Pengakuan Tersangka Kasus Anak Tega Bunuh Ibu dan Lukai Ayah di Depok, Motifnya Bikin Geleng-geleng

Elsa Krismawati
Senin 14 Agustus 2023, 07:00 WIB
Ilustrasi: Anak tega bunuh Ibu di Depok (Sumber : pixabay.com)

Ilustrasi: Anak tega bunuh Ibu di Depok (Sumber : pixabay.com)

INFOSEMARANG.COM - Kasus pembunuhan Ibu di Depok oleh anaknya terus bergiulir, kali ini pihak berwenang mengungkap motif tersangka.

Pada Kamis, 10 Agustus 2023, sebuah insiden mengerikan terjadi di Sindangkarsa RT3/8, Sukamaju Baru, Tapos, Kota Depok, di mana satu keluarga ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.

Awalnya, kejadian ini terungkap ketika seorang penduduk mendengar teriakan mengerikan datang dari rumah Azis Munir, yang biasa dikenal dengan inisial AM, sekitar pukul 09.30 WIB.

Setelah mendengar suara tersebut, warga segera mendekati rumah korban, namun sayangnya pintu rumah terkunci.

Baca Juga: Dua Nelayan Pencari Kerang Meninggal Tenggelam di Perairan Semarang, Diduga Kapal Diterjang Ombak

Kepala Urusan Humas Polres Metro Depok, Iptu Made Budi, menceritakan bahwa setelah berhasil membuka pintu, warga berusaha masuk ke dalam rumah untuk mencari keluarga korban.

Di dalam rumah, mereka menemukan AM dan anaknya, RAR, terbaring di dalam kamar dengan luka-luka.

Dalam situasi yang mengejutkan ini, warga segera menghubungi Pospol Leuwinanggung, yang kemudian mengkoordinasikan ke Polsek Cimanggis.

Baca Juga: Panpel Sisir CCTV Buru Pelaku Ledakan Petasan di Tribun Timur Stadion Jatidiri, Komdis PSSI Beri Hukuman Denda Rp 50 Juta

Made melanjutkan, bahwa bersama-sama dengan polisi, warga berusaha mencari anggota keluarga lainnya, yaitu istri dari korban.

Setelah pencarian intensif, istri korban dengan inisial SW ditemukan tak bernyawa di dapur dengan luka yang mengenai tubuhnya.

Tidak butuh waktu lama bagi pihak Polsek Cimanggis untuk mengungkap motif di balik tragedi ini.

Baca Juga: Nonton Live Streaming Gratis Borneo FC vs Persikabo 1973, Kick Off 19.00 WIB, Minggu 13 Agustus 2023

Terungkaplah bahwa pelaku pembunuhan adalah Rifki Azis Ramadhan (22), anak dari pasangan korban.

Rifki dilaporkan telah menganiaya ibu kandungnya, Sri Widiastuti, hingga menyebabkan kematiannya, dan juga melukai ayahnya, Bakti Azis Munir (AM).

Motif di balik tindakan mengerikan ini adalah karena Rifki merasa frustrasi karena merasa tidak mampu memenuhi harapan orang tuanya, yang pada akhirnya mendorongnya untuk melakukan tindakan tragis ini di rumah keluarganya di Jalan Bakti Abri, Tapos, Kota Depok.

Baca Juga: Bus Pariwisata Terbakas Habis Tinggal Rangka di Jalan Solo-Yogyakarta, Beruntung 46 Penumpang Selamat

Pelaku, Rifki Azis Ramadhan, yang sekarang ditahan di Polsek Cimanggis, Polres Metro Depok, mengakui rasa penyesalan atas perbuatannya, meskipun ia mengaku memiliki perasaan dendam yang dimulai sejak masa sekolah dasar.

Rifki juga mengungkapkan bahwa penusukan terhadap ibunya dan melukai ayahnya dipicu oleh perasaan sakit hati yang dalam.

Rasa benci terhadap kedua orangtuanya bahkan telah membuatnya menangis.

Baca Juga: Yuk Ikuti Tips Pembuatan CV ATS Friendly Bagi Fresh Graduate Tanpa Pengalaman Kerja

"Dalam diri saya ada kebencian yang terus memaksa saya untuk bersikap kuat, walaupun sebenarnya saya merasa hancur," kata Rifki dikutip Infosemarang.com dari KompasTV 14 Agustus 2023.

Rifki menjelaskan bahwa kemarahan yang ia alami dari orang tuanya sejak masa sekolah dasar merupakan hasil dari pelampiasan atas masalah dan tekanan yang orang tuanya hadapi sendiri.

"Alasan di balik tindakan ini mungkin sebagian berasal dari ketidakbahagiaan yang mereka alami, yang kemudian mereka salurkan kepada saya," kata Rifki.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum08 Agustus 2026, 09:31 WIB

Film “Dan Bandung” Gelar Gala Premiere di Semarang, Kisah Cinta Anak Muda Siap Tayang

Film “Dan Bandung” menggelar gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang, Jumat (7/8/2026) malam.
Jumpa pers produser dan pemain 
film “Dan Bandung” di sela-sela gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Pendidikan07 Agustus 2026, 11:43 WIB

1.091 Siswa SD-SMP Ramaikan MrKrisOlim Competition 2026, Ajang Kompetisi Nasional Berbasis Fair Play

Lembaga bimbingan belajar spesialis Olimpiade Sains Nasional (OSN), MrKrisOlim, kembali menggelar MrKrisOlim Competition (MKOC) 2026.
 (Sumber: )
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )