Diduga Faktor Ekonomi Jadi Alasan Suami Tega Bunuh Istri di Cikarang, Nando Kusuma Wardana Tersulut Emosi Gegara Hal Ini

Arendya Nariswari
Selasa 12 September 2023, 19:34 WIB
Diduga Faktor Ekonomi Jadi Alasan Suami Tega Bunuh Istri di Cikarang, Nando Kusuma Wardana Tersulut Emosi Gegara Hal Ini (Sumber : Instagram/@infocikarang)

Diduga Faktor Ekonomi Jadi Alasan Suami Tega Bunuh Istri di Cikarang, Nando Kusuma Wardana Tersulut Emosi Gegara Hal Ini (Sumber : Instagram/@infocikarang)

INFOSEMARANG.COM - Nando Kusuma Wardana kini resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan terhadap istrinya sendiri yakni Mega Suryani Dewi.

Pada tanggal (7/9/2023) menurut informasi Mega Suryani Dewi dengan sang suami sempat terlibat cekcok.

AKP Rusnawati selaku Kapolsek Cikarang menyebutkan bahwa dalam kasus tersebut tak ada unsur pembunuhan berencana.

Baca Juga: Mega Suryani Dewi Sebelum Tewas Dibunuh Mengaku Kerap Dikasari Ibu Mertua dan Suami

Tersangka pada waktu cekcok dengan istri terbawa emosi hingga melakukan kekerasan yang menyebabkan Mega tewas.

"Kejadian ini tidak ada sama sekali perencanaan, jadi ini murni emosi sesaat cekcok antara suami istri," ungkap AKP Rusnawati dikutip dari YouTube tvOneNews.

KDRT yang disebabkan faktor ekonomi juga menjadi salah satu pemicu Nando melakukan KDRT terhadap istri.

MSD seperti diceritakan Nando sempat mengucapkan kalimat yang membuatnya sakit hati.

Baca Juga: Bukannya Bersih, Salah Pilih Sabun Cuci Muka Bisa Berbahaya untuk Kulit Wajah

Sebab emosi, tersangka langsung sempat memukul MSD lalu menyeretnya ke dapur dan menggoroknya dengan pisau.

MSD yang sudah tidak bernyawa sebelum jasadnya diletakkan di tempat tidur sempat dimandikan oleh Nando.

Baca Juga: Bikin Resah, Tukang Palak di Gunung Merbabu Kembali Muncul Ambil Bekal Para Pendaki

Sebelum menyerahkan diri ke polisi, ia sempat pergi ke rumah mertua untuk menitipkan kedua anaknya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )