Susunan Acara Malam Tirakatan 17 Agustus, Mengenang Jasa Pahlawan Sekaligus Bersilaturahmi

Arendya Nariswari
Rabu 16 Agustus 2023, 05:27 WIB
Ilustrasi bendera merah putih (Sumber : Unsplash/Bisma Mahendra)

Ilustrasi bendera merah putih (Sumber : Unsplash/Bisma Mahendra)

INFOSEMARANG.COM - Susunan acara malam tirakatan guna memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus kerap dipertanyakan oleh beberapa orang terutama para panitia.

Sebelum menjelaskan tentang susunan acaranya, alangkah baiknya jika kita mengenal terlebih dahulu apa makna malam tirakatan yang sesunggunya.

Biasanya malam tirakatan sendiri merupakan tradisi menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia yang dilakukan di sejumlah wilayah terutama Jawa Tengah dan sekitarnya.

Baca Juga: Makna Malam Tirakatan, Tradisi 17 Agustus yang Sering Diadakan Masyarakat di Jawa Tengah

Pada kegiatan ini, biasanya warga masyarakat dari berbagai usia dan kalangan berkumpul di suatu tempat dan mendengarkan sejarah kemerdekaan RI serta doa bersama.

Seiring berjalannya waktu, malam tirakatan umumnya diramaikan dengan momen menonton film bertema Kemerdekaan RI atau pentas seni hingga pembagian hadiah lomba 17an.

Nah, untuk lebih lengkapnya, yuk simak susunan acara malam tirakatan 17 Agustus yang biasanya dilaksanakan setiap setahun sekali ini.

Baca Juga: Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2023 yang Menyentuh Hati dengan Susunan Kata yang Indah

Susunan Acara Malam Tirakatan

1. Pembukaan

Biasanya terdiri dari sambutan kepala RT atau RW setempat, serta perwakilan panitia. MC juga biasanya menjelaskan susunan acara di awal acara malam tirakatan.

2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya

Umumnya warga bersama-sama menyanikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh kelompok paduan suara terpilih.

Biasanya kelompok paduan suara diisi oleh pemuda pemudi RT/RW setempat atau kelompok ibu-ibu diikuti oleh warga yang menghadiri malam tirakatan.

Baca Juga: Alasan Pengibaran Bendera Merah Putih 17 Agustus Hanya Diiringi Instrumental Indonesia Raya

3. Mengheningkan cipta

Mengenang jasa para pahwalan sembari berdoa, biasanya diiringi lagu mengheningkan cipta yang juga dipandu oleh tim paduan suara.

4. Membaca teks proklamasi 17 Agustus 1945 dan Pancasila

Biasanya pembacaan teks proklamasi 17 Agustus dan Pancasila dibawakan oleh perangkat desa terpilih atau pemuda-pemudi karang taruna.

5. Menyanyikan lagu kebangsaan

Memeriahkan dan membangkitkan semangat nasionalisme melalui lagu kebangsaan yang biasanya juga dibawakan oleh tim paduan suara terpilih

Baca Juga: 7 Rangkaian Kegiatan HUT 78 RI, Puncak di 17 Agustus 2023, Gaji PNS Naik akan Diumumkan?

6. Pembacaan doa

7. Pemotongan tumpeng

8. Pentas seni

9. Pembagian hadiah lomba 17 Agustus dan juga hiburan serta penutup acara.

Nah, itu dia tadi susunan acara malam tirakatan 17 Agustus yang biasanya dilaksanakan di RT atau RW setempat khususnya wilayah Jawa Tengah.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )