Bahas Polusi Udara Jakarta, Presiden Jokowi Gelar Rapat Terbatas, Apa Saja yang Dibahas?

Arendya Nariswari
Selasa 15 Agustus 2023, 05:44 WIB
Solusi yang ditawarkan Jokowi terkait isu polusi dan buruknya kualitas udara di Jakarta (Sumber : Tangkapan layar YouTube/Sekretariat Presiden)

Solusi yang ditawarkan Jokowi terkait isu polusi dan buruknya kualitas udara di Jakarta (Sumber : Tangkapan layar YouTube/Sekretariat Presiden)

INFOSEMARANG.COM - Polusi udara Jakarta belakangan tengah ramai diperbincangkan oleh publik sebab kualitas udaranya menyentuh angka tidak sehat.

Oleh karenanya, kemarin Senin (14/8/2023) di Istana Merdeka Presiden Jokowi menggelar rapat terbatas bersama para menteri.

Berdasarkan laporan yang diterima Presiden Jokowi, Per 13 Agusus 2023 kemarin indeks kualitas di DKI Jakarta terbilang tidak sehat yakni menyentuh angka 156.

Baca Juga: NGERI! Viral Video Beda Langit Jogja vs Jakarta yang Terdampak Polusi Udara, Netizen Sampai Merinding

Video cuplikan rapat terbatas mengenai polusi udara Jakarta tersebut sempat diunggah oleh Menparekraf Sandiaga Uno melalui akun Insstagram pribadinya.

"Kualitas udara di Jabodetabek selam satu pekan terakhir sangat-sangat buruk, dan kemrin indeks kualitas udara di DKI Jakarta di atas angka 156 dengan keterangan tidak sehat, "sebut Presiden Jokowi.

"Saya memiliki beberapa catatan yang perlu menjadi perhatian seluruh kementerian dan lembaga terkait, yang pertama jangka pendek," imbuhnya.

Presiden Jokowi meminta adanya intervensi yang dapat membuat kualitas udara Jabodetabek menjadi lebih sehat.

Baca Juga: HATI-HATI! Polusi Udara Jakarta Bisa Sebabkan Penyakit Ini

Selanjutnya Presiden Jokowi juga memberikan saran berupa adanya rekayasa cuaca agar kawasan Jabodetabek diguyur hujan.

"Kemudian perbanyak ruang terbuka hijau, ini pelu anggaran, disiapkan anggaran," sebutnya.

Presiden Jokowi juga menyarankan jika perlu sejumlah kantor di Jabodetabek oleh pemerintah harus mulai melaksanakan hybrid working dari rumah dan juga kantor.

Melalui rapat tersebut Presiden Jokowi juga meminta elektrifitas kendaraan umum dengan bantuan pemerintah dipercepat.

Baca Juga: Mencengangkan! Kualitas Udara Semarang Hari Ini Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif

Presiden Jokowi juga meminta adanya pengawasan ekstra terkait sektor industri dan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Jabodetabek.

Terakhir, Presiden Jokowi juga menyarankan adanya edukasi terhadap publik yang seluas-luasnya terkait bagaimana cara mengatasi polusi udara Jakarta agar kualitas udara tak semakin memburuk.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )