Cara ke IGD Pakai BPJS Kesehatan Tanpa Rujukan Terbaru 2023

Andika Bahrudin
Selasa 08 Agustus 2023, 08:28 WIB
Cara ke IGD pakai BPJS Kesehatan tanpa rujukan terbaru 2023. (Lisensi Creative Commons)

Cara ke IGD pakai BPJS Kesehatan tanpa rujukan terbaru 2023. (Lisensi Creative Commons)

INFOSEMARANG.COM -- Anda perlu mengetahui cara ke IGD pakai BPJS Kesehatan tanpa rujukan dengan ketentuan terbaru 2023.

Sebetulnya, BPJS mengizinkan peserta BPJS Kesehatan mendapat pelayanan langsung di IGD atau UGD tanpa rujukan dari faskes 1. Namun, pasien harus dalam kondisi darurat.

Cek selengkapnya kondisi darurat yang dapat masuk IGD atau UGD dengan BPJS Kesehatan di artikel ini ya!

BPJS sebetulnya dapat digunakan untuk mendapatkan pengobatan dan layanan di UGD. Fasilitas tersebut masuk dalam cakupan BPJS, tetapi harus memenuhi syarat tertentu. Simak penjelasan kriteria pasien IGD BPJS.

Baca Juga: Perbedaan Gaji Tenaga Kesehatan Status PNS dan PPPK 2023, CPNS Wajib Tahu!

Kriteria Pasien IGD BPJS

Pertama, mengancam nyawa, membahayakan diri atau orang lain
Kedua, ada gangguan pada jalan napas, pernapasan, atau sirkulasi
Ketiga, terjadi penurunan kesadaran
Keempat, adanya gangguan hemodinamik
Kelima, memerlukan tindakan segera

Ketika pasien mengalami salah satu dari 5 kondisi di atas, penanganan darurat harus segera dilakukan.

Cara Mendapatkan Perawatan di UGD Melalui BPJS

Ada dua cara yang bisa diikuti. Pertama, cara untuk fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan; Kedua, cara untuk fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Cara Pertama

1. Kunjungi fasilitas kesehatan atau FKTP atau FKRTL terdekat

2. Tunjukkan kartu identitas peserta JKN-KIS atau KIS Digital yang berstatus aktif, atau identitas lain yang diperlukan, misalnya seperti KTP, SIM, KK, tanpa surat rujukan dari FKTP

3. Setelah mendapatkan pelayanan, peserta wajib menandatangani bukti pelayanan pada lembar bukti pelayanan yang disediakan masing-masing fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Fitur Baru Portal SSCASN, Informasi Jabatan PPPK Tenaga Kesehatan 2023 Bakal Dicantumkan, dari Tugas hingga Gaji

Cara Kedua

1. Kunjungi fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan

2. Tunjukkan kartu identitas sebagai peserta JKN-KIS atau KIS Digital yang aktif, atau dokumen lain seperti KTP, SIM, atau KK, tanpa surat rujukan dari fasilitas kesehatan awal (Puskesmas)

3. Fasilitas kesehatan akan memeriksa keabsahan identitas dan status keanggotaan di BPJS Kesehatan melalui cabang setempat atau layanan pelanggan BPJS Kesehatan di nomor 165

4. Setelah pelayanan diberikan, peserta diwajibkan menandatangani bukti pelayanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan

Pastikan Anda membawa kartu identitas dan kartu peserta JKN-KIS yang aktif. Dengan dua dokumen tersebut, Anda dapat memperoleh perawatan di UGD dengan cepat dan efisien.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Layanan Pelanggan di nomor 165.

Baca Juga: Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan untuk Pedagang hingga Driver, Pekerja Informal Bisa Daftar Online dan Offline

Selain cara ke IGD pakai BPJS Kesehatan tanpa rujukan, ketahui juga cara dapatkan kacamata gratis lewat BPJS Kesehatan.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis11 Mei 2026, 17:41 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Bank Mandiri Optimistis Prospek 2026 Tetap Solid

Di tengah dinamika geopolitik global yang masih bergejolak, perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat.
Jumpa pers Mandiri Macro and Market Brief 2Q26 di Jakarta, Senin (11/5/2026).
Semarang Raya03 Mei 2026, 17:46 WIB

Lindu Aji Tancap Gas! Ambulans Gratis Siap Layani Warga Semarang

Ambulans tersebut merupakan bantuan yang diperuntukkan bagi kepentingan organisasi sekaligus masyarakat secara gratis.
 (Sumber: )
Umum03 Mei 2026, 12:54 WIB

Konsolidasi Hingga Akar Rumput, Golkar Jateng Siapkan Mesin Partai Menuju 2029

Golkar berharap seluruh proses konsolidasi dapat selesai hingga tingkat desa saat peringatan hari ulang tahun partai pada Oktober 2026.
 (Sumber: )
Bisnis29 April 2026, 20:49 WIB

Bank Mandiri Cetak Rekor Dividen, Susunan Pengurus Ikut Disegarkan

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyepakati pembagian dividen sebesar Rp44,47 triliun atau setara 79 persen dari laba bersih tahun buku 2025.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Netizen26 April 2026, 18:15 WIB

Menata Integritas SDM untuk Mengurangi Kebocoran Retribusi Sampah

Ketika SDM dan sistem berjalan selaras, maka pengelolaan retribusi sampah tidak hanya menjadi lebih optimal, tetapi juga berkelanjutan dan akuntabel.
Susilo Heni Prasetyo,  Ketua Umum DPP RPK-RI. (Sumber: )
Umum25 April 2026, 22:00 WIB

Mohammad Saleh Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan dan Jaga Kesehatan di Masa Pancaroba

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca pancaroba.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber: )
Semarang Raya25 April 2026, 08:18 WIB

Pawai Ogoh-Ogoh Minggu Besok, Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Gelaran Karnaval Seni Budaya Lintas Agama (Pawai Ogoh-Ogoh) pada Minggu (26/4/2026) besok dipastikan akan menyedot perhatian ribuan warga.
 (Sumber: )
Umum25 April 2026, 08:13 WIB

Dampingi Kunker Menteri Wihaji, Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B Harus Tepat Sasaran

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) RI, Wihaji, dalam kunjungan kerja di Kabupaten Pemalang.
 (Sumber: )
Umum22 April 2026, 13:15 WIB

Mohammad Saleh Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Contoh Tata Kelola yang Baik

Pengelolaan yang transparan dan akuntabel menjadi kunci agar koperasi mampu berperan optimal dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis21 April 2026, 18:15 WIB

Tahan Tekanan Global, Kinerja Bank Mandiri Tetap Moncer di Awal 2026

Bank berkode emiten BMRI ini membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun atau tumbuh 16,6 persen secara tahunan.
 (Sumber: )