Catat! 4 Materi Ini Pasti Keluar Dalam TWK Seleksi CPNS 2023, Sebaiknya Pelajari dari Sekarang

Elsa Krismawati
Minggu 20 Agustus 2023, 21:18 WIB
CPNS Kejaksaan membuka peluang bagi Sarjana Hukum untuk mengisi formasi Jaksa (Sumber : instagram @biropegkejaksaan)

CPNS Kejaksaan membuka peluang bagi Sarjana Hukum untuk mengisi formasi Jaksa (Sumber : instagram @biropegkejaksaan)

INFOSEMARANG.COM - Dalam dunia rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), TWK, TIU, dan TKP merupakan tiga bidang materi utama yang dievaluasi dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Sebentar lagi CPNS 2023 akan dibuka pada bulan September 2023, sehingga perlu persiapan yang matang!

Mulai dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai bagian dari SKD.

Baca Juga: Minat Ikut CPNS Kejaksaan, Tapi Berat Badan Belum Ideal? Coba Diet Intermittent Fasting Aja! Begini Caranya

SKD, sebagai ujian awal, menjadi tahap pertama bagi calon CPNS untuk diatasi.

Pada dasarnya, TWK, TIU, dan TKP dirancang untuk mengukur pengetahuan umum.

Selain itu juga mengukut kecerdasan peserta sebelum memperdalam keterampilan spesifik yang relevan dengan bidang yang dipilih dalam tahap berikutnya, yang dikenal sebagai Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Baca Juga: Contoh Menulis Deskripsi Pengalaman Kerja Untuk Formasi PPPK Tenaga Teknis di CPNS 2023

Ketiga soal tes SKD ini biasanya diberikan waktu 100 menit untuk diselesaikan.

Kecuali bagi peserta dengan gangguan penglihatan yang diberikan waktu 130 menit.

Informasi lengkap mengenai TWK, TIU, dan TKP dapat ditemukan dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1023 Tahun 2021 tentang Nilai Ambang Batas untuk Seleksi Kompetensi Dasar dalam Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2021.

Baca Juga: Bank Mandiri Kenalkan Fitur Livin’ Around the World di 3 Negara

Tes Wawasan Kebangsaan atau TWK terdiri dari 30 pertanyaan.

Sesuai dengan namanya, TWK mengevaluasi pengetahuan umum seputar identitas nasional atau wawasan kebangsaan.

4 Materi TWK di CPNS 2023

Adapun materi TWK yang diprediksi keluar di CPNS 2023, kontennya terdiri atas Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang meliputi:

Baca Juga: Bocoran Tata Tertib Pelaksanaan Tes Online CPNS 2023, Catat Supaya Tidak Didiskualifikasi!

a. Sistem tata negara Indonesia, baik pada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
b. Sejarah perjuangan bangsa.
c. Peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global.
d. Kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar.

Sebaiknya calon pelamar CPNS 2023 segera melakukan persiapan dengan mengerjakan contoh soal TWK yang sudah banyak tersebar di banyak platform.

Baca Juga: Ramai Bahas Kualitas Udara di Jakarta, Kota di Jawa Tengah ini Juga Punya Tingkat Polusi Sangat Buruk

Hal itu diharapkan dapat menunjang performas Anda ketika saatnya harus mengikut TWK di seleksi CPNS 2023 mendatang.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)