Terungkap, Dugaan Siswi SD Siapkan Kursi dan Lompat dari Lantai 4 Gedung SDN 6 Pesanggrahan Jakarta Selatan

Galuh Prakasa
Rabu 27 September 2023, 15:46 WIB
Ilustrasi | Temuan terbaru dalam kasus kematian siswi SD yang terjatuh dari lantai 4 gedung sekolah di Jakarta Selatan. (Pixabay)

Ilustrasi | Temuan terbaru dalam kasus kematian siswi SD yang terjatuh dari lantai 4 gedung sekolah di Jakarta Selatan. (Pixabay)

INFOSEMARANG.COM -- Aparat Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menemukan barang bukti krusial yang dapat menjelaskan kematian tragis siswi SD berusia kelas 6 bernama SR.

Dalam insiden yang menyedihkan ini, SR ditemukan terjatuh dari lantai 4 Gedung SD Negeri 06 Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada tanggal 26 September lalu.

Setelah menjalani perawatan medi di Rumah Sakit Fatmawati, korban SR dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: Bangga! Muhammad Sejahtera Dwi Putra Borong 4 Medali di Asian Games 2022, Jadi Penyumbang Emas Pertama Untuk Indonesia

Kini, beberapa temuan penting menjadi sorotan dalam penyelidikan ini.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan beberapa barang bukti penting terkait kasus ini.

Barang bukti yang diamankan berupa rekaman CCTV dan sebuah kursi yang diduga digunakan oleh korban untuk memanjat pagar pembatas sebelum melompat dari gedung sekolah.

"Ya, semua barang bukti itu sudah kami amankan," kata Kasatreskrim AKBP Bintoro.

Fakta mengenai kursi ini terkuak melalui pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area sekolah.

Baca Juga: NGERI! Siswa SMP Tendang Teman Sekelas di Cilacap Sempat Selebrasi Usai Lakukan Penganiayaan

Rekaman CCTV ini menjadi bukti kunci yang mendukung dugaan bahwa korban SR melakukan loncatan tragis dari lantai 4 gedung sekolah tersebut.

Sementara visum dan otopsi terhadap jasad korban telah dilakukan, penyelidikan masih terus berlangsung.

"Termasuk visum maupun otopsi terhadap jasad korban sudah dilakukan jadi untuk sementara ini, korban SR diduga loncat (melompat) dari lantai 4 gedung SD," katanya

Beberapa saksi juga akan diperiksa untuk mengungkapkan lebih banyak informasi terkait peristiwa ini.

Meskipun demikian, belum ada kesimpulan pasti yang dapat diambil dalam hal motif atau penyebab korban nekat melakukan tindakan tersebut.

Baca Juga: Banyak Guru Pensiun, Pemkab Batang, Jawa Tengah Buka Kuota 1.400 PPPK Guru pada Seleksi CASN 2023

Kepolisian dengan tekun melanjutkan upaya penyelidikan ini, berfokus pada pengungkapan fakta-fakta yang lebih jelas.

"Intinya, kami berusaha. Pagi ini juga memerintahkan Kanit PPA, KPAI dan UPT P3A untuk sama-sama datang ke sekolah, memberikan kontribusi baik penanganan trauma psikis maupun mencari solusi jangan sampai kejadian itu berulang di SD tersebut," katanya dikutip dari Antara, Rabu, 27 September 2023.

Dengan temuan baru ini, kasus kematian tragis siswi SD SR semakin terangkat ke permukaan.

Pihak berwenang bertekad untuk mengungkap semua fakta yang mungkin terkait dengan insiden ini dan memberikan keadilan kepada korban.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )