PARAH! Viral Bayi Dikerok Pengasuh Sampai Menangis Histeris, Bagian Punggung Memerah Bikin Publik Tak Tega

Arendya Nariswari
Jumat 15 September 2023, 18:00 WIB
PARAH! Viral Bayi Dikerok Pengasuh Sampai Menangis Histeris, Bagian Punggung Memerah Bikin Publik Tak Tega (Sumber : TikTok/@tia.rochman)

PARAH! Viral Bayi Dikerok Pengasuh Sampai Menangis Histeris, Bagian Punggung Memerah Bikin Publik Tak Tega (Sumber : TikTok/@tia.rochman)

INFOSEMARANG.COM - Viral bayi dikerok pengasuh hingga menangis histeris baru-baru ini membuat publik tak habis pikir sekaligus sedih.

Seorang ibu pemilik akun TikTok @Tia.Rochman baru-baru ini menceritakan pengalamannya ketika meninggalkan sang bayi di rumah bersama sang pengasuhnya.

Namun saat pulang, ibu tersebut dikejutkan sebab kondisi punggung bayinya yang masih berusia 13 bulan itu memerah.

Baca Juga: Fitur Baru "ASN Karier" di Portal SSCASN 2023, Berikan Informasi Lengkap Formasi Jabatan, Portal Dibuka 17 September

Pengasuh tersebut tanpa izin dari ibu anak itu nekat mengerok sang bayi sebab menurutnya sedang tak enak badan.

Kepada ibu dari bayi itu, sang pengasuh sempat meminta maaf sebab sudah mengerok punggung anaknya.

Menurut pengasuhnya, bayi 13 bulan itu sejak pagi tidak aktif, hingga mengalami keringat dingin yang membuatnya berasumsi sang anak sedang kurang enak badan.

Alhasil, pengasuh tersebut berinisiatif mengerok punggung si bayi malang itu.

Baca Juga: Kenali Modus Penipuan Pelaku Love Scaming, Jangan Sampai Jadi Korban

"Pas aku baru sampe rumah habis pulang kerja, bibi (susnya Ibrahim) langsung bilang gini, "bu maaf ya bu. Baim saya kerokin". Kejadiannya setelah alu berangkat kerja, kata bibi sekitar jam 11 siang Baim rewel, lemes. Padahal biasanya aktif dan nggak pernah merengek," curhat sang ibu.

"Pas dicek badannya keringet dingin. Dicek perutnya kembung. Jadi bibi ini sejak ngurusin, keempat anaknya dia sendiri memang kalo masuk angin suka kerokan," imbuhnya.

Tanpa bertanya, sang bibi langsung mengerok punggung bayi tersebut sampai kondisinya memerah dengan uang Rp1.000.

Sang bayi sebab merasa tak nyaman langsung menangis histeris karena kesakitan.

Baca Juga: WADUH! Perpanjangan Kontrak YG Entertainment Diduga Ditolak Lisa BLACKPINK, Benarkah?

Hati ibu dari bayi itu tentu saja terluka ketika melihat sang anak punggungnya dalam kondisi tak karuan usai dikerok pengasuhnya.

"Aku adalah team yang kerokan kalau masuk angin, tapi kalau bayiku dikerokin gini nggak sanggup rasanya. Mom please share pengalaman kalian saat anak kalian sakit atau luka," tulis Tia.

Beberapa warganet ikut merasa sedih melihat hasil kerokan sang pengasuh terhadap bayi itu.

Namun beberapa justru curiga jika ada sesuatu yang ditutupi oleh sang pengasuh di balik kerokan itu.

Baca Juga: WASPADA Love Scaming, Penipuan Berkedok Asmara yang Sudah Telan Banyak Korban

"Bawa ke dokter, aku curiga itu ada yang ditutupin kerokannya, nggak beres acak-acakan gitu lo," ungkap salah seorang warganet.

"Curiga kayak ada yang ditutupin di balik kerokan," imbuh warganet lain

"Biasanya bayi kalau dikerok pakai bawang merah, aku aja yang dewasa ga kuat pakai koin seribuan," timpal warganet lainnya.

"Ya Allah nangis banget, kalau aku udah ngamuk-ngamuk anak aku diginiin," sebut warganet lain.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )