3 Cara Menyelamatkan Diri dari Gempa Bumi dan Tanda Bakal Gempa

Andika Bahrudin
Selasa 08 Agustus 2023, 13:24 WIB
3 cara menyelamatkan diri dari gempa bumi dan tanda bakal gempa. (Pixabay)

3 cara menyelamatkan diri dari gempa bumi dan tanda bakal gempa. (Pixabay)

INFOSEMARANG.COM – Gempa bumi adalah bencana alam yang memiliki dampak besar terhadap berbagai aspek jika terjadi dalam skala yang besar. Ada beberapa hal yang perlu disiapkan di manapun kita berada, terutama di wilayah yang rawan gempa, yakni cara menyelamatkan diri dari gempa bumi.

Adapun cara menyelamatkan diri dari gempa bumi ini harus disosialisasikan, paling kecil ke keluarga. Lebih baik jika seluruh yang Anda kenal juga tahu.

Tips untuk menyelamatkan diri dari gempa bumi

Jika Anda berada di dalam ruangan, segera turun ke bawah dan berlindung di bawah meja atau benda yang kokoh lainnya. Jika Anda tidak dapat menemukan tempat yang aman untuk berlindung, segera lindungi kepala dan leher Anda dengan tangan.

Baca Juga: Bagaimana Tips KPR Ringan? Cara Membeli Rumah Pertama Harga Sesuai Wajib Paham

Jika Anda berada di luar ruangan, segera menjauh dari gedung, pohon, dan kabel listrik. Cari tempat terbuka yang aman untuk berlindung, seperti lapangan atau taman.

Jika Anda sedang mengemudi, segera berhenti di tempat yang aman dan jauh dari gedung atau jembatan. Jangan keluar dari mobil sampai gempa bumi benar-benar berhenti.

Setelah gempa bumi berhenti, segera keluar dari gedung dan periksa keadaan sekitar. Jika ada tanda-tanda bahaya, seperti kebakaran atau retakan di bangunan, segera evakuasi dan cari tempat yang aman.

Tips untuk mempersiapkan diri menghadapi gempa bumi:

Buatlah rencana evakuasi untuk keluarga Anda. Tentukan tempat yang aman untuk berlindung dan jalur yang akan Anda lalui saat terjadi gempa bumi.

Siapkan tas siaga bencana. Tas ini berisi barang-barang yang Anda butuhkan untuk bertahan hidup selama beberapa hari, seperti makanan, air, obat-obatan, dan perlengkapan lainnya.

Periksa rumah Anda untuk memastikannya tahan gempa. Jika Anda tinggal di daerah yang rawan gempa, Anda perlu melakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan rumah Anda tahan gempa.

Dengan mengikuti tips-tips ini, Anda dapat meningkatkan peluang untuk selamat dari gempa bumi.

Baca Juga: Bunda, Begini 8 Cara Atur Keuangan Rumah Tangga Budget 3 Juta Per Bulan, Hindari Beli Barang Kredit!

Tanda-tanda Gempa Bumi

Gempa bumi adalah peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak dapat diprediksi. Namun, ada beberapa tanda yang dapat memberi Anda peringatan dini bahwa gempa bumi akan terjadi. Tanda-tanda ini meliputi:

Getaran yang tidak biasa: Gempa bumi dapat menyebabkan getaran yang tidak biasa di tanah, bangunan, dan benda-benda lainnya. Getaran ini mungkin terasa seperti gelombang yang datang dan pergi, atau seperti guncangan yang tiba-tiba.

Suara yang keras: Gempa bumi juga dapat menyebabkan suara yang keras, seperti suara ledakan atau guntur.

Hewan yang gelisah: Hewan-hewan, seperti anjing dan kucing, sering kali dapat merasakan gempa bumi sebelum manusia. Jika Anda melihat hewan-hewan ini gelisah atau ketakutan, itu bisa menjadi tanda bahwa gempa bumi akan terjadi.

Jika Anda melihat atau merasakan salah satu dari tanda-tanda tersebut, segera cari tempat yang aman untuk berlindung. Tempat yang aman untuk berlindung dari gempa bumi adalah di bawah meja atau benda yang kokoh lainnya. Jika Anda berada di luar ruangan, segera menjauh dari gedung, pohon, dan kabel listrik. Cari tempat terbuka yang aman untuk berlindung, seperti lapangan atau taman.

Tas Siaga Bencana

Tas siaga bencana adalah tas yang berisi barang-barang yang Anda butuhkan untuk bertahan hidup selama beberapa hari jika terjadi bencana alam, seperti gempa bumi, banjir, atau kebakaran. Isi tas siaga bencana harus disesuaikan dengan kebutuhan Anda dan keluarga, tetapi secara umum harus mencakup barang-barang berikut:

Makanan dan minuman yang tahan lama, seperti makanan kaleng, biskuit, dan air minum.

Peralatan medis, seperti obat-obatan yang diresepkan, obat-obatan umum, dan pembalut.

Perlengkapan kebersihan, seperti sabun, pasta gigi, sikat gigi, dan tisu toilet.

Peralatan untuk tidur, seperti tenda, sleeping bag, dan matras.

Peralatan untuk memasak, seperti kompor, panci, dan piring.

Peralatan untuk pencahayaan, seperti senter dan baterai.

Peralatan untuk komunikasi, seperti radio dan telepon genggam.

Dokumen penting, seperti fotokopi KTP, SIM, paspor, dan polis asuransi.

Uang tunai.

Anda juga perlu mengemas tas siaga bencana dengan cara yang mudah dibawa dan diakses. Tas harus berukuran cukup besar untuk menampung semua barang yang Anda butuhkan, tetapi tidak terlalu besar sehingga sulit dibawa. Tas juga harus memiliki tali yang kuat agar tidak mudah rusak.

Anda harus menyimpan tas siaga bencana di tempat yang mudah dijangkau, seperti di dekat pintu keluar rumah. Anda juga harus memeriksa isi tas siaga bencana secara berkala untuk memastikan bahwa semua barang masih dalam kondisi baik.

Baca Juga: Cara ke IGD Pakai BPJS Kesehatan Tanpa Rujukan Terbaru 2023

Dengan menyiapkan tas siaga bencana, Anda dapat meningkatkan peluang untuk selamat dari bencana alam dan mengurangi dampak bencana tersebut bagi Anda dan keluarga. Selain itu, yuk ketahui 5 usaha sampingan yang memiliki penghasilan menjanjikan!

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)