Miris! Publik Syok Alshad Ahmad Santai Jawab Jumlah Harimau yang Mati di Tempatnya

Arendya Nariswari
Rabu 26 Juli 2023, 11:20 WIB
Alshad Ahmad tuai cibiran usai umumkan anak harimau peliharaanya mati (Sumber : Twitter/@indiratendi)

Alshad Ahmad tuai cibiran usai umumkan anak harimau peliharaanya mati (Sumber : Twitter/@indiratendi)

INFOSEMARANG - Alshad Ahmad merupakan salah seorang YouTuber yang memang sering mengunggah konten tentang harimau dan satwa liar peliharaanya.

Sepupu Raffi Ahmad ini, beberapa waktu lalu panen kecaman usai membagikan kabar duka salah satu anak harimau peliharaanya mati.

Banyak warganet menduga, anak harimau bernama Cenora tersebut terlalu sering dijadikan konten dan terlalu sering berinteraksi dengan manusia hingga berujung kematian.

Baca Juga: Bagikan Kabar Duka, Alshad Ahmad Malah Panen Hujatan, Publik: Udah Berapa Anak yang Mati di Tangan Lo?

Tak usai sampai di situ saja, Alshad Ahmad juga kembali membuat publik syok dan elus dada ketika dengan santai menjawab berapa jumlah anak harimau yang mati di penangkarannya.

"Jikalau boleh bertanya, dari awal mulai memelihara harimau, sudah berapa ekor yang mati di bawah pengawasan bro Alshad?" tanya pemilik akun @tuantigabelas.

"7, semia hasil breeding sendiri dari 1 indukan," jawab Alshad Ahmad santai.

Tangkapan layar balasan Alshad Ahmad ini lantas viral usai diunggah kembali oleh akun Twitter @tanyarlfes.

Baca Juga: Syahnaz Sadiqah, Raffi Ahmad, dan Alshad Ahmad Diduga Pernah Selingkuh, Benarkah Genetik Berpengaruh?

Tidak sedikit warganet bertanya mengapa jika tahu sudah banyak harimau mati izinnya masih dipertahankan.

"Kalau izin jadi kolektor harimau gini, terus meninggal usah 7 masak gapapa? Nggak ditarik gitu izinnya? Kan harimau bukan hewan ternak macem ayam," ungkap admin @tanyarlfes.

Tidak sedikit pula warganet mengungkapkan kekesalannya pada Alshad Ahmad yang masih melakukan pembelaan atas matinya anak harimau peliharaanya itu.

"Mending Alshad ternak lele," ungkap salah seorang warganet.

Baca Juga: Tiara Andini Datang Sendirian ke Lamaran Mahalini dan Rizky Febian, Fix Putus dari Alshad Ahmad?

"Jadi pengen ternak Alshad," imbuh warganet lainnya.

"Udah ah, percuma mau kita ngomong fafifuwasweswos, kalo orangnya emang punya duit ya udah pasti punya kuasa," tutur warganet lain.

"Kamu punya wang kamu punya harimau," ungkap warganet lainnya.

"7 nyawa woii kasian banget, itu tanda klo emang hewan sejenis harimau gabisa dipelihara lohh, sekalipun perawatan bagus please stop it alshad ahmad, mau sampai berapa nyawa hahh," komentar warganet lain emosi.

Baca Juga: Raffi Ahmad Salut Nagita Slavina Berani Tanding Tenis, Puji Cara Main Istri

Hingga saat ini Alshad Ahmad masih berusaha mencari penyebab matinya anak harimau bernama Cenora peliharaanya itu bersama para dokter.

Kendati demikian, cibiran yang tertuju untuk Alshad Ahmad sudah terlanjur viral dan membuat publik meradang.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )