Lagi! Warung Makan Madun Oseng Nyak Kopsah Dapat Kritik Pedas dari Flood Vlogger: Amburadul!

Arendya Nariswari
Sabtu 23 September 2023, 06:09 WIB
Lagi! Warung Makan Madun Oseng Nyak Kopsah Dapat Kritik Pedas dari Flood Vlogger: Amburadul! (Sumber : Instagram/@codebluuu)

Lagi! Warung Makan Madun Oseng Nyak Kopsah Dapat Kritik Pedas dari Flood Vlogger: Amburadul! (Sumber : Instagram/@codebluuu)

INFOSEMARANG.COM - Seperti kita ketahui beberapa waktu lalu food vlogger Aa Juju melakukan review jujur terhadap hidangan di Warung Makan Madun Oseng Nyak Kopsah.

Meski kritiknya terbilang halus, namun pemilik Warung Makan Madun Oseng Nyak Kopsah terlihat tidak terima dengan review tersebut dan mengunggah video klarifikasi bernada marah-marah atau banyak menyebutnya anti kritik.

Baca Juga: Diduga Karena Mie Iblis, Mie Gacoan Cabang Pamekasan Diruqyah?

Terbaru, seorang food vlogger yakni @codebluuu kembali mengunggah review dirinya setelah makan di Warung Makan Madun Oseng Nyak Kopsah tersebut.

Jauh lebih pedas dari Aa Juju, food vlogger ini mengkritik habis-habisan hidangan di warung tersebut.

Meski tempatnya sederhana, food vlogger itu mengaku harga makanan yang ditawarkan terlalu mahal.

"Ini mix oseng Rp75 ribu jo, warung ini Rp75 ribu. Nih, mix oseng, kecil banget lagi. Enggak enak, serius, waduh rasanya kacau, amburadul," tutur food vlogger itu.

Kemudian ia juga memperlihatkan kondisi udang yang disajikan belum terlalu dibersihkan namun sudah digoreng.

Baca Juga: Oknum Guru SMP di Wonogiri Cabuli Murid 4 Kali di Laboratorium Sekolah

"Lihat nih, udangnya, tuh ta*inya masih ada, kek mana ini ta*i masih ada, gila," imbuhnya.

Menu ayam kecap yang dipesannya juga dirasa terlalu keras hingga dirinya kesulitan saat memotongnya menjadi bagian lebih kecil.

Tidak semua menu ia kritik, food vlogger tersebut mengatakan jika Sambal Leunca dan telur dadarnya punya cita rasa nikmat.

Baca Juga: TPA Jatibarang Kembali Terbakar, Api Sambar Kandang Sapi, Tiga Ekor Terbakar

Food vlogger ini kembali dibuat kecewa ketika memcicipi fuyunghai yang dipesannya.

Ia mengatakan rasanya tak karuan dan gumpalan tepungnya begitu terasa.

"Kek mana ini, benyek-benyek, tepung kebanyakan, bumbu kagak berasa. Enggak tahu makan apa, kayak makan gumpalan muntah gitu dikasih bumbu saos manis," sebutnya.

Baca Juga: Begini Respon Najwa Shihab Soal Pernyataan Ganjar Pranowo yang Dinilai Rendahkan Jurnalis dan MC

Dari kejauhan, food vlogger tersebut juga terlihat merekam salah satu pelanggan yang membungkus sisa makanan menggunakan plastik tanpa alas apa pun.

Hal ini tentu membuat publik beranggapan bahwa review sebelumnya yang dibawakan Aa Jujur bukan settingan melainkan benar adanya.

Food vlogger ini lantas memberikan rating 3/10 untuk pengalaman di Warung Makan Madun Oseng Nyak Kopsah.

Ia juga menemukan kejanggalan pada penghitungan harga total seperti misalnya saat dirinya memesan nasi 1/2 porsi dengan harga Rp20 ribu.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )