pemberian modal usaha juga turut hadir pada kegiatan tersebut diwakili oleh Bapak Ari Permana, S.E., M.Si. selaku Direktur Pembiayaan Syariah.

Acara tersebut dibuka oleh Eddy Sulistiyo Bramiyanto, S.E., M.M selaku Kepala Dinas Koperasi,Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi Jawa Tengah, dan diberikan arahan langsung oleh PJ Walikota Salatiga yaitu Drs. Sinoeng Nugroho Rachmadi, M.M..

"Pada intinya, kami setuju untuk memberikan perlindungan dasar bagi anggota ataupun seluruh pengrajin tempe tahu yang ada di Jawa Tengah, karena ini adalah salah satu upaya mensukseskan program Pemerintah" ujar Sutrisno Supriantoro.

"Primkopti yang ada di masing-masing daerah kami minta untuk segera melakukan pendataan, selain berhubungan dengan BPJS Ketenagakerjaan, data tersebut akan menjadi faktor penting dalam pengelolaan PUSKOPTI ke depannya." tutupnya.

Baca Juga: Link Tes Kepribadian Bawaan atau Innate Personality yang Sedang Viral di Media Sosial

BPJS Ketenagakerjaan sendiri memang sedang gencar melakukan sosialisasi bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan dapat dimiliki siapapun yang bekerja dengan program minimal Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

"Iuran program jaminan sosial ketenagakerjaan itu murah, hanya Rp. 560,- per hari, atau jika ingin dibayarkan per 6 bulan bisa senilai Rp. 100.800,-" tutur salah seorang petugas BPJS Ketenagakerjaan.

"Dengan iuran tersebut, jika masyarakat meninggal dunia, mendapatkan santunan senilai 42juta rupiah, bahkan ada beasiswa pendidikan untuk 2 orang anak yang orang tuanya meninggal dan telah menjadi peserta." ujarnya dalam sosialisasi singkat.

Dalam kegiatan tersebut, PJ Walikota Salatiga, Drs. Sinoeng Nugroho Rachmadi, M.M. juga meminta Dinas Koperasi Kota Salatiga untuk mengumpulkan UKM dalam upaya pemberian perlindungan jaminan sosial.

Baca Juga: Cara Login WhatsApp Pakai Nomor yang Sudah Tidak Aktif atau Hilang

"Program ini penting, tapi masyarakat masih sering tertukar dan gagal paham antara BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Padahal dua-duanya berbeda." ujarnya.

Acara yang dihadiri oleh seluruh PRIMKOPTI (Primer Koperasi Tempe Tahu Indonesia) yang ada di Jawa Tengah tersebut diinisiasi oleh Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran atas pertimbangan bahwa pekerja apapun berhak mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum29 Mei 2024, 09:53 WIB

PPDB 2024, Pj Gubernur Jateng Dorong Pemerataan Kualitas Sekolah

Proses penerimaan siswa baru atau PPDB Jateng 2024 harus mendapatkan pengawasan dari inspektorat.
Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana. (Sumber:  | Foto: dok Humas Jateng.)
Umum29 Mei 2024, 09:42 WIB

PPDB SMA/SMK Jateng Bergulir Juni 2024, Anak Tak Sekolah Dapat Jalur Afirmasi

Pemprov Jateng bekerjasama dengan Dinas Sosial untuk menyinkronkan data anak dari keluarga tidak mampu.
Alur PPDB Jateng 2024. (Sumber:  | Foto: dok Humas Jateng.)
Semarang Raya28 Mei 2024, 16:24 WIB

KemenPUPR Serahkan Rumah Apung Tambaklorok, Mbak Ita Minta Warga Ikut Merawat

Setelah asetnya diserahkan Pemkot Semarang, Rumah Apung ini sudah menjadi kewenangan dari Disperkim Kota Semarang.
Rumah Apung Tambaklorok Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti Setiawan.)
Semarang Raya28 Mei 2024, 14:54 WIB

Sosok Maria Felicia, Mahasiswa Undip Juara I Denok Kenang Semarang 2024

Maria menemukan banyak hal baru untuk dipelajari dan dijelajahi saat dirinya berada di zona yang baru.
Maria Felicia, Juara I Denok Kenang Semarang 2024.
 (Sumber:  | Foto: Sakti Setiawan.)
Umum28 Mei 2024, 14:49 WIB

KA Banyubiru Semarang-Solo Layani Penumpang di Stasiun Telawa Boyolali Per 1 Juni 2024

Bagi masyarakat di sekitar Kabupaten Boyolali yang hendak menuju Semarang maupun Solo menggunakan kereta api, kini dapat menggunakan KA Banyubiru
Stasiun Telawa Kabupaten Boyolali. (Sumber:  | Foto: Sakti Setiawan.)
Semarang Raya28 Mei 2024, 09:47 WIB

Warak Padewaras Jadi Maskot Pilwakot Semarang 2024

Warak “Padewaras” masih sangat relevan menggambarkan toleransi dan kedamaian Kota Semarang.
Launching Maskot dan Jingle Pemilihan Wali Kota Semarang 2024. (Sumber:  | Foto: Sakti Setiawan.)
Olahraga28 Mei 2024, 09:37 WIB

Bank Jateng Borobudur Marathon 2024 Siapkan Hadiah Rp2,6 Miliar

Event sport tourism yang menjadi andalan Jateng ini rencananya diikuti 10.000 pelari.
Peluncuran penyelenggaraan event Bank Jateng Borobudur Marathon 2024. (Sumber:  | Foto: Sakti Setiawan.)
Semarang Raya28 Mei 2024, 09:34 WIB

Bank Jateng Borobudur Marathon 2024 Siapkan Hadiah Rp2,6 Miliar

Event sport tourism yang menjadi andalan Jateng ini rencananya diikuti 10.000 pelari.
Peluncuran penyelenggaraan event Bank Jateng Borobudur Marathon 2024. (Sumber:  | Foto: Sakti Setiawan.)
Umum25 Mei 2024, 12:26 WIB

1.728 Panwaslu Kecamatan Pemilihan Serentak 2024 Dilantik, Tugas Berat Menanti

Pelantikan dilakukan secara serentak di 35 Kabupaten/Kota.
Panwaslu Kecamatan Pemilihan Serentak 2024 Dilantik. (Sumber:  | Foto: Sakti Setiawan.)
Semarang Raya25 Mei 2024, 12:20 WIB

Dibangun Sejak 2022, RSUD Mijen Semarang Belum Juga Beroperasi

Saat ini RSUD Mijen belum bisa digunakan karena pembangunan sarana dan prasarana yang belum selesai total.
RSUD Mijen Kota Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti Setiawan.)